~Still Merry Me ~ eps:7

Annyeong yeorobeun~
Mianhae belakangan suka jarang ngpost soalnya author sibuk ngerjain gunungan tugas yang semuanya rata-rata disuruh buat ngeresume buku T.T jdi kebayang kan gimana sibuk nan merananya author kesayangan *OVER PeDe MODE.FULL* kalian yang satu ini?? Huhuhu Dosennnyyaaaa sadis semuaaaaaaaaaa…. !!! >.< *curcol*
*garuk-garuk tanah*
Tapi berhubung author agy ‘enekk’ ngerjain tugas P.H.I ,, jadi disela-sela ngerjain resume buku yang tiada akhirnya,, author gendeng ini malah lnjutin bikin FF.. hoho

Mengingat perjuangan author yang berat ini *alakhhh* jadiii,, buat READERS
DON’T B SILENT READER PLEASE!!!!!
Dimohon dengan sangat ituuu komentarnya…
Ok.. Ok???

Leave ur comment ! Don’t be silent READER please.. and NO PLAGIARISM!!

  • Cast: masih kea kmren.. SUPER JUNIOR, SHINEE, FT ISLAND
  • Seo Chaehyun : Pipit
  • Choi Hyerin : Ami Himawari
  • Kim Hyunjae : Author
  • Kim Chaeyoung : Pyna
  • Kim Binwoo : cindy

————o0o————-o0o————-

—part 7—

*Author POV*

“Hyunjae-ssi!!” pekik Jonghun dari dalam mobil, begitu melihat sesosok yeoja berkacamata yang baru saja keluar dari sebuah toko CD sambil menenteng sebuah tas laptop. Hyunjae terlihat celingukan, bingung, saat merasa namanya di panggil. Jonghun segera meminggirkan mobilnya dan membuka kaca samping mobilnya itu begitu tiba di hadapan Hyunjae.

“Jonghun Oppa?”

“Ne. Neo oddigaeyo??”

“Pulang. Wae?” jawabnya singkat, namun senyum ramah tak pernah lepas dari wajah gadis itu.

“Naiklah. Biar ku antar”

“Ha??” ia menatap Jonghun dengan tatap ragu, tapi akhirnya mengangguk setuju. Jonghun tersenyum puas, kemudian segera mengemudikan mobilnya begitu yakin Hyunjae kini sudah duduk di sebelahnya.

“Err.. Hyunjae-ssi.. boleh aku tanya sesuatu?” tanya Jonghun pada akhirnya setelelah hampir sekitar setengah perjalanan mereka saling diam.

“Ha? Ah, tentu saja. Mau tanya apa, Oppa?” jonghun melirik sekilas, lalu menghela nafas pendek.

“Itu.. Apa tanggalnya sudah ditentukan??”

“Ha??? Tanggal apa maksudnya, Oppa?”

“Err.. itu.. Tanggal pernikahan… antara Kyuhyun hyung dan Chaehyun?” lanjutnya, hati-hati. Hyunjae mengangkat sebelah alisnya bingung, lalu tersenyum kecil.

“Oh.. Mollayo. Waeyo?”

“Anni.. Hanya bertanya saja,” ucapnya singkat, dalam hati legas. Hyunjae cuma ngangguk-angguk paham.
Sementara itu tanpa mereka berdua sadari, sedari tadi ada sebuah sedan hitam melaju, membuntuti mereka, dibelakang. Tepat saat ditikungan menuju rumah Hyunjae yang agak sepi, dengan cepat mobil tsb menyalip dan memblok laju mobil yang mereka kendarai. Jonghun yang terkejut langsung menginjak rem mobilnya dalam-dalam. Baru saja ia akan turun dan menghampiri si pemilik mobil itu, seseorang sudah keluar dari dalam mobil tsb dan berjalan kearah mereka dengan tergesa dan langsung memaksa Jonghun untuk membuka pintu mobil sebelahnya.

“Hyunjae-ya! TURUN!!!”

