~Still Merry Me~ “FINAL EPISODE”

Leave ur comment ! Don’t be silent READER please..

and

NO PLAGIATISM!!

Cast: masih kea kmren.. SUPER JUNIOR, SHINEE, FT ISLAND, CN BLUE

Seo Chaehyun : Pipit

Choi Hyerin : Ami Himawari

Kim Hyunjae : Author

Kim Chaeyoung : Pyna

Kim Binwoo : cindy

—-FINAL EPISODE——

“Bagaimana, hyung? Sudah kau dapatkan alamatnya?” tanya Kyuhyun –yang sudah seminggu ini disibukkan dengan jadwal 1st Concert K.R.Y di Taiwan- begitu sampai di dorm dan menemukan Siwon tengah sibuk dengan laptopnya di ruang tengah. Siwon menoleh lalu menunjukkan secarik kertas padanya sambil tersenyum lebar.

“Wha! Daebak! Kalau begitu besok aku dan appa akan langsung berangkat kesana!” ujarnya semangat. Siwon menggeleng dan kembali merampas notes berisi alamat itu dari tangan Kyuhyun.

“TIDAK! Kau baru saja kembali dari Taiwan, dan kau belum latihan untuk SM Town LA yang tinggal beberapa hari lagi,” larang Siwon yang langsung dibalas tatapan tajam Kyuhyun.

“Ya! Waeyo!? Dia kan adikku! Aku harus menjemputnya!”

“Andwae, Kyuhyun-ah. Aku sudah memerintahkan beberapa anak buah Appaku untuk mencari tahu terlebih dahulu tentang mereka. Lagi pula, besok pagi perusahaan akan kembali mengadakan rapat. Jika kau pergi perusahaan pasti tidak akan mengijinkannya!” Kyuhyun terdiam. Semua yang dikatakan hyungnya itu benar. Perusahaan tidak mungkin akan mengijinkannya, lagi pula semua itu belum pasti, akan sia-sia saja jika ia langsung menghampiri sepupu hyungnya itu.

^0^

“Eomma!” pekik Youngeun saat melihat sesosok wanita berpenampilan glamour yang sudah beberapa tahun belakangan ini telah berstatus menjadi istri dari ayahnya itu masuk kedalam restoran yang telah mereka pesan salah satu mejanya itu.

“Ada apa kalian memanggilku kemari?” tanyanya tenang seraya melepaskan kacamata hitam keluaran CHANNEL andalannya.

“Eomma! Kau bilang kau akan membantuku menghancurkan SEO CHAEHYUN! Tapi apa buktinya!?” pekiknya kesal, sementara Teppei yang duduk disebelahnya berusaha menenangkannya. Wanita itu mendelik.

“Memang benar. Buktinya? Seluruh kontrak mereka kubuat batal, ku bayar semua orang yang mengontark mereka agar membatalkan kontrak, dan kubuat mereka malu di Jepang. Apa itu bukan cukup bukti?” ujarnya tenang.

“Begitu?” wanita itu mengangguk.

“Dan kau yakin mereka gagal dalam pasar Jepang bahkan saat mereka belum memulai debutnya?” wanita itu mengangguk lagi.

“Kau salah! Mereka malah beralih untuk melakukan debut di Amerika dan bahkan mendulang sukses disana!!” pekiknya kesal.

^0^

Alexander Shin. Nama itu terpajang jelas dalam sebuah map diantara tumpukkan berkas yang memenuhi meja seorang kepala polisi daerah, Choi HyunJoong, yang baru saja diserahkan oleh salah seorang anak buahnya. Im Seulong.

“Alexander Shin, pria berkebangsaan Perancis, keturunan Korea. Pemilik dari Shin Internasional Corp. yang berkantor pusat di Paris, Perancis, yang belakangan juga membuka cabang di daerah Cheongsan,” Hyunjoong mendelik, menatap anak buah yang paling di andalkannya itu dengan tatapan aneh. “Selain itu, dia juga terlibat dalam berbagai kegiatan dan jaringan mafia internasional.”

“Dan ini..” Seulong kembali menyerahkan sebuah berkas kepada atasnnya itu. Sebuah foto wanita lengkap dengan data dirinya tertera disana, “Shelina Kang. Atau Kang Hyorin, istri dari Alexander Shin, yang kini tengah memegang perusahaan cabangnya yang ada di Cheongsan, dan juga terlibat dalam jaringan mafia tsb. dan menurut hasil dari penyelidikan, mobil yang saat itu anda curigai sebagai penyebab kecelakaan yang dialami istri anda,” Hyunjoong mendelik, menghentikan aktivitasnya semula yang tengah membaca-baca data mengenai Shelina Kang, dan beralih menatap wajah anak buahnya itu. “Mobil itu. Adalah mobil operasional milik Shin Corp.”

“Mwo??” pekiknya tak percaya. Seulong mengangguk.

“Dan ada lagi, pak. Saya sudah menemukan rekaman CCTV yang merekam dengan jelas peristiwa kecelakaan itu,” ujar Seulong yang langsung disambut senyuman puas dari Hyunjoong.

^0^

Hyunjoong tak lagi dapat menyembunyikan air mata yang sedari tadi coba di tahannya saat menyaksikan detik-detik kecelakaan yang dialami istrinya lawar tv yang ada di ruangannya. Di dalam tayangan itu jelas sekali menunjukan bawa mobil yang ditumpangi istrinya itu berjalan dalam keadaan normal dan dalam jalur yang semestinya, namun tiba-tiba saja dari arah yang berlawanan, sebuah truk besar melaju dengan kecepatan tinggi dan mencoba menyalip kendaraan yang ada di depannya dengan cara masuk kejalur yang berlawanan. Sedan hitam yang di kendarai istrinya itu tampak menghindari truk yang ada di depannya dengan cara membanting stir ke arah kiri, namun karena terlalu mendadak malah membuat mobil tsb terlihat sempat berputar selama beberapa kali sebelum akhirnya mobil tsb terbalik dan beberapa orang terlihat berdatangan dan mencoba menolong penumpang yang terjebak di dalam sebelum akhirnya mobil itu meledak.

