Lies ~part: One

*HyunJae POV*

Krinngg..

Alarm hapeku berbunyi, tanganku langsung menggapai” mencari hp yg semalam ku letakkan d bawah bntal,, tp bukannya bangun, alarm malah ku matikan lalu kmbali tertidur,,

“Hyun-Jae!!” teriak Umma kencang dari balik pintu, membangkitkanku dari tidur,,

“Ne, eomma, aku bangun..”

“Ppali!! Udah jam brpa ini!!??? Kmu g skolah ap??”

“Ne, eomma” aku menarik nafas panjang, lalu membaca sms yang tadi masuk.

Aku tersenyum simpul. “Sms pertama darinya hari ini,” batinku senang.

<satu tahun, tujuh bulan, sembilan hari yang lalu>

“Kyuhyun, chamkkanman!” teriak seorang gadis begitu turun dari bus sepulang dari sekolah. Kyuhyun menghentikan langkahnya lalu berbalik memandangn gadis yang berlari tergopoh-gopoh menyusulnya.

“Wae?” tanyanya menatap gadis itu bingung, begitu ia berjalan disampingnya.

“Annio, cuma pengen bareng aja.”

“Oh. Eh, iya. Udah tau masuk kelas mana? Udah liat pengumuman kan tadi?”

“Udah, aku masuk 11-4. Kamu?”

“Wha, sama!”

Tanpa terasa, langkah mereka sudah sampai di depan gang rumah Kyuhyun. Mereka pun berpisah jalan, menuju arah rumahnya masing-masing.

^_^

 

“Ya! Kyuhyun-aa!!!” teriak Hyunjae kencang saat Kyuhyun mengacak-acak rambutnya dan langsung kabur keluar. Soo-yoong, teman sebangku Hyunjae hanya geleng-geleng kepala. Sudah biasa baginya melihat Kyuhyun, teman satu komplek Hyunjae itu, menjahilinya. Malah menurutnya, Kyuhyun itu menyukai Hyunjae. Tentu saja Hyunjae tak percaya. Dan tak akan pernah mempercayainya!

“Kenapa engga??” ledek Yuri, tiap kali Hyunjae berkata TIDAK tentang Kyuhyun. Dan tiap kali menghadapi saat-saat seperti itu, Hyunjae hanya bisa menggeleng dan menarik nafas panjang.

“Hyun-Jae, pabo!” Kyuhyun menjulurkan lidahnya dari jendela luar, membuat Hyunjae tambah emosi dan berlari mengejarnya. Tanpa ia ketahui, teman-temannya sibuk membicarakan mereka.

“Menurut kalian gimana?” Yuri melirik keluar jendela.

“Kalo kataku, mereka bakal jadian!” lanjut Younha, membuat yang lain mengangguk mantap.

“Tapi kayaknya, Hyunjae gak suka Kyuhyun,” Sooyoong agkat bcra.

“Ah, kalo kata aku sih, SUKA!”

^_^

*Sooyoong POV*

Nah, benar dugaanku. Sepertinya Kyuhyun belakangan diam-diam selalu curi-curi pandang kearah sini. Tapi, tentu saja pandangan itu bukan ditujukan kepadaku. Tapi..

Aku melirik Hyunjae yang sedang asik mengerjakan tugas bahasa Inggris yang tadi diberikan Joongsoo sonsaengnim, lalu balik melirik Kyuhyun yang saat ini asik berbicara dengan Donghae, teman sebangkunya.

“Ya, sooyoong-aa,, waeyo?? Kenapa terus melirikku seperti itu?? Kau membuatku ngeri. Arraseo??” Hyunjae menatapku takut.

“Annio, hanya saja..”

“Wae?”

“Sepertinya, Kyuhyun benar-benar menyukaimu!”

“Ah, kau ini selalu saja berkata seperti itu. Atu tidak yakin kalo ia menyukaiku. Memang, apa buktinya kalo ia menyukaiku? Berkata halus padaku saja ia tidak pernah, dan hanya bisa mengusiliku saja kerjaannya.”

“Ne, ara-ara. Tapi, coba saja kau perhatikan. Hampir setiap saat aku sering melihatnya sedang curi-curi pandang padamu.”

“Mwo? Masa??”

“Kau perhatikan saja sendiri.”

*Yuri POV*

Sedari tadi, aku terus mendengarkan percakapan antara kedua chingu-ku yang duduk dibelakang bangkuku ini dengan seksama. Dan sesekali melirik kearah namja yang sedari tadi namanya disebut-sebut itu. Kyuhyun. Ah andai saja dia tau kalo namanya sedari tadi terus disebut-sebut. Entah apa reaksinya. Sebenarnya aku merasa aku menyukainya. Tapi apa yang akan teman-teman katakan nanti padaku, kalo ternyata terbukti ia menyukai Hyunjae??