^0^

*Kyuhyun POV*

“Kyuhyun-ssi. Aku ingin kau nanti berakting dengan total. Jangan setengah-setengah. Oke?” ucap Shin sajjangnim, director yang mengarahkan drama musicalku, sambil menepuk pundakku pelan begitu kami selesai reading. Aku hanya bisa menunduk lemas saat membayangkan bagaimana respon yang ditimbulkan nanti jika aku benar-benar memainkannya secara total?

“Nanti kau kan bisa berpura-pura saja, Kyuhyun-ah, tutupi saja pakai topi,” saran menejer hyung. ‘ah.. betul juga! Kenapa aku tak kepikiran ya? Hahaha’

“Sudahlah, tak usah difikirkan lagi. Kajja, sudah waktunya makan siang. Ayo ku traktir kau makan, katanya ada kedai jajangmyeon yang baru saja dibuka di dekat gedung MBC. Dan katanya, mie-nya enak sekali.”

“Jincha!!?? Ah,, kenapa tidak bilang dari tadi hyung!!? Kajja! Kajja!!” ucapku semangat sambil berlari menarik lengan menejer hyungku yang satu ini. Kudengar ia memekik kesakitan karena tangannya kutarik paksa, tapi biarlah. Yang penting…. JAJANGMYEON IM COMING!!!!!!!!!!!!!!!

^0^

*Author POV*

Sudah beberapa hari belakangan ini Hyerin terus disibukkan dengan tugas-tugas kuliahnya yang sampai hari ini tak juga berkurang jumlahnya. Mau tak mau karena kesibukkannya ini, ia terpaksa harus sering-sering bolak-balik kampus dan menitipkan Jongmi, putra semata wayangnya kepada eommanya, seperti hari ini.
Sudah sejak pagi-pagi sekali ia sudah bangun dan berangkat ke kampus setelah Leeteuk pergi ke dorm, dan menitipkan Jongmi kepada eommanya yang kebetulan ada dirumah, sementara yang lainnya sudah berangkat kerja.

BRAKKK..

“Eommaaa…… Huweeeeeeee… Huweeeee….” Isak jongmi dari arah kamarnya di lantai 2. Eomma hyerin yang sedang menerima telpon di lantai dua langsung buru-buru menutup telponnya dan berlari kelantai dua. Matanya langsung membelalak begitu melihat Jongmi sudah ada di lantai dengan posisi telentang dan dikepalanya terdapat bercak darah. Sepertinya ia terjatuh dan kepalanya terantuk benda tumpul. Dengan cepat ia segera meraih Jongmi dan membawanya dalam pelukkannya. Tapi, bukannya berhenti menangis, tangisnya justru bertambah kencang.

“Aigoo~ Jongmi-ya.. sakit ya? Jangan menangis.. sabar ya.. Halmeonie akan segera membawamu kerumah sakit,” ujarnya panic. Dengan segera ia langsung berlari kebawah sambil menggendong Jongmi, mengambil dompet serta kunci mobilnya.

“Bertahanlah Jongmi-ya.. sebentar lagi kita akan sampai dirumah sakit..” ucapnya khawatir sambil sesekali menatap dan mengelus-elus tuhuh mungil cucu semata wayangnya dengan tatapan nanar.
“Huweeee… Huweeeee…” isaknya menjadi-jadi karena darah yang ada di kepalanya tak henti-hentinya terus mengalir keluar. Dengan sigap ia langsung mengambil kotak tissue yang ada di jok belakang guna membersihkan darah yang ada di dahi Jongmi, tanpa memerhatikan kendaraan yang ada di hadapannya.

TIIINNNNNNNNNNN….. TINNNNNNNNN…

Ia segera menoleh, menatap jalan yang ada di hadapannya. Sebuah truck barang berukuran besar melaju kearahnya.