“Dengan rekaman ini, anda dapat membuktikan bahwa istri anda tewas akibat kelalaian orang lain, pak, bukan kecelakaan tunggal,” ucap Seulong saat merasa bahwa atasannya itu sudah tak terlalu hanyut dalam kesedihan. Hyunjoong mengangguk.

“Selain itu, ada fakta lain mengenai truk itu, pak.”

“Fakta apa?” tanya Hyunjoong lirih sambil mengusap air matanya dengan sapu tangan miliknya yang selalu ia bawa kemana-mana.

“Saat kecelakaan itu terjadi. Mobil tsb, tengah membawa ratusan kilogram sabu yang siap dikirim ke luar negeri. Dan menurut keterangan salah satu pekerja yang dulu bekerja disana, perusahaan Shin tak hanya memproduksi roti, tapi juga Shabu.” Choi Hyunjoong tersenyum penuh arti.

“Kalau begitu siapkan surat penangkapan!”

^0^

“Aigoo, Oppa-ya, untuk apa kau mengajakku ke restaurant semahal ini??” tanya Chaehyun begitu mereka sampai di depan pintu sebuah restaurant di dalam hotel bintang lima. Kyuhyun hanya tersenyum, tak menjawab.

“Sudah memesan tempat tuan?” tanya seorang waiters yang menyambut mereka di depan pintu. Kyuhyun mengangguk.

“Ne, atas nama Cho Kyuhyun.” Pelayan itu mengangguk lalu mengantarkan mereka sampai di meja untuk empat orang yang telah dipesan oleh Kyuhyun sebelumnya. Meja itu terletak tepat di samping jendela besar yang dapat membuat mereka melihat seluruh pemandangan hotel.

“Untuk apa kita makan disini, Oppa?” tanya Chaehyun begitu Kyuhyun sudah duduk disampingnya. Kyuhyun hanya tersenyum tak menjawab. Chaehyun cuma bisa merengut, sebal karena Kyuhyun tak juga menjawab pertanyaannya. Mata Chaehyun tertarik untuk memandang keluar saat tak sengaja matanya menangkap sebuah sedan hitam yang ia kenali hampir menabraknya waktu itu. Seorang wanita turun dari mobil itu, saat ia baru akan mencoba melihat sosoknya lebih jelas, dari arah pintu masuk restaurant yang tak jauh dari tempat duduk mereka, sepasang suami istri berjalan mendekat kearah meraka, membatalkan niatnya untuk melihat wanita itu lebih jelas.. Keduanya pun langsung bengkit dari duduknya kemudian menunduk sopan pada kedua orang yang tak lain adalah orang tua Kyuhyun itu.

“Annyeonghaesaeyo,” sapa Chaehyun sopan.

“Ne, annyeong Chaehyun-ah,” balas appa Kyuhyun ramah lalu mempersilakan keduanya untuk kembali duduk.

“Eomma! Kau bilang kau akan membantuku menghancurkan SEO CHAEHYUN! Tapi apa buktinya!?” pekiknya sebuah suara dari arah pojok restaurant. Mendengar nama Chaehyun disebut-sebut mereka langsung memandang kearahnya.

“Memang benar. Buktinya? Seluruh kontrak mereka kubuat batal, ku bayar semua orang yang mengontark mereka agar membatalkan kontrak, dan kubut mereka malu di Jepang. Apa itu bukan cukup bukti?” ujar seorang wanita yang berdandan sangat mencolok diantara ketiga orang yang ada di meja tsb, tenang.

“Begitu?” wanita itu mengangguk.

“Dan kau yakin mereka gagal dalam pasar Jepang bahkan saat mereka belum memulai debutnya?” wanita itu mengangguk lagi.

“Kau salah! Mereka malah beralih untuk melakukan debut di Amerika dan bahkan mendulang sukses disana!!” pekik seorang gadis yang duduk dihadapannya kesal. Chaehyun memicingkan matanya, mencoba mencari tahu siapa mereka.

“Chaehyun-ah!!” teriak Kyuhyun saat yeoja chingunya itu berlari-lari kecil menghampiri meja yang sedari tadi merka perhatikan itu. Mau tak mau ia segera menyusul gadinyanya itu, tak terkecuali sepasang suami istri Cho, mereka juga ikut menghampiri meja tsb.

“EOMMA!?” pekiknya tak percaya saat melihat sosok wanita setengah baya yang berpenampilan ala wanita ‘high class’ itu. Wanita itu bangkit. Menatapanya dengan tatapan tak percaya. Chaehyun mengalihkan perhatiannya kearah lainnya. Ia langsung membekap mulutnya tak percaya saat melihat ada sosok Teppei –teman masa kecilnya saat di Jepang dulu yang sudah ia anggap sebagai kakak sendiri- dan Youngeun –rivalnya dalam segala hal. Orang kedua yang ia benci setelah ibunya, di dunia ini- juga tengah menatapnya dengan tatapan tak percaya.

“Eo.. Eomma katamu?” tanya Youngeun meyakinkan.

“Chaehyun!” seru Kyuhyun begitu berdiri disebelah yeoja chingunya itu. “Ahjumma?”

“Kang Hyorin!!” pekik kedua orang tua Kyuhyun bersamaan begitu melihat sosok wanita itu lebih dekat.

“Sebaiknya kita pergi dari sini, Youngeun-ah,” bisik Teppei sambil menarik sebelah tangan Youngeun.

“Shireo!”  tepisnya sambil menatapnya dengan tatapan tajam. “Eomma!? Tolong jelaskan semua ini! Apa hubungan kalian berdua!?” ia menatap ibunya dan Chaehyun bergantian. Chaehyun menatap ibunya lalu Teppei dan Youngeun bergantian dengan tatapan penuh kebencian.

