Lies ~part 5

 

LEAVE UR COMMENT!!

DONT BE SILENT READER PLEASE!

AND

NO PLAGIATISM!!

Happy reading~~

 

Cast:      Lee Donghae

                Cho Kyuhyun

                Kim Hyunjae  *Author*

-LIES PART 5-

Drrtt.. Drrt…

Dering One Love terdengar samar dari balik bantalku. Dengan malas aku langsung meraba-raba sesuatu di balik bantal, lalu membukanya, malas. 18 missed call, 5 pesan masuk.

“Omo~” aku melotot heran, lalu duduk di pinggir tempat tidurku, “Semua dari Kyuhyun!!??”

Pesan ke 1-2:

Gwenchana??

Pesan 3:

Ya!! Angkat telpon ku!!!

Pesan 4:

Arghh!!

Kau buatku jadi GILA!!

Cepat angkat telpon ku!!

Pesan 5:

Sudah tidur ya?

Ya sudahlah, selamat tidur.

Aku mengkhawatirkan keaadanmu.

Annyeonghi jummusaeyo~

Jelek.

:p

Aku tertegun, tak habis fikir. Seorang namja yang selama ini selalu menjahiliku ternyata jadi berubah perhatian terhadapku. Tanpa kusadari, sebuah senyuman tersungging di bibirku.

Do it do it, Chu~ (It’s) true, true, true it’s you~ Do it do it, Chu~

CHU~ milik f(x) mengalin keras dari arah ponsel yang sedari tadi ku genggam. Sebuah telpon masuk.

“Yobosaeyo??”

^_^

*Donghae POV*

Semalaman aku tak bisa tidur memikirkan apa yang terjadi kemarin malam. Dimulai dari Hyunjae yang disiram air oleh Junhye, sampai perlakuan bodohku yang hampir saja aku lakukan di taman bermaian.

“ARGH!!!!!” aku menjambak rambutku keras. Aku bingung dengan apa yang sedang aku rasakan ini. Kulirik ponsel yang tergeletak lemah di atas kasur, seketika aku langsung meraihnya dan memencet sebuh nomor kemudian menghubunginya.

SIBUK!!!!

Aku menyerah lalu melempar ponsel yang tak bersalah itu keatas kasur.

^_^

*Kyuhyun POV*

“Yaa. Hyunjae-aa!!!” pekikku sebal begitu terdengar suara di seberang telpon.

“YAA!! Tidak usah teriak!! Aku tidak tuli tau!!” aku terkikik geli mendengar perkataannya barusan.

“Hahaha. Habis lama sekali kau mengangkat telponku ini!!”

“Mian, aku baru bangun tidur tau!! Kau ini ganggu saja!”

“Ya! Sudah cepat turun! Aku ada di depan rumahmu tau!!!” kataku setengah teriak, sambil memandangi pintu bercat putih yang berada di seberang pagar besi yang ada dihadapanku.

“MWO!!????”

“PPALI!!! Aku sudah capek tau berdiri disini!”

Beberapa saat kemudian pintu bercat putih tersebut terbuka, dan keluarlah sosok yang kutunggu dari tadi. Dia masih memakai piyama dan keadaanya juga sangat berantakan. Kelihatan sekali kalau ia memang baru bangun tidur.

“Ya! Kau ini mau apa pagi-pagi datang kerumahku, huh??” dengusnya sebal.

Aku hanya tersenyum menang sambil mengacak-acak rambutnya yang sudah berantakan.

“Ya!!”

“Apa? Ayo cepat ajak aku kedalam!”

“Pemaksaan!!”

^_^

 

*Author POV*

Tanpa terasa , masa-masa indah saat SMA tinggal sebentar lagi. Pesta perpisahan sudah menanti diambang mata. Hari ini adalah hari terakhir ujian, setelah kemarin selama seminggu penuh semua siswa SMA berkutat dengan pensil dan lembar ujian.

Akhirnya, setelah bel berdering, semua siswa bernafas lega, dan langsung berhamburan keluar ruang ujian untuk pulang dan menghirup udara segar.