“ARGGGGGGGGGGGHHHHHHHHHHHH”

^0^

@SBS

Glukk.. Glukk.. Glukkk…
Leeteuk meneguk habis air mineral dalam botol kemasan yang baru saja diberikan menejer hyung padanya begitu syuting STARKING selesai. Ia langsung berjalan keluar studio begitu Yesung, yang juga jadi salah satu bintang tamu di acar yang sama, memanggilnya dari arah luar. Namun entah mengapa tiba-tiba saja sebuah lampu terjatuh dan hampir saja menimpanya jika saja Minho tidak dengan sigap mendorongnya. Namun sial, malah Minho yang terkena pecahan kaca dari lampu tsb di lengan kanannya.
Leeteuk yang masih shock memegangi dada kirinya yang berdegub begitu kencang, sementara yang lain langsung berlarian kearahnya dan Minho. Begitu sadar, ia langsung berlari menghampiri Minho yang mengerang kesakitan lalu membawanya ke rumah sakit terdekat.

“Hyung. entah mengapa perasaanku jadi tak enak,” ujar Minho disela-sela erangannya. Leeteuk menatap Minho yang duduk di sebelahnya, nanar, lalu mengangguk mengiyakan.

“Ne, na do. Perasaanku tak enak. Sepertinya akan ada sesuatu yang terjadi.”

“Biar kuhubungi, Hyerin dan Cheyoung,” usul Yesung yang duduk di depan, di bangku samping kemudi. Minho dan Leeteuk mengangguk mengiyakan.

^0^

@SM ent.

Drrtt.. Drrttt..

Binwoo melirik tas LV milik Chaeyoung yang tergeletak pasrah di atas meja, dihadapannya, sementara si pemilik tas sedang pergi ke toilet. Perlahan-lahan ia membuka tas milik leadernya itu dan mencari-cari benda mungil yang sedari tadi tak henti-hentinya bergetar.
Yesung Oppa is calling

“Mwo!!?” matanya seketika membulat ketika melihat nama yang terpampang di layar. Ragu, namun akhirnya ia memutuskan untuk mengangkatnya.

“Annyeonghasaeyo, Chaeyoung-ah?”

“Anni, Binwoo imnida,” jawabnya ketus. Jujur saja dalam hati ia sangat cemburu kenapa namaja chingunya yang satu itu tiba-tiba saja menelpon Chaeyoung, bukan dirinya, yang bahkan sudah seharian ini belum sempat ia hubungi.

“He? Binwoo? Jagy, bukankah ini ponsel Chaeyoung? Kok bisa ada padamu?”

“Aishh.. dia dari tadi sedang bersamaku, sekarang ia sedang di toilet jadi ponselnya aku yang pegang,” jawabnya malas, tapi dari nadanya jelas sekali ia sedang kesal. “Waeyo?”

“Ah, anni. Aku hanya mau memberitahunya kalau tadi Minho mengalami sedikit kecelakaan kecil di starking, dan sekarang kami sedang dalam perjalanan menuju RS. Tolong beritahu Chaeyoung, ya jagy.”

“Mwo?? Kecelakaan?? Ne, ne, nanti akan kuberitahukan pada eonni. Annyeong.”

BIIPP

Segala perasaan kesal dan cemburu langsung menghilang seketika dari wajahnya dan berubah menjadi cemas begitu Yesung menjelaskannya. Dengan segera ia membereskan semua barang-barang milik mereka berdua dan langsung menarik Chaeyong pergi begitu ia kembali dari toilet.

^0^

“Bagaimana??” tanya Leteuk penasaran. Yesung menggeleng kecil.

“Chaeyoung sedang bersama Binwoo di SM, sementara Hyerin tak dapat dihubungi. Ponselnya tak aktif.”

DEGGG

Jantung Leeteuk langsung berdegub tak karuan mendengarnya. Hati dan perasaannya sungguh tak tengang saat ini.

^0^

@perpustakaan Kyunghee University

Lagi-lagi Hyerin membalik halaman sebuah buku super tebal dan mengetik ulang beberapa bagian yang sudah ia tandai kedalam note book miliknya. Namun tepat saat ia akan mengetik bagian terakhir, tiba-tiba saja note book miliknya itu mati. padahal semua bahan yang baru saja ia ketik sama sekali belum ia save!