“Ya! Seharusnya aku yang meminta penjelasan pada kalian semua!!” pekiknya penuh amarah. Wajahnya kini merah padam menahan emosi. “TOLONG JELASKAN!!!”

Teppei, Kyuhyun, serta kedua orangtua Kyuhyun langsung menatap Chaehyun yang seluruh tubuhnya sudah bergetar hebat itu dengan tatapan bingung-aneh-takut-dan kasihan campur aduk jadi satu. Tak pernah sepanjang sejarah mereka mengenal Chaehyun emosinya begitu meledak seperti saat ini.

“Dan kau!” Chaehyun balik mentap wajah wanita yang ia kenal sebagai ibunya itu dengan tatapan penuh emosi.

“Beritahu aku, bahwa bukan kau yang mencoba menabrakku malam itu!” pekiknya, sontak membuat semua orang yang ada memandang tak percaya kearahnya. Terutama Kyuhyun. Gadisnya itu sama sekali tak bernar bercerita bahwa ada seseorang yang menabraknya.

Wanita itu dengan tenangnya meneguk gelas berisi the pesanannya, kemuadian bangkit dari duduknya dan memangdang Chaehyun dengan pandangan merendahkan.

“Ya. Memang aku yang malam itu berniat menabrakmu!” Chaehyun membekap mulutnya tak percaya.

“Bukan hanya itu saja. Bahkan aku juga yang mengatur drama musical dan lain-lainnya yang berkaitan dengan Kyuhyun dan Youngeun..” ia melirik Youngeun yang tengah memandangnya dengan tatapan kesal, sambil tersenyum. “..anakku,” ia kembali menatap Chaehyun. “bahkan tak hanya itu. Aku juga yang mengatur segala pemutusan kontrak antara girl band-mu, MIINA, dengan semua pihak yang sudah mengontrak kalian!”

“MWO!!??” pekik Kyuhyun dan Chaehyun tak percaya.

“Ya! Tega sekali dirimu! Bahkan pada anak kandungmu sendiri! KANG HYORIN-SSI,” ucap ibu Kyuhyun yang langsung dibalas seringaian tajam darinya.

“Apa? Anakku katamu?” ia tertawa merendahkan. Membuat eomma Kyuhyun ikut emosi dibuatnya.

“Asal kau tahu saja,” wanita itu menatap Chaehyun lalu kembali menatap eomma Kyuhyun. “Dia bukan anakku! Dia hanya anak dari wanita murahan yang selama bertahun-tahun telah menjadi sahabat setiamu, CHO JIHOON YANG TERHORMAT!” Semua orang yang ada disana membungkam mulut mereka tak percaya. Mereka Shock, terutama eomma Kyuhyun karena selama ini alasan ia membenci Chaehyun dan tank menyetujui hubungan keduannya adalah karena Chaehyun anak dari Kang Hyorin, seorang penghianat dimasa lalunya yang tiba-tiba saja datang merebut sosok Seo JiSeob, sahabat sekaligus calon suami dari sahabat terbaiknya, Han Sin-ahn. Tubuhnya merosot, lemas, begitu mengetahui bahwa selama ini ia telah salah mengira. Sementara Chaehyun hanya mengehela nafas. Ia sudah mengira sejak awal kalau wanita ini memanglah bukan ibu kandungnya, dilihat dari perlakuannya yang ia berikan pada Chaehyun dan sifat keduanya yang sangat bertolak belakang.

“Kenapa kau begitu? Apa kau sudah sadar sekarang, huh, bahwa kau sudah salah mengira, Chaehyun adalah anakku? Dan kau meresa sangat menyesal sekarang, huh, karena telah memperlakukan Chaehyun, anak dari sahabatmu sendiri dengan tidak layak? Hahahaha,” cibirnya sambil tertawa puas.

“Lalu apa hubunganmu dengan Teppei dan Youngeun?” tanya Chaehyun menahan amarah.

“Nugu? Mereka?” wanita itu menatap Youngeun dan Teppei yang masih berdiri di tempatnya, sekilas, “Mereka berdua adalah anak kandungku! Anak yang kulahirkan dengan rahimku sendiri! Anak dari seorang pria yang kau kira adalah suami baruku! Yang sebenarnya adalah selingkuhanku! Dan asal kau tahu saja.. Ayahmu meninggal, karena SHOCK saat mengetahui bahwa aku berselingkuh dibelakangnya!”

PLAAAKKK.

 

Sebuah tamparan yang cukup keras dilayangkan Chaehyun tepat diwajah wanita itu, hingga membuatnya tersungkur dan meninggalkan luka sobek di ujung bibirnya. Nafas Chaehyun sudah tak beraturan lagi sekarang. Emosinya sudah meledak, tak dapat di kuasai lagi.

Melihat ibunya jatuh dan terluka karena tamparan yang di layangkan oleh Chaehyun. Youngeun tak tinggal diam. Dia langsung berjalan mengahmpiri Chaehyun dan berniat menamparnya.

“Jangan sekali-kali kau berani menyentuh wajah kekasihku!” ucap Kyuhyun penuh emosi saat berhasil mencegah tangan kanan Youngeun yang hendak menampar wajah Chaehyun. Tak habis akal, ia langsung melayangkan tangan kirinya.

PLAKK

 

Sebuah tamparan manis mendarat di pipi kiri Youngeun. Sebuah tamparan yang sangat kuat hingga membuatnya terjatuh dan bibir kirinya sobek serta meninggalkan jejak tangan kebiruan di wajah putihnya itu.

“JANGAN SAKITI DIA LAGI! CUKUP YOUNGEUN-AH!!” teriak Teppei. Semua orang memandangnya dengan tatapan tak percaya.