Aku menarik nafas panjang, lalu berbalik memandang Hyunjae yang sedari tadi menatap kearah meja Kyuhyun.

“Hyunjae-aa, jangan terus menatap Kyuhyun seperti itu. Katanya kau tak menyukainya?”

“Ya. Aku bukan menyukainya, tapi hanya penasaran saja dengan yang dikatakan Sooyoong tadi. Kau jangan terus menggodaku seperti itu.” Hyunjae menatapku sebal.

Aku hanya tertawa melihatnya.

^_^

*Author POV*

Pagi ini sekolah masih terlihat sepi. Entah angin apa yang membawa Hyunjae datang ke sekolah sepagi ini. Diliriknya kearah parkiran motor di dekat pintu masuk. Motor berwarna merah itu belum terparkir disana. Lalu ia kembali melanjutkan langkahnya menuju kelas yang berada di lantai dua.

Dari luar pintu terlihat masih tertutup rapat, perlahan dibukanya pintu itu, yang terlihat hanya Donghae yang sedang asik memejamkan mata dengan headset tertambat dikedua telinganya.

“Annyeong~” sapa Hyunjae hangat, membuat Donghae membuka matanya.

“Ne, a-annyeong,” balasnya lalu berjalan keluar kelas meninggalkan Hyunjae yang terdiam seorang diri.

“Kenapa dia?” batinnya. Untung saja tak lama teman-teman sekelasnya yang lain mulai berdatangan.

“Hyunjae,” panggil Kyuhyun sambil tersenyum manis saat ia duduk di bangku sooyoong yang saat itu belum tiba, membuat Hyunjae kaget. “Ajari aku fisika. Kau kan pandai fisika, nanti aku pinjam catatanmu yah?” tatapnya dengan wajah sinchan. Disaat yang sama Yuri, Sooyong, dan Hyerin datang dan melihat mereka. Kehebohanpun mulai terjadi.

“Hwa,,, awas-awas. Jangan ada yang mendekat. Ada yang PDKT!” seru Yuri heboh. Membuat yang lain memandang kearah mereka berdua. Hyunjae sibuk mengklarifikasi, sedangkan Kyuhyun malah terlihat biasa saja dan malah terlihat senang.

“Kalau begitu. Nanti aku kerumahmu ya. Tunggu aku!” ucapnya begitu pergi meninggalkan Hyunjae yang masih terbengong-bengong dan sibuk di introgasi anak-anak yang lain.

“Ow,, GEE. Udah, jadian aja kalian! Aku dukung!!” Hyerin memberi semangat.

“Iya! Kan kamu belum pernah pacaran sama siapapun tuh, boleh dicoba!” tambah Sooyoong, bikin Hyunjae tambah stress.

“Hwa,, SIAPA YANG JADIAN!!!!!!!???”

*Donghae POV*

Pagi ini, seperti biasanya aku datang lebih awal ke sekolah. Sekolah terlihat masih sangat sepi. Aku melihat kesekitar, baru segelintir orang saja yang sudah datang. Aku melangkah berjalan melewati lorong dan menaiki anak tangga, menuju kelas yang tak terasa sudah kutempati selama kurang lebih setengah tahun itu, sambil memasang headset.

Kugeser pintu kelas, benar saja, belum ada orang. Aku melangkah menuju bangkuku yang terletak kedua dari depan, lalu duduk. Bosan. Aku mencoba untuk memejamkan mata saja.

“Annyeong~” sapa seseorang dari arah pintu masuk, kubuka mata dan mencari tahu siapa yang datang. deg. Seolah heartbeat milik 2pm mengalun difikiranku.

 “Ne, a-annyeong,” balasku lalu tanpa fikir panjang langsung berjalan keluar kelas meninggalkan Hyunjae yang terlihat terdiam seorang diri.

“Ya! Donghae pabo!!” batinku sambil memukul jidatku pelan begitu mendapati diriku yang tanpa sadar sudah ada di atap sekolah. “Dia pasti bingung, karna tiba-tiba saja aku langsung keluar begitu ia datang. Ia pasti tersinggung kan?? Pabo!!”

Aku langsung turun dan kembali ke kelas begitu menyadarinya.

“Tapi, kenapa kelas begitu ramai begini?? Siapa yang sedang PDKT??” batinku begitu sampai di kelas dan duduk dibangkunya. Betapa terkejutnya aku begitu melihat Kyuhyun tengah duduk disamping Hyunjae dan terlihat bahagia?? Dan bahkan ia berkata bahwa ia akan kerumah Hyunjae sore ini. Entah mengapa, tapi rasanya begitu sakit hati ini mendengarnya.

TBC…

~mRs. ChoiLee

Iklan

One thought on “Lies ~part: One

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s