Hyunjae keluar dari ruangan ujiannya sambil tersenyum lega, karena akhirnya masa-masa penyiksaan telah berakhir. Begitu ia melangkah keluar, ia dapat melihat teman-temannya sudah berkerumun di koridor. Termasuk Donghae dan Kyuhyun yang sedang asik mengobrol sambil menatap kearahnya.

“Tuh kan! Yang semalam kita pelajari banyak yang keluarkan!??” Kyuhyun mengangkat tangannya kearah Hyunjae, tanpa ragu ia pun langsung menyambut tangan Kyuhyun dan bertoss ria, sambil tersenyum sumringah.

“Ne! Hwahh,, lega sekali!” pekiknya girang. Donghae yang sedari tadi ada disana cuma bisa menatap mereka tak mengerti.

“Belajar dimana?”

“Dirumahku,” Hyunjae tersenyum simpul. “Sudah beberapa hari ini kita belajar bersama. Sebenarnya awalnya aku tidak mau, tapi dia ini selalu saja memaksaku dengan datang tiba-tiba kerumah!”

“Tapi, kan ada hasilnya!” Kyuhyun mengacak-acak rambut Hyunjae, tak terima.

“Ya!! Berantakan tau!”

*Hyunjae POV*

“Ya! Berantakan tau!!” aku menatap namja menyebalkan yang berdiri di depanku tajam, sambil merapihkan rambutku yang berantakan karenanya. Ia malah tertawa melihat tingkahku. Sekilas aku melirik Donghae yang sedari tadi memperhatikan tingkah laku kami berdua, seolah raut wajahnya langsung berubah.

“Kenapa dia?” batinku, khawatir.

“Hey! Pulang dengan siapa kau?” Kyu menyadarkanku dari lamunan. Belum sempat aku jawab, ponsel yang sedari tadi ku kantongi di saku kemeja bergetar hebat. Telpon masuk. Oppa?

“Yobosaeyo. Oppa?? Omo~ Aku merindukanmu!!” pekikku girang begitu telpon kuangkat, tanpa memperdulikan tatapan beberapa pasang mata yang memperhatikanku.

“Mwo? Sekarang? Arraseo. Tunggu sebentar, aku keluar sekarang.”

Klik.. Aku langsung memasukkan ponselku kedalam saku jas, sambil tersenyum riang. Dan betapa terkejutnya aku saat menyadari bahwa Kyuhyun yang Donghae sudah ada dihadapanku dengan tatapan penuh selidik.

“Omo~ Kenapa menatapku seperti itu??”

“Nugu??” tanya Kyuhyun dan Donghae bersamaan, seolah tak mendengar pertanyaanku tadi.

“Anni, sudah yah, aku pulang dulu. Annyeong~” Aku langsung ngacir pergi, karena seseorang sudah menungguku dari tadi diluar. Tanpa ku ketahui, Donghae dan Kyuhyun membuntutiku dari belakang.

“Oppa? Ah mesra sekali!!” dengus Kyuhyun sebal.

“Siapa orang itu? Aku saja dia panggil Ajjussie!” gumam Donghae nyaris tak terdengar. Kyuhyun langsung menatapnya seketika.

“Apa?!” Donghae balas menatap Kyuhyun, tak terima.

Sesampainya di gerbang sekolah, sosok yang kucari sudah terlihat di depan mobil sport merahnya sambil melipat tangan di dada. Ia langsung menyunggingkan senyum mautnya begitu aku berlari kearahnya.

“Oppa!!” pekikku girang sambil menyambut dekapan tangannya dan memeluknya erat.

“Hyunjae-aa apa kabar?” tanyanya begitu pelukan kami terlepas. Aku tersenyum riang.

“Baik! Sangat baik Oppa!” Yesung tersenyum puas, lalu mengelus kepalaku lembut.

“Seperti biasanya. Selalu saja riang, kajja!” Yesung Oppa mengamit lenganku lembut lalu mempersilahkan aku untuk masuk kedalam mobilnya.

^_^

 

*Kyuhyun POV*

Kulihat Hyunjae berlari dengan riangnya dan tenggelam dalam pelukan seorang namja yang berdiri disamping mobil sport merahnya. Aku langsung menarik Donghae untuk bersembunyi di balik pohon besar yang ada di dekat pagar sekolah. Tempat yang sangat strategis untuk mengintip gerak-gerik Hyunjae tanpa ketahuan.