“Sebaiknya kita pulang saja,” saran Appa Kyuhyun seraya membantu istrinya itu untuk berjalan keluar. Kyuhyun mengangguk, lalu merangkul pundak Chaehyun dan membawanya keluar.

“KALIAN AKAN SEGERA MENANGGUNG AKIBATNYA!” pekik Chaehyun penuh emosi. Tak lama setelah keempatnya menghilang dari pintu restaurant. Beberapa aparat kepolisian menyergap masuk kedalam.

“Kang Hyorin-ssi. Anda di tangkap!”

^0^

“Apa?? Pengemudi truk yang ugal-ugalan itu sudah tertangkap!?” pekik Hyerin senang begitu ayahnya menghubunginya lewat ponsel. Leeteuk, Minho, Chaeyoung serta Jonghun yang kebetulan sedang berkumpul di ruang tengah, menonton dvd yang baru saja dipinjam Jonghun dari Hongki langsung berlarian mendekat kearah Hyerin.

“Load speaker!” perintah Jonghun. Hyerin mengangguk, lalu menyalakan load speakernya.

“Ne, Hyerin-ah. Setelah semua urusan ini beres, besok pagi-pagi sekali Appa sudah kembali kerumah,” ucapnya.

“Jeongmalyo aboenim?” tanya Chayoung riang.

“Omo-omo, kau load speaker ya?”

“Ne, APPA~~” pekik mereka semua serentak.

^0^

TINGG.. TONG…

 

Hyunjae yang kebetulan sedang merapihkan ruang tengah langsung beranjak ke pintu depan untuk membuka pintu.

“Selamat Pagi,” ucap kedua orang pria bertubuh kekar yang kini berada di hadapannya.

“Pagi,” jawabnya.

“Kami kemari untuk menjemput anda, Kim Hyunjae-ssi,” ujar salah seorang dari pria tsb.

“Ha?” tanyanya bingung. Belum sempat si pria itu menjawab Yonghwa sudah berdiri di sampingnya.

“Benar, Hyunjae-ssi. Mereka adalah orang suruhan Siwon hyung yang bertugas untuk menjemputmu pulang,” jelasnya sambil tersenyum teduh.

“Jadi kalian akan membawaku pulang kembali ke Korea?” kedua pria itu menggeleng. Yonghwa dan Hyunjae saling bertatapan bingung.

“Kami tidak akan membawa kalin pulang. Tapi kami akan membawa kalian ke suatu tempat.”

^0^

“Bagaimana, hyung? Mau ya? Ya? Ya?” Kyuhyun menatap Yesung yang sedang asik bermain bersama ‘anak-anaknya’ dengan tatapan memohon.

“Mau ya?” kali ini ia menatap penuh harap pada Binwoo yang juga sedang asik member makan anaknya.

“Ayolah~ ini semua demi Donghae,” kali ini Leeteuk yang bicara dan langsung diikuti anggukkan Kyuhyun. Yesung dan Chaehyun terlihat berfikir keras. Mencoba menimbang-nimbangnya lebih lanjut.

“Kalau kau mau, nanti aku akan membelikan sebuah kura-kura lagi untukmu, hyung,” tawar Siwon yang langsung disambut tatapan mupeng Yesung.

“Ne, dan kau, Binwoo-ah,” Eunhyuk ikut-ikutan buka suara. “Kalau kau bersedia, nanti aku akan memasukkan kedalam list dance beattle di SM TOWN nanti, melawan aku dan Taemin. Bagaimana?” tanpa banyak basa-basi keduanya pun langsung mengangguk yakin.

^0^

“Kyuhyun Oppa!” pekik Hyunjae riang saat melihat sosok Oppa yang amat disayanginya itu kini berdiri di hadapannya. Kyuhyun menaruh telunjuknya di depan bibir. Memerintahkan gadis itu agar mengecilkan suaranya.

“Sssttt.. hehe,” Kyuhyun segera memeluk tubuh dongsaengnya itu penuh kasih sayang, sambil sesekali mengacak-acak rambut dongsaengnya yang sudah tertata rapih itu.

“Jangan keras-keras,” Hyunjae mengangguk. “Nanti saat Seunghwan hyung masuk kemari dan memintamu mengikutinya, kau ikuti saja ya. Dan kau sudah hapal kan?” Hyunjae mengangguk, lalu tersenyum yakin.

“Good!”

^0^

Konser Akbar tahun ini yang tergelar di Stappless center, Los Angeles, Amerika Serikat, SM TOWN LIVE in COCERT LA telah dimulai. Sorak-sorai seluruh penonton dari berbagai fandom langsung membahan begitu sebuah VCR –yang menayangkan beberapa slot gambar yang memperkenalkan artis-artis sm yang ikut serta- yang menandakan konser telah dimulai di tayangkan pada sebuah yara besar yang terletak di tengah-tengah.

Yonghwa langsung berjalan kebarisan depan, mencari-cara  tempat duduk yang telah disiapkan Siwon untuknya. Ia langsung duduk dan menikmati jalannya acara begitu menemukan tempat duduk yang dimaksud.

“HWA!!!!!!! SUPER JUNIOR~~~~” pekik semua orang begitu sebuah VCR mengenai SUPER JUNIOR mulai ditayangkan dan tak lama setelah itu, ketiga belas namja yang sejak dua tahun lalu sudah lengkap formasinya itu keluar dari bawah dalam panggung dan langsung menyayikan lagu sorry-sorry remix version dan dilanjutkan bonamana. Yonghwa hanya bisa menatap mereka dari balik bangku sambil melempar senyum terbaiknya saat Siwon menoleh dan tersenyum padanya.