“Arggh!!!” ia mengerang tertahan, karena tak ingin diusir dari perpustakaan.
“Damn!!” jeritnya dalam hati begitu menemukan ponsel yang sedari tadi ia letakkan disampingnya juga dalam keadaan mati karena kehabisan baterai.
“Lalu apa lagi sekarang heuh!!!?”

^0^

“Eh? Ada apa itu hyung, kok ramai sekali disana?” tanya Kyuhyun heran begitu melihat banyak sekali mobil polisi dan tak lama sebuah ambulance berjalan pergi dari tengah-tengah kerumunan.

“Molla, mungkin kecelakaan,” jawab menejernya asal, “Kau tahu sendirikan belakangan memang sering terjadi kecelakaan. Sudahlah tak usah di fikirkan.”

^0^

@Seoul Int Hospital

Menejer hyung langsung memberhentikan mobilnya tepat di lobby rumah sakit begitu mereka tiba disana, namun baru saja Minho dibawa keluar dari dalam mobil dengan bantuan Leeteuk, sebuah ambulance beehenti tepat di belakang mobil mereka, menyalakan klakson, member tanda agar mobil mereka segera menyingkir dari sana. Mau tak mau menejer hyung segera membawa mobilnya untuk parker di tempat lain, sementara Leeteuk dan lainnya masuk kedalam RS.

“Ppali.. Ppali.. Keadaannya sangat kritis. Dan hati-hati dengan bayinya!” pekik salah seorang perawat dari dalam ambulance.

DEGG

Tiba-tiba saja langkah Leeteuk terhenti begitu mendengar kata ‘bayi’, Minho dan Yesung langsung menatapnya dengan pandangan heran.

“Waeyo, hyung? ayo cepatlah, kasihan Minho,” ujar Yesung kesal karena hyungnya yang satu itu malah berhenti dan sibuk memperhatikan kearah ambulance. Belum sempat ia menjawabnya, dua buah ranjang dorong melintas dihadapan mereka. Wajah ketiganya langsung berubah pucat begitu meihat dua sosok yang di dorong melintas di hadapan mereka.

^0^

*Jonghun POV*

“Hyunjae-ya! TURUN!!!” pekik Donghae hyung, dan dengan segera aku mebuka kunci mobilku dan membiarkan Hyunjae turun menghampirinya.
“Ya!! Kau berani-beraninya berselingkuh dibelakangku!” cecarnya. Mwo??? Selingkuh?? Aihh,, pasti dia salah paham =.=”

“Ha?? Siapa yang selingkuh Oppa!? Ya! Kau ini ada-ada saja!” Hyunjae menatapnya dengan tatapan sebal.

“Ini! Ini buktinya! Kau berduaan dengan Jonghun! Lalu kemarin malam.. aku tau kau diantar pulang olehnya juga kan? Aishh,, jeongmal! Hyunjae-ya! Kau ini pacarku! Masa tak mengerti sih!??”

“Lho?? Dari mana Oppa tau?? Lagi pula aku kan hanya menumpang mobilnya saja, tidak lebih! Cemburuan sekali kau ini -,-”

Aku hanya bisa geleng-geleng kepala memperhatiakn tingkah mereka berdua dari dalam mobil.

DRRTTT.. DRRTTT..
Ponselku bergetar hebat dari dalam saku.

Leetuk hyung is calling

Aku langsung mengangkatnya begitu melihat nama yang tertera di layar.

“Yobsaeyo.”
“…”
“MWO!!??”
“….”
“Ne. Ne. aku akan segera menghubunginya.”

BIIPPPP.
Aku langsung mencari-cari nomor Hyerin dan segera menghubunginya. Namun sial. TAK AKTIF!!
Aishhh.. kemana bocah ini!!?? Jantungku mendadak berdegub tak karuan. Perasaanku mendadak jadi tak enak. Kemana dia???

Aku melirik Hyunjae yang masih sibuk memberikan penjelasan pada Donghae hyung, lalu berjalan menghampirinya.

“Hyunjae-ah.Tolong ikut aku.”