“Aishh,, mesra sekali!!” sungutku sebal. Entah kenapa perasaan ini datang begitu saja, apa lagi saat melihat Hyunjae yang malah senang saat namja itu mengacak-acak rambutnya lembut, tidak seperti saat aku yang melakukannya.

“Kira-kira siapa yah, namja yang dia panggil Oppa itu? Apa kakaknya??” Donghae menepuk pundakku pelan, menyadarkanku dari lamunan.

“Kakak?”

“Eh, tapi tidak mungkin! Hyunjae kan anak pertama. Adik perempuan satu-satunya tinggal di Chunahn, bersama neneknya.” Aku menatap Donghae heran, begitu mobil sport merah itu mulai melaju meninggalkan sekolah.

“Kau tahu banyak tentang dia? Aku saja yang sudah kenal lama tidak tahu.” Donghae menatapku takjub, lalu memukul jidatku pelan.

“Babo! Itu karena kau tidak pernah peduli tentang keluarganya! Yang kau tau cuma menjahilinya saja! Haha” Donghae tertawa puas.

“Aish, yeoja-mu datang tuh. Aku pergi dulu yah!” Donghae berlari kecil kearah parkiran, meninggalkanku yang masih mematung seorang diri.

“Oppa!! Sedang apa kau disini?? Ayo pulang!!” seorang yeoja menarik tanganku kasar menuju parkiran. Aku hanya bisa menarik nafas berat.

“Kenapa aku bisa terjerat seperti ini? Omona~” batinku.

^_^

 

*Hyunjae POV *

“Enak ice creamnya?” tanya Yesung Oppa begitu melihatku yang sangat menikmati ice cream coklat yang baru saja diantar ke meja kami. Aku mengangguk mantap. Ia langsung tersenyum melihatnya, kemudian menyantap cheese cake pesanannya.

Tanpa kami sadari, beberapa pasang mata manatap kami dengan tatapan iri.

“Chamkanman-yo,” aku mengangguk paham, Yesung Oppa langsung berlalu meninggalkanku menuju toilet yang ada di ujung ruangan.

Sambil menunggu Yesung Oppa kembali dari toilet, aku lebih memilih untuk tetap duduk manis sambil menyantap ice cream dan menebarkan pandanganku ke sekeliling.

Kulihat beberapa yeoja menatap kearahku tajam, seolah akan menelanku hidup-hidup. Aku langsung bergidik ngeri. “Aigoo, Oppa cepatlah kau kembali!”

Aku kembali memakan ice creamku dan cepat-cepat menghabiskannya, begitu kulihat Oppa sudah keluar dari toilet sambil tersenyum dan memnbuat smiley eyes di matanya,  membuat beberapa yeoja yang melihatnya langsung heboh.

“Kajja Oppa, kita pulang!” aku langsung meraih ranselku dan mengamit lengan Yesung Oppa mesra. Membuat para yeoja tadi menatapku sebal. Aku hanya bisa terkikik geli mengingat ekspresi mereka, saat kami sudah dalam perjalanan pulang.

“Ya, kenapa kau, dongsaeng??” Yesung Oppa menatapku bingung.

“Anni, Oppa. Aishh, memang susah punya sepupu setampan kau Oppa!” Yesung Oppa melirikku heran, lalu kembali berkutat dengan jalan di depannya, aku terkikik geli.

“Ah, andai saja kau melihat ekspresi mereka saat melihatmu dia café tadi Oppa, sampai akhirnya aku menarikmu keluar. Mereka seolah ingin menelanku hidup-hidup!!”

Sesampainya dirumah, Oppa langsung berlari masuk keruang tengah dan menonton tv. Aku hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkahnya. “Seorang dokter mana ada yang secuek dirimu Oppa??” gumamku dalam hati.