Setelah Super Junior selesai menyanyikan semua bagian mereka, satu persatu dari mereka memperkenalkan diri sebelum akhirnya kembali menghilang ke bawah panggung. Seluruh cahaya, padam. Hanya cahaya dari lightstick berbagai fandom yang juga terdiri dari beberapa warna itu saja yang yang masih menyala. Perlahan-lahan music intro dari copy and paste berdentum keras. Sebuah lampu sorot langsung menyorot kearah tengah panggung. Seorang wanita keluar dari dalam bawah panggung. BoA.

“The Copy and Paste…” serunya, memulai lagu anyarnya itu. Setelah penampilan dari BoA, lampu kembali redup dan di lanjutkan oleh performance duo Ho-Min, yang membawakan lagu-lagu terbaik dari grup mereka, TVXQ. Setelah penampilan mereka usai, berganti dengan dance beattle dari trio Eunhyuk-Taemin-Binwoo, dan dilanjutkan solo performance dari Heechul ft. Henry.

Sementara itu di belakang panggung. Yesung terus-menerus memegangi perutnya yang kesakitan. Wajahnya pucat, keringat dingin terus-menerus mengucur dari dahinya.

“D-donghae-ah,” panggilnya lirih. Donghae yang sedari tadi sibuk berselca dengan ponselnya langsung menoleh.

“Ya. Yesung, hyung, wae gurae??” serunya, panic, dan segera membobong hyungnya itu untuk duduk di sofa.

“Perut..” Yesung memegangi perutnya yang kesakitan. “Perutku sakit..” rintihnya. Donghae yang cemas langsung membongkar-bongkar tas perlengkapan milik Wookie –karena biasanya membernya yang satu itu selalu teleten dan rajin mebwa obat-obatan kemana saja-, tapi nihil, dia tak menemukan apapun.

“Donghae-ya, gwenchana, aku hanya perlu ke kamar kecil,” lirihnya lagi. Donghae langsung menatapnya dengan tatapn lega.

“Huft~ ku kira kenapa, yasudah ayo, aku antar ke kamar mandi,” tawar Donghae. Yesung menggeleng.

“Aku bisa sendiri,” Donghae mengangguk. “Tapi, kumohon, tolong aku, sebentar lagi, setelah Heechul hyung tampil, giliranku dan Binwoo untuk tampil. Tapi sepertinya.. aduhh,” Yesung kembali mengerang kesakitan. “Tolong, gantikan aku bernyanyi Donghae-ah. Jebal.. Aduhh..” Yesung kembali mengerang kesakitan, sementara asistennya sudah memanggil-manggil namanya untuk segera bersiap di bawah panggung.

“Jebal,,” mohon Yesung sekali lagi.

“Ta.. Tapi, kenapa harus aku??”

“Ya! Sudahlah jangan banyak tanya lagi!” seorang pria bertubuh tinggi yang tak lain adalah asistennya langsung menarik tangan Donghae. Setelah yakin Donghae sudah menghilang, Yesung langsung menegakkan tubuhnya sambil merapihkan pakaiannya.

“Aman,” ujarnya. Tak lama dari berbagai sudut, muncul member-member Super Junior yang lain yang sedari tadi rupanya bersembunyi di ruangan itu. Kyuhyun tersenyum puas.

^0^

“Hya, Jongmi-ya, jangan menarik-narik rambut eomma begitu! Sakit!” Hyerin meringis kesakitan saat anak semata wayang yang kini tengah duduk di atas pangkuannya itu menarik-narik ujung rambutnya. Bukannya berhenti, bocah itu malah tertawa dan terus memainkan rambut panjang eommanya.

“Aigoo~ Jagoan kecil, jangan nakal. Kasian eomma-mu, ayo sini sama ahjussie!” seorang pria berkacamata minus dengan topi fedora yang dibuat menutupi sebagian wajahnya langsung menggendong Jongmi dan menaruhnya dalam pangkuannya. Hyerin menatapnya dengan tatapan terima kasih.

“Untung ada kau yang menemaniku, Oppa,” Jonghun tersenyum.

“Tentu saja, aku kan kakakmu. Sudah sewajarnya jika seorang kakak menemani adiknya,” Hyerin tersenyum sambil mengangguk mengiyakan. Dalam hati ia sangat bersyukur sekali menjadi adik seorang Choi Jonghun yang selalu dapat ia andalkan. Jika saja Jonghun bukan kakaknya, ia pasti akan jatuh cinta setengah mati padanya. Jonghun terlalu sempurna di matanya. Namun ia masih tak habis fikir karena kakak tertuanya itu sampai kini tak juga mendapatkan seorang pujaan hati yang dapat berdiri mendampinginya.

^0^

Lampu seluruh ruangan kembali gelap. Sebuah dentuman besar menggema keseluruh ruangan diikuti sebuah slide yang yang menggambarkan jutaan bintang. Perlahan bintang-bintang itu menghilang, hanya beberapa yang tampak, namun hanya ada satu bintang yang paling besar, yang bersinar paling terang. Mendadak sorak-sorai kekaguman menjalar keseluruh ruangan begitu melihat ratusan lampu hias yang tersebar diseluruh ruangan bersinar layaknya bintang di angkasa. Sebuah teks muncul pada slide.

Intro dari lagu Like a Star milik The One mengalun indah, membahana keseluruh ruangan.

Sesang eoneun geoseh geudae sumdeorado
naneun geudael chajanael suga isseoyo
geudaega eobdamyeon
geudaega eobdamyeon
naesimjangeun dduiji anheuhniga
 

Sebuah suara wanita memulai bagian intro lagu. Semua orang mendelik, mencari-cari siapa sosok yang menyanyikannya. Panggung kosong. Tak ada satupun sosok yang dapat mereka tangkap berada di atas panggung menyanyikan lirik awal lagu tsb.

sarang i ra geudi malhaji anhado
ma eum euh ro naneun al suga itjyo
geudaeman itdamyeon
guedaeman itdamyeon
amugeotdo nan pilyo eobneundeh

 

Dari arah atas, terlihat sesosok wanita berambut panjang berombak berpakaian serba putih dan berdandan layaknya seorang malaikat lengkap dengan sayapnya, turun secara perlahan. Semua mata kini tertuju kepadanya.