^0^

@ parkiran Kyunghee University

*Author POV*

“ARGH!!!” pekiknya begitu melihat kalung kesayangannya, pemberian dari eomma saat ulang tahunnya, terlepas dari lehernya dan melesat jatuh ke jalan

.
Baru saat ia akan mengambilnya kembali sebuah motor dengan kecepatan tinggi melaju kearahnya dan melindas kalung tsb hingga liontinnya tak berbentuk.

DEGG. Tiba-tiba saja jantungnya berdegub cepat. Perasaannya mendadak tak tenang. Diraihnya kalung yang kini tak berbentuk lagi itu sambil menangis sedih. Entah mengapa, padahal itu hanya sebuah kalung, tapi saat itu rasanya ia amat sedih seolah kehilangan sesuatu yang amat sangat berharga bagi hidupnya.

CKIITTTTTTT…

Terdengar sebuah mobil berhenti tepat di belakang Hyerin. Namun ia tak menyadarinya, hingga akhirnya seseorang memanggil namanya dan mendekapnya dari belakang.

“Hyerin-ah. Eomma…” Hyerin mendongak, menatap sosok namja tampan yang kini mendekapnya dengan tatapan sendu.

“Wae gurae Oppa??” tanyanya lirih. Sementara Donghae dan Hyunjae yang mengikuti mobilnya dari belakang hanya bisa menatap mereka berdua dengan tatapan prihatin.

“WAEYO OPPA!!!?” pekiknya tak sabaran. Jonghun terdiam, ia hanya bisa menatap wajah adiknya dengan tatapan nanar.

^0^

KRIIING….
Pintu kedai terbuka lebar. Chaehyun yang kebetulan duduk menghadap pintu langsung menoleh. Senyumnya langsung mengembang cerah begitu melihat sosok yang baru saja datang.

“OPPA!!!” pekiknya riang. Kyuhyun yang semula tak sadar, lalngsung tersenyum lalu berjalan menghampirinya, sementara Teppei hanya bisa tersenyum tipis melihat keduanya.

“Annyeong, menejer oppa,” sapanya sambil menunduk sekilas begitu menejer oppa juga berjalan kearahnya.

“Ne, annyeong Chaehyun-ah, annyeong.. err??” ia menatap Teppei dengan tatapan bingung.

“Teppei imnida,” sapanya ramah.

“Ah, ne, Teppei. Koike Teppei. Benar bukan?”

“Ne,” jawabnya sesopan mungkin. “Annyeong Kyuhyun-ssi,” sapanya pada Kyuhyun, yang hanya dibalas anggukkan kecil darinya.
“Ah, iya, Chaehyun-ah, aku lupa masih ada sedikit urusan. Aku duluan ya? Semuanya, aku duluan,” ucapnya tiba-tiba, lalu pergi menghilang dari hadapan mereka. Entah mengapa Kyuhyun merasa ada yang aneh pada sosok Teppei. Sesuatu yang sepertinya akan selalu membayang-bayangi kehidupannya nanti.

“Ya, Oppa. Ayo duduk!”

^0^

@Seoul Int Hospital

Leeteuk hanya bisa menatap prihatin wajah istrinya yang kini terbaring lemas di salah satu ranjang yang ada di ruang UGD sambil sesekali mengusap-usap telapak tangannya, berharap agar istrinya itu terbangun dari pingsan. Minho yang baru saja selesai diberikan perawatan atas lukanya oleh dokter pun hanya bisa terbaring lemas sambil menatap langit-langit ruangan tanpa berbicara sepatah katapun. Chaeyoung menatap wajah suaminya itu dengan tatapan prihatin, walau dalam hati sebenarnya ia pun merasakan perasaan yang sama pedihnya dengan yang mereka rasakan, namun ia tetap berusaha agar terlihat tegar di depan suaminya yang saat ini sedang down.

Yesung dan Donghae keluar dari ruangan, menemani Jonghun dan membantunya dalam mengurus segala sesuatunya, sementara Hyunjae dan Binwoo berjaga di depan ruang IGD karena Jongmi masih ditangani disana.