Dokter? Ya, benar dokter. Yesung Oppa, atau Kim Jongwoon adalah kakak sepupuku, anak dari kakak ayahku yang tinggal di Chunahn, dia adalah seorang mahasiswa kedokteran yang baru saja diambil sumpahnya dan akan menjalani masa koas di salah satu rumah sakit di Seoul. Maka dari itu, untuk waktu yang belum ditentukan, ia akan tinggal dirumahku. Itulah salah satu alasan mengapa ia menjemputku kesekolah, selain karena dirumahku memang sedang tidak ada orang, karena orang tuaku sedang pergi ke Mokpo. Tampangnya yang memang tampan, sehingga sering membuat yeoja-yeoja jadi klepek-klepek dibuatnya. Tapi, tampang itu bisa menipu! Dibalik tampangnya yang tampan dan terlihat kalem itu, dia sebenarnya Raja dari segala kejahilan! Jahilnya itu udah taraf tingkat tinggi! Setidaknya itu yang selalu di katakan Eunmi, sepupuku, yang juga sepupu Yesung Oppa tentunya. Tapi itu semua tidak berlaku padaku. Karena aku dongsaeng kesayangannya. Haha~

^_^

*Donghae POV*

Sudah beberapa hari ini, aku berhenti menghubunginya. Sejak terakhir aku berusaha untuk menghubunginya setelah kejadian saat ulang tahun Minji, dan itu pun tak di angkat karena ponselnya tak aktif. Dan itu lah terakhir kali aku menghubunginya lewat ponsel. Aku berusaha menghindarinya jika kebetulan kami bertemu. Atau, aku hanya akan mengajaknya untuk mengobrol seperlunya, seolah tak terjadi apa-apa.

Aku tak ingin menyakitinya lagi. Aku terlalu menyayanginya, sehingga aku takut ia akan terluka.

Belakangan ku sadari, sepertinya ia sadar kalau aku menjauhinya. Tapi, ia tetap berusaha bersikap biasa.

Aku menatap ponselku yang sudah tak bernyawa, karena kemarin dengan bodohnya, aku menjatuhkannya ke dalam bath up, saat sedang berendam.

Dan itulah salah satu alasan kenapa aku tak menghubunginya belakangan ini.  Aku menarik nafas berat.

“Sepertinya aku harus beli ponsel baru!”

^_^

*Author POV*

“YA! KIM HYUNJAE!! Susah sekali menghubungimu!!!” pekik seseorang di seberang telepon begitu Yesung mengangkat telpon yang dari tadi dengan ributnya bernyanyi di ruang tamu.

“YA!!! Tak usah teriak-teriak!!” bentak Yesung tak terima, karena gendang telinganya nyaris pecah.

“Aigo. Jongsohamnida. Nugusaeyo?” orang di seberang telpon langsung melunakkan suaranya begitu sadar kalau bukan Hyunjae yang mengangkat telponnya.

“Aigoo~ Dari suaranya saja aku sudah tau. Kau Eunmi kan? Kang Eunmi?? Hey, dasar bocah tengik! Tak tau aturan, langsung main bentak!!”

“Omo~ Yesung Oppa? Anni, Yesungie??”

“Ne, Eunmi NOONA!” jawab Yesung dengan memberikan penekanan pada kata NOONA. “Dasar bocah tengik!!”

“Ya! Kau ini! Sudah memanggilku dengan kata noona malah masih pakai BOCAH!!”

“Kau kan memang masih BOCAH! Eunmi NOONA!! Umurmu itu 5 tahun lebih muda dariku ARRASEO!!?” sungut Yesung sebal, sambil berlari ke lantai atas dan mengetuk pintu kamar Hyunjae.

“Arra.. Arra.. Sudahlah, cepat panggilkan Hyunjae!”

“Aishh, ARRASEO!!” Yesung mengetuk pintu kamar Hyunjae keras, tapi si pemilik kamar tak kunjung keluar.

“HYUNJAE!!!!! Ada telpon dari NOONA LAMPIR!!!!!” teriak Hyunjae keras, tapi bukannya teriak kearah pintu, dia malah berteriak di depan wirelessphone yang sedari tadi di genggamnya, sengaja.