You’re my everything to me
You’re my everything to me
haneul ui byeolcheoreom hwanhageh bichwojuri
geudaeneun naman ui sarang
yeongwonhan namanui sarang
uri saranghaeyo
geudae hanamyeon nan chungbunhaeyo

 

^0^

 

“Eh? Siapa gadis itu??” tanya seorang gadis yangberpakaian serba ungu muda lengkap dengan lightstik berwarna serupa di tangannya –warna fandom MIINAmist- pada gadis yang juga penampilan tak jauh beda darinya yang duduk disampingnya.

“Mollayo,” gadis berkebangsaan Korea itu mengendikkan bahu.

“Sepertinya dia bukan Binwoo,” seorang pria bule –ditempat lain- menunjuk gadis yang kini tengah berdiri di panggung itu dengan dagunya.

“Ia, sepertinya bukan. Pipi Binwoo lebih chubby darinya,” jawab seorang wanita yang duduk disampingnya.

“Benar. Dan aku belum pernah melihatnya, sebelumnya,” ujar pria yang lain.

Di tempat yang jauh dari mereka, di barisan bangku VVIP. Seoang pria tersenyum lirih kearah panggung, tepat ketika gadis itu menghilang kembali ke bawah panggung. Lampu sorot yang menyorot gadis itu kembali mati, dan kembali menyala di sudut yang lain.

^0^

geu mueotgwa bigwohalsu isseulggayo
geu mueotgwabattol suga itnayo
geudae ui sarangeul
geudaeui maeumeul
geu nugadaesinhalsu itnayo

 

Lampu sorot kembali menyala dan menyorot kearah panggung yang terletak di paling depan tepat saat seorang pria muncul dari dalam bawah panggung secara perlahan dan menyanyikan bagian lagunya dengan suara lembut nan indahnya. Sorak-sorai dan jeritan histeris dari para penonton, khususnya ELFishy langsung membahana meneriakkan namanya.

“HUWAAAAAAAAAAAA… DONGHAE OPPA!!!!!!!!”

“LEE DONGHAE!!!”

“IKAN KU!!!!!!!!!!”

Teriak para gadis, keras. Sementara beberapa orang yang menyadari akan keanehan yang terjadi di panggung langsung berbisik-bisik sesuatu.

“Bukankah ini bagian duetnya Bin-Sung couple?” seorang gadis bule menaikkan sebelah alisnya,bingung.

“Ia. Tapi kenapa malah Donghae yang keluar, ya?”

“Tapi suaranya tak kalah bagus kok, malah menurutku ia sangat menjiwai lagu ini,” sambar seorang gadis berambut panjang yang sama sekali tak mereka kenal sambil tersenyum sambil menatap lurus kearah panggung.

^0^

you’re my everything to me
you’re my everything to me
haneul ui byeolcheoreom hwanhageh bichwojuri
geudaeneun naman ui sarang
yeongwonhan namanui sarang
uri saranghaeyo
geudae hanamyeon nan chungbunhaeyo

Dengan langkah perlahan, Donghae berjalan meninggalkan panggung bagian depan menuju penggung besar yang terletak di tengah-tengah. Menyanyikan bagian lagu yang seharuskan dilantunkan oleh Yesung itu, dengan penuh penghayatan.
i byeolhaneun il eobseulgo eh yo
geudaeehgeh sangcheohjuneun il
nuneul heulrigeh halril na eobdorok

 

Lampu sorot berubah menjadi dua. Seorang gadis yang mereka lihat pada awal intro lagu kembali keluar dari bawah dalam panggung dan berdiri tepat di samping Donghae yang tengah memejamkan matanya, menghayati betul isi dari lagu tsb.


you’re my everything to me
you’re my everything to me

Donghae menoleh, dan menemukan gadis yang selama ini dirindukannya kini tengah berdiri dihadapannya dengan dress putih selutut dan sayap di belakangnya, layaknya seorang malaikat.

^0^

“Eh??? I know who is she!” pekik seorang yeoja yang langsung menunjuk kearah panggung dengan jari telunjuknya.

“HWA!!!! Itukan Hyunjae!!!”

“Pacar Donghae Oppa yang dikabarkan menghilang kini sudah kembali!!”

“What’s the miracle!”

^0^


uri byeonchimayo
seh wo ri heu reundaedo

geudaeneun naman ui sarang
yeongwonhan naman ui sarang
 

 

Emosi Donghae memuncak, ia tak mampu lagi membendung rasa rindu dan bahagianya pada gadis itu. Tanpa ia sadari sungai bening kini membasahi wajahnya.

Donghae memegang erat tangan gadisnya itu, seolah tak akan pernah melepaskannya lagi. Mata mereka saling menatap satu sama lain. Tatapan lembut penuh cinta dan kerinduan yang menggebu. Keduanya tersenyum dan kembali melantunkan bait terakhir lagu milik The One itu sambit tersenyum sebelum akhirnya kembali menghilang kedalam bawah panggung.

uri saranghaeyo
seul peum eobneun sesang eseo uri

^0^

Hyerin menyeka air mata yang perlahan menetes membasahi wajah dan mulai melunturkan maskaranya itu dengan sapu tangan yang diberikan Jonghun barusan. Ia tak kuasa menahan haru ketika melihat pemandangan di atas panggung. Jonghun hanya bisa tersenyum bahagia melihatnya. Ditempat lain, hanya selang beberapa bangku di samping mereka. Seorang pria tersenyum getir melihatnya. Ia bahagia melihat kedua orang yang ada di hadapnnya itu akhirnya bersatu, namun disisi lain ia juga tak rela karena itu berarti ia akan kehilanagan sosok Seohyun dari gadis itu. Air matanya perlahan meleleh tanpa ia sadari.