FLASHBACK
“WAEYO OPPA!!!?” pekiknya tak sabaran. Jonghun terdiam, ia hanya bisa menatap wajah adiknya dengan tatapan nanar.

“Eomma dan Jongmi.. mereka kecelakaan.”

“MWO!!!!???”

Akhirnya dengan kecepatan tinggi, Jonghun segera melajukan mobilnya menuju rumah sakit dengan diikuti mobil Donghae dibelakang mereka. Begitu sampai dan memarkirkan mobilnya dengan sempurna, Hyerin, Jonghun, Hyunjae, dan Donghae berlari menyusuri setiap lorong menuju ruang IGD. Langkah mereka terhenti begitu melihat beberapa orang yang amat mereka kenal tengah tertunduk dengan wajah nanar. Hyerin berjalan mendekat kearah salah satu dari mereka.

“Bagaimana Oppa?? Eomma.. Jongmi.. mereka semua tak apa-apa kan??”

Minho menoleh, menatap Hyerin nanar. Lalu menunduk lemah. Hyerin melangkah mundur. Tak percaya. Ia lalu menatap sosok suaminya yang berdiri sambil meratap di salah satu sudut.

“Oppa?? Otte? Semua baik-baik saja kan?” bukannya menjawab, ia malah memeluk tubuh mungil Hyerin, erat.

“Jongmi, dia sedang kritis Hyerin-ah, dia masih ditangani di dalam,” ucap Yesung pada akhirnya. Hyerin melepaskan dekapan Leeteuk dari tubuhnya lalu menghampiri Yesung yang menatapnya lirih.

“Lalu eomma??”

“Eomma..” ucap Minho, Hyerin segera beralhi mendekat kearahnya. “Eomma tak bisa diselamatkan.”

BRUUKK

Seketika tubuh Hyerin melemas, dengan sigap Jonghun menopang tubuhnya sebelum ia jatuh kelantai dan segera membawanya kedalam ruang UGD.

FLASHBACK END

Beberapa lama kemudian, Appa Hyerin, semua keluarga Leeteuk dan Chaehyun, serta Chaehyun dan anggota super junior lainnya datang kesana. Dari raut wajahnya, kentara sekali bahwa tuan Choi, Appa Hyerin yang belakangan ini memang sedang sibuk tugas diluar kota, sangat terpukul. Terlebih saat mengetahui bahwa istrinya itu meninggal karena kecelakaan. Ia bersumpah untuk mengusut tuntans kasus ini dan segera membawa si pengemudi truck ke balik jeruji besi.

^0^

Sejak peristiwa kematian ibunya, Hyerin jadi lebih murung. Terlebih lagi sampai saat ini Jongmi masih dirawat di RS. Mau tak mau untuk sementara waktu Leeteuk rehat dari kegiatannya, padahal waktu untuk SM Town tinggal sebentar lagi. Menejer hyung pun sudah kewalahan karena harus mengatur ulang semua jadwalnya. Jonghun pun memutuskan untuk kembali tinggal dirumah setelah bernegosiasi dengan pihak menejemennya, guna membantu Leeteuk untuk menjaga Hyerin jika ia sedang tak ada jadwal. Sementara itu Appa Hyerin juga sibuk diluar rumah, entah mengusut kasus apa.

“Hyerin-ah, annyeong!” pekik Hyunjae semangat begitu masuk kedalam kamarnya. Tapi Hyerin hanya menoleh sekilas lalu kembali memandang keluar jendela. Hyunjae menghela nafas berat. Padahal sudah satu minggu sejak kematian ibunya, dan hampir tiap hari ia ataupun member super junior lainnya datang untuk menghiburnya, tapi ia tetap saja murung dan tak bersemangat. Ia sudah hampir menyerah dibuatnya, terlebih lagi besok ia sudah harus kembali ke LA.

“Nae chingu-ya, besok pagi aku akan berangkat kembali ke Amerika. Aku datang kesini untuk pamit padamu,” Hyerin menoleh, mentapa Hyunjae dengan tatapan sendu lalu tersenyum datar. Senyuman pertamanya setelah kejadian itu. Hyunjae menatap Hyerin dengan mata berkaca-kaca lalu memeluknya erat.