“YA!!!! KIM JONGWOON!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”

^_^

 

*Hyunjae POV*

Aku hanya bisa geleng-geleng kepala melihat apa yang terjadi di depan ruang tv. Yesung Oppa sepertinya sedang melancarkan aksi kejahilannya pada seorang yeoja yang sedang terlelap di atas sofa. Sedari tadi kuperhatikan ia sibuk menggambar sesuatu di wajah yeoja yang sangat ku kenal itu, dengan spidol warna-warni, wajahnya terlihat seperti anak tk yang sedang asik mencoret-coret di tembok. Saking asiknya, ia tidak menyadari kalau aku sudah duduk disebelah yeoja itu. Seketika ia terlonjak kaget, lalu kembali asik dengan kegiatannya tadi. Aku hanya bisa menarik nafas melihat kelakuannya ini.

“Bagus kan!??” senyumnya puas begitu melihat maha karyanya. Aku cuma bisa menggeleng kepala. Tak habis fikir.

“Dongsaeng-aa, bagaimana? Sudah punya namja chingu??” tanyanya tiba-tiba, begitu duduk disebelahku dan menyandarkan kepalanya di pundakku. Aku meliriknya sekilas, lalu kembali berkutat dengan siaran tv yang sedang menayangkan siaran konser Boa semalam.

“Anni, Oppa. Wae??”

“Aigoo~ Apa dongsaeng oppa ini sebegitu tidak lakunya, sampai tidak punya namja chingu??” Yesung oppa menatapku tak percaya.

“Aish! Oppa! Tak tau lah, semua namja yang ada di dekatku hanya menganggapku teman, tidak ada yang lebih. Wae??”

“Omo~ Begitukah? Sayang sekali…” Yesung Oppa merebahkan kepalanya di pangkuanku, dan meluruskan kakinya sehingga telapak kakinya berada di atas pangkuan yeoja yang sedang tertidur tadi. “Andai kau bukan dongsaengku, aku pasti mau jadi namja chingumu!” candanya.”Kau mau aku jodohkan?? Teman Oppa banyak yang tampan loh, yah walaupun tidak setampan Oppa. Bagaimana??”

“Aish, terserah Oppa sajalah!”

“Mau aja! Bilang aja mau! Lumayan, siapa tau ada yang nyantol!” sambar Yeoja yang tadi tertidur sambil mengucek kedua matanya,tiba-tiba. Seketika kami berdua langsung menoleh kearahnya, dalam sekejap, Yesung Oppa yang sedari tadi berbaring di pangkuanku langsung mengambil ancang-ancang untuk kabur, ketika melihatnya terpaku memandang wajahnya di depan cermin besar yang menggantung di belakang tv.

“KIM JONGWOON!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”

TBC

Sperti biasa,, next chapt tyang stiap hari senin / jumat..

Don’t b silent reader! Yg comment disayang author

bagi yg ga bsa comment di wp,, silakan mention ja @yoendaELF

Iklan

16 thoughts on “Lies ~part 5

  1. aigooo,,, yespa kok jadi tukang jail sih??? haha,, tapi ga pa-pa,, karena itu tidak mengurangi tingkat ketertarikan saya terhadapnya,,
    kok,, jadi complicate gini ya LOVE-nya,, sebenernya hyunjae suka ama siapa???

  2. haha,,, onnie benar,,,
    mau kyu atau hae,,,
    tetep aja 22 nya ganteng,,,
    ga rugi ini,, haha,, bahkan ama yespa juga ga pa-pa

  3. @yeappy: tp ga napsu akh xl ma yesung #plakk *nyari aman tkut bini” tba” n0ngol xp*
    Afst0rnya blum beres dbkin.. Huhu
    Mian y,kyy bkal agak m0lor..
    S0alny jdwal kul gy padet”y huhu *b0w*
    Tp mdah” stlh FATE tamat deh.. XD

    1. siapa yg dimaksud “bini” onnie??
      ddangkoma, ddangkomeng n ddangkoming gitu?? haha,,, kalo mereka mah nafsu ama yespa,, hehe,,
      gwenchana deh kalo agak molor,, yg penting still waiting,,
      onnie minta fb or twit nya dunk,, biar kita jdi friend

  4. kyaaaa….ada yesung oppa!
    hehehe…
    yesung jahil bgt yak dsni!
    kok karakter Hae kek ga brusaha gt sich,malah menghindar?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s