“Sungguh mengharukan, huh?” seorang gadis berkaca mata hitam dangan syal rajutan menutupi lehernya tersenyum kecil sambil menyodorkan tissue miliknya pada pria tsb, lalu kembali menatap lurus kearah panggung –yang kini sudah berganti dengan bagian solo Kyuhyun- dengan tatapan lirih.

“Thank’s,” gadis itu mengangguk kecil. Entah mengapa saat gadis itu mengangguk, seperti ada seseorang berbisik kepadanya.

‘Yong seobang, temukan cintamu..’ bisik seorang gadis tepat ditelingan Yonghwa. Yonghwa bergidik. Bulu romanya meremang. Di tengoknya kiri-kanan, mencoba mencari sosok orang yang baru saja berbisik padanya. Matanya terhenti pada bagian pojok gedung yang sangat gelap. Seorang gadis cantik berambut panjang dengan setangkai bunga Lily ditangannya tersenyum sambil mengangguk kearahnya. Yonghwa menatapnya tak percaya. Ia lengasung mengucek matanya lalu memicingkan kedua matanya dan kembali melihat kearah wanita tadi. Tadi wanita itu sudah menghilang. Yonghwa tersenyum.

“Perkenalkan, aku Yonghwa. Jung Yonghwa,” ia menyodorkan tangan kanannya kearah gadis yang tadi memberikannya sehelai tissue itu sambil tersenyum manis. Gadis itu mendelik. Menatap Yonghwa dengan pandangan aneh, lalu tersenyum simpul.

“Aku Youngeun. Shin Youngeun.”

^0^

Begitu banyak kejutan yang terjadi dalam SM TOWN LIVE WORLD TOUR in LA. Tak hanya Hyunjae yang tiba-tiba menyanyi diatas panggung dan kembali dari kabar kehilangannya, Lee Soo Man, si pemilik SM Entertaiment mendadak muncul di tengah panggung pada saat acara selesai dan mengumumkan sesuatu yang membuat semua orang tercengang.

“Aku akan mengundang seluruh orang yang ada disini untuk menghadiri sebuah pernikahan akbar tahun ini yang akan di adakan kurang dari satu jam lagi, di tempat ini.”

Setelah 1 jam berlalu. Seluruh penonton kembali masuk kedalam Stapless Center yang sengaja di kosongkan selama satu jam, dan langsung tercengang dengan keadaan di dalam yang kini bisa dikatakan telah berubah nyaris 100% karena panggung sama sekali tak berubah. Seluruh lampu menyala dengan terangnya, memperlihatkan dekorasi ruangan yang kini menjadi serba putih dan penuh dengan bunga mawar sebagai hiasan.

Tak lama setelah mereka semua kembali duduk di tempatnya semula, beberapa orang terlihat berdatangan masuk lewat pintu yang berada di dekat panggung dan mulai menduduki deretan bangku yang semla tak ada di atas panggung. di bagian tengah, terdapat sebuah altar besar dan indah dengan hiasan bunga mawar di seluruh bagiannya.

Beberapa member Super Junior serta artis-artis SM Town lainnya keluar dari belakang panggung dengan mengenakan pakaian serba putih dan langsung berjalan menuju salah satu sudut panggung lalu merapihkan barisan mereka.

Lantunan lagu MARRY YOU mengalun indah dari bibir meraka, menandai kedatangan seorang pastur diikuti tiga orang pria bertuksedo putih yang langsung berdiri di posisinya masing-masing di depan altar. Yesung,  Donghae, dan Kyuhyun.

*anggep aja baju pengantinnya berurutan kea gitu, kalo mu anggep tampang” mereka kea gtu juga boleh deh.. kkk~ :P*

Dari arah bawah panggung, tampak ketiga gadis berpakaian ala pengantin dengan gaun yang berbeda melangkah naik keatas panggung, tangan mereka mengait lengan walinya masing-masing. Hyunjae mengait lengan tuan Cho, Binwoo mengait lengan taun Kim –Appanya, sedangkan Chaehyun, berhubung ia tak memiliki wali, maka Lee Soomanlah yang bertindak sebagai walinya.

Setelah sampai di depan altar, masing-masing wali menyerahkan tangan-tangan yang mengait lengan mereka tadi kepada pengantin prianya masing-masing, lalu kembali ketempatnya semula.

“Tak pernah ku kira akan menikah seperti ini,” pekik Binwoo tertahan ketika Yesung menyambut tangannya.

“Siap menjadi pengantinku hari ini dan seterusnya, serta jadi ibu dari anak-anakku nantinya?” bisik Donghae sambil tersenyum. Hyunjae tersenyum kecil sambil mengangguk yakin.

“Siapkan imanmu karena sebentar lagi kau akan menjadi milik seorang iblis yang sesungguhnya,” Kyuhyun mengeluarkan senyuman mautnya.

“Tentu saja aku siap! Jika tidak siap aku tak akan pernah tahan berada disampingmu tuan Cho,” Kyuhyun terkekeh mendengarnya. Mereka semua langsung terdiam ketika pastur memberikan kata-kata pengantarnya.

“YA! AKU BERSEDIA!!” pekik mereka semua lantang begitu sang pastur menanyakan kesediaan meraka dan meminta mereka untuk mengucapkan janji sehidup semati. Setelah pastur menhesahkan mereka sebagai suami-istri, mereka langsung berdiri berhadapan dan mencium bibir pasangannya masing-masing. Sorak-sorai tepuk tangan, lengkingan serta tangis kebahagianpun pecah dan membahana keseluruh penjuru gedung. Semua orang memberikan standing applause untuk mereka. Eomma Kyuhyun yang semula menentang keras pernikahan ini pun tak mempu membendung tangis kebahagiaannya.