“Hati-hati di jalan,” ucapnya, lirih. Hyunjae mengangguk.

“Jangan lupakan aku, ya! Kau harus janji! Dan kau juga harus janji kalau kau harus kembali seperti biasanya!!”

Hyerin melepaskan pelukkannya, lalu menatap Hyunjae dengan tatapan yang sangat sulit diartikan.

“Hey,, berjanjilah! Ok?”

^0^

Ckittt…


Sebuah mobil JAGUAR hitam berhenti tepat didepan lobby sebuah agensi artis ternama di Korea Selatan. Seorang pria berpakaian ala supir kalangan atas keluar dari bangku kemudi dan beralih membuka pintu penumpang yang ada di belakang. Secara perlahan, seorang wanita bergaya high class keluar dari dalam mobil dengan gayanya yang sangat angkuh. Tak lama seorang wanita muda yang sepertinya dalah asisten pribadinya muncul di belakangnya sambil membawa, atau membawakan, sebuah tas PRADA keluaran terbatas yang baru saja di jual hari ini.

Ia berjalan angkuh memasuki gedung, dan tepat di sebuah billboard ukuran besar yang terpajang di pintu masuk lobby yang memasang sebuah poster dari salah satu girl band, langkahnya terhenti. Secara perlahan dibukanya kacamata hitam keluaran CHANNEL kebanggaannya, sebuah senyuman, atau lebih tepatnya sebuah seringaian puas kini tersungging tepat di bibirnya.

“I GOT U Beyb!”

>>>TBC

Wahhh akhirnya beres juga ni part,,, beriringan dengan beresnya tugas P.H.I ku,,
Hahaha
*joget bonamana*

Bagaimana”?? mian kalo tidak memuaskan *BOW*
Oyaaaa.. gimana ada kah yg bisa menebak siapa wanita yang dimaksu di scene terakhir diatas??
Ayo”.. diharapkan partisipasinya.. hoho
😀
Ahh yaa.. buatt yg mu nagih FF,, bisa tagih ja di twit aq ya..
Hhoho

Iklan

17 thoughts on “~Still Merry Me ~ eps:7

  1. wahh,,,kasiann haerin onnie dan leeteuk oppa. .
    (anakny yg sakit anakny ortuny yg dikasihani)

    smoga cptt smbuh,,,

    wah kyu,,
    undang ya kawinan nya
    #plakk. .

    siapakah yeoja itu eonni sangat penasarann saya
    LANJOOOOOTTT

  2. siittt…
    Spa siih tu cwek..!!
    Trz, knpa umma na hyeri hrs matii..
    Pkok na jongmi gga bleh knpa2..
    /reader maksa#plak/..
    Lnjut yoo unn..

  3. @minhye: iia malang..
    wha,, iia nnti ya kalo gy sggang aq mmpir,, gy jrg ol soalnya
    huhu

    @jgwn: mollayo,, noona ja yg bkin bgg sndri npa jd bgni
    #plakk

    @put: ntar dkrim krumah ktnya..
    Tgu ja
    hahaha

    @nia: molla,, liat ja part 8 ntar
    hoho

  4. huft……
    nape gk blang2 klo crita’y bgitu……..
    knp w bca’y pas hri ibu coba….
    sumpah,, bneran,, w b’kca2 bca’y,, yun……….

  5. onn, kenapa kecelakaan? pake meninggal lagi T.Titu yang baru nongol siapa?
    ditunggu lanjutnyaah~
    aku tagih di fb aja ah onn jangan di twitter~

  6. emang parah author satu neh..
    awas jah k’lo terjadi knapa” ma kluarga w..
    siap” kau AUTHOR.. ><
    *suara toa*

    hohooo~

  7. annyeong^^
    aku sbner.a reader lama, tapi baru bisa komen karna keterbatasan teknologi #hpmaksudnya ga bisa komen di wp…
    Mianhae *bow
    ehm… Itu pasti eomma.a chaehyun #soktau
    mau apa itu cwe?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s