Suara kontingen diikuti hujan bunga menambah kehikmatan sekaligus meramaikan acara. Pernikahan itu benar-benar merupakan pernikahan terbesar dan terhebat abad ini. Dan bagi Hyunjae-Donghae, Binwoo-Yesung, serta Chaehyun-Kyuhyun, hari itu merupakan hari yang paling bahagia bagi mereka, hari yang tak akan pernah mungkin mereka lupakan seumur hidup mereka.

THE END..

Huuwaaaaaaaaaaa… akhirnya tamat juga SMM-nya seteah sekian lama kita di pertemukan dengan berbagai cerita dri Hyerin dkk

hahaha \(^0^)/

#plakk

apaan coba? –“

Otte?? Gaze banget ya?? Maklum aja aku paling susah bikin ending yg ngena~

n mian kalo byak typo sana/i,, author maless ngedit

Huhu

TT^TT

 

ah yaa,, ad mu mnta d bikin afstornyaa gga??  😛

tp gtw y kpan mu dbkin,, yg jlas aq mu bkin story’y Jonghun dulu,, kkk~

Oh ya.. ad yg masihh inget sma FF q g yg prnah dipublish d sjff? Lies? nah itu aq mu bkin lanjutanny dulu juga hoho

😛

Mohon komentarnya yyaaa ..

 

BAGI yang mau komentar silakan komentar, kritik dan saran juga bolehh,,

Bagi yang mau follow,, follow aj @yoendaELF

Buat yang pgen tau arti dari lagunya,, silahkan klik disini

Iklan

39 thoughts on “~Still Merry Me~ “FINAL EPISODE”

  1. uwaaaaaaaahhh,,
    noonaaa,,
    O.O
    gokil dah ,,
    keren,,
    ,,,,*bingung mo ngomng ap*

    pokokny,,
    wiiiiihh keren dah nun,,,
    ending yg bagus kok nun,, :))

  2. ^_^
    onnieeeeee kuuuuuuu,,,

    jeongmal DAEBAK,,,
    >.<

    akhirny ending jga hehhe
    setelah sekian lama kagak muncul" saya,, hhehehe
    16 jmpol dah*minjem jmpol jongwoon, jongwoo, yebin*
    hhaaaaa

  3. ^_^
    onnieeeeee kuuuuuuu,,,

    jeongmal DAEBAK,,,
    >.<
    author DAEBAK,,,
    jongmal,,

    akhirny ending jga hehhe
    setelah sekian lama kagak muncul" saya,, hhehehe
    16 jmpol dah*minjem jmpol jongwoon, jongwoo, yebin*
    hhaaaaa

  4. chukae onn, part terakhir selesai 😀
    daebak dah pokoknya.
    part ini dahsyat banget
    ditunggu fate dan after story dan pokokknya semua deh. hwaiting bikinnya! ^^ 😀

  5. akhir’y brakhir dgn kbhagiaan.
    sdih jg pas tw seohyun’y mati d sni.
    young ksian.
    q ngebyangin seohyun pke bju pngantin yg kyk d wgm kmrn smbl bwa bunga lily it..
    jonghun msi blm ada psngan ni..
    btw,
    mian komen’y d chpt trakhir z*bow
    d tnggu afstor ma crita jonghun’y..

    1. hehe,, gomawo ud baca+comment
      untuk afstor kyy blum tw kapan,, nanti deh kalo lagi mood,, soalnya skrg lagi masa”nya masuk smester baru,, jdi jdwalnya masi lum pasti~
      afstor jonghunnya d tunggu ya~~ 🙂

  6. Hwuuuaaaa
    happy ending 🙂

    sdikit ga rela yesung oppa nikah..
    tpp gpp dh,,q cba untuk mrelakannya /plaak

    all over,,
    ceritanya bner2 bgs,,
    q ska bgt dh..

    mian bru coment di part ni part awal2,,
    biar sxan gtu comennta di last part.
    hehehe

  7. .Wha…. DAEBAK thor….
    Aku reader bru… Hehe.. Bru nemu blog kmu… Aku bacanya ngerapel ampe tdur cma 2 jam *apaan sih gaje * haha. Over all keren.,… Dtnggu aftr storynya ya…. *gak tw mw mnggl onnie tw saeng hehe*

  8. hoa..ff.x baguuss

    aah..annyeong
    mianhae ikud nongol d.blogmu..

    hmmm..rada ga ngeh nii ma cerita.x..coz lgsg bca d.part terakhir..

    hyejin mnghilang knp?!!
    pernikahan akbar..hoho
    ngalahin pernikahan william kate kah..keke

    bolee kan bca part2 sblum.x..hehe

  9. chingu aku reader’s baru nih ,,
    cerita MM+SMM keren banget !!! mianhae nggak komen di part2 sebelumnya
    soalnya kelupaan karna penasaran terus ,, jadi lupa tinggalin jejak ,,,
    SMM ending suka banet ,, apalagi semua nya nikah ,, tpo deh ,,, 🙂

  10. hua…
    Kerennn…
    Sampe nangis bagian hyunhae…
    Pantes aja itu ahjumma jelek bisa berlaku kejam sama chaehyun…
    Ada typo…
    Aku suka banget adegan pernikahan mereka…
    Tapi disini ga da pasangan hyerin leeteuk…

  11. Wahh~
    Qu bacanya sampe berulang-ulang. Endingnya romantis bgt. Sampe ikutan terharu. Daebak deh utk kyuhyun n chaehyun
    Hehehe:D

  12. ngebut baca lagiiiiii dari zupa dupa diva ampe stay merry me… gilaaaaaa betah bacanya, penasaran jadi lanjutin ceritanya…
    tinggal beberapa ff lagi

  13. Annyeonghaseyo eonni *bungkuk 90 derajat* ..
    Ini FF yang bener bener bagus (y) wah pokoknya seribu jempol buat eonni , berhubung sya readers baru *hehe ,
    Salam kenal ne eonni^^b Annyeong!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s