Lies ~part 6

 

LEAVE UR COMMENT!!

DONT BE SILENT READER PLEASE!

AND

NO PLAGIATISM!!

Happy reading~~

 

Cast:      Lee Donghae

                Cho Kyuhyun

                Kim Hyunjae  *Author*

-LIES PART 6-

“Aishh,, karena ulah mereka berdua rumah ini jadi kapal pecah!!” batinku begitu mereka berdua terkapar di lantai karena capek kejar-kejaran.

“Pokoknya aku tak mau tau! OPPA! EONNI!!! Kalian yang harus membereskannya!”

Mereka berdua langsung berpandangan satu samalain.

“Ini semua karena kamu! Kalau saja kau tidak menjahiliku pasti semua tidak begini!” Eunmi menjitak kepala Yesung keras, sampai ia meringis kesakitan.

“Mwo!!?? Andwae!!! Enak saja! Kalau begitu kita bereskan saja sama-sama!”

“Nah. Begitu baru bagus! Aku mau beli makan malam dulu. Pokoknya saat aku kembali, rumah ini harus sudah rapih seperti semula!!” aku langsung pergi meninggalkan mereka yang mulai sibuk membereskan rumah.  Betapa terkejutnya aku saat membuka pagar. Seorang namja sudah berdiri menatapku dari atas motornya.

“Ya!! Ada apa denganmu?? Kenapa ponselmu tidak aktif!!???” cecarnya begitu aku menghampirinya.

*Kyuhyun POV*

Sudah hampir setengah jam, aku menunggu di depan rumahnya. Tapi tak sekalipun aku menekan bel rumahnya. Belasan kali ku coba hubungi ponselnya, tapi tak aktif. Kulihat dari balik pagar besi tinggi yang mengelilingi rumahnya, terparkir sebuah mobil sport merah yang waktu itu menjemputnya.

“Mobil itu lagi?” gumamku.

Karena lelah berdiri di depan pagar, akhirnya kuputuskan untuk menunggu di atas motor. Beberapa saat kemudian pagar besi yang berada di depan pintu masuk rumahnya terbuka. Seorang yeoja dengan memakai pakaian hangat menatapku heran.

“Ya!! Ada apa denganmu?? Kenapa ponselmu tidak aktif??” cecarku kesal begitu ia berdiri dihadapanku.

“Aigoo,” ia menepuk jidatnya pelan, “Ponselku Lowbatt. Sepulang sekolah aku langsung tidur, jadi lupa nge-charge! hehe”

“Babo!” dengan reflek aku menjitak kepalanya pelan. “Mau kemana kau??” tanyaku heran, karena ia terlihat rapih *untuk ukuran orang yang hanya sekedar berjalan ke taman maksudnya*.

“Mau cari makanan untuk makan malam. Kau sendiri ada apa kemari??”

“Makanan?? Memang orang tuamu tidak ada apa?”

“Ne, mereka sedang pergi keluar kota selama beberapa hari.”

“Mwo?? Jadi kau sendirian? Lalu mobil yang ada disitu?” aku menunjuk kedalam rumah.

“Ah,,” ia tersenyum kecil,”itu mobil Yesung Oppa, dia yang menemaniku disini.”

“Ah,, jadi namanya Yesung?” gumamku pelan.

“Kau sendiri ada apa kemari??”

“Anni, iseng saja. Oh, iya. Mau ku antar?” aku menatapnya penuh harap. ‘aishh aneh sekali aku ini! Malah aku yang jadi mengaharapkannya untuk minta antar padaku??’ batinku. Aku menggeleng-gelengkan kepala, mencoba membuang jauh fikiranku ini.

“Gwenchana??” Hyunjae menatapku khawatir.

“Anni,, anni,, Ne, gwenchana. Kajja!”

Sesampainya kami di sebuah kedai, Hyunjae langsung memesan beberapa bungkus bulgogi, kepada Ahjuma pemilik kedai. Dan dia langsung menyuruhku duduk menunggu disalah satu meja hingga pesanannya datang. Sementara ia pergi entah kemana.

Setelah beberapa lama menunggu, akhirnya pesanannya datang juga tepat pada saat Hyunjae kembali dengan membawa sekantong belanjaan. Sepertinya dia baru saja dari minimarket yang ada di seberang jalan. Kami langsung beranjak dari kedai, begitu ia memberikan beberapa lembar uang kepada Ahjuma pemilik kedai.

“Ya. Kau belanja banyak sekali, untuk apa? Bukankankan dirumah, kau cuma berdua dengan Yesung.. Yesung itu??” aku menatap kantong belanjaan yan sedari tadi di pegang Hyunjae heran dari kaca spion.

“Yesung.. Yesung?? Hahaha, tak sopan kau! Dia itu Oppa ku tahu! Harusnya kau panggil dia Hyung! Dia lebih tua dari kita! Lagi pula dia memang kuat makan! Jadi satu porsi itu kurang baginya! Haha”

“OPPA? Bukannya kau anak pertama? Kalian tidak mirip satu sama lain? Ah iya, kok namanya sama dengan teman sekelas kita yah? Yesung. Memang apa marganya??”

“AH, dia itu anak dari kakak ayahku. Jadi dia kakak sepupuku. Nama aslinya Kim Jongwoon. Tapi, darimana kau tahu dia tak mirip denganku???”

“Ah, kemarin siang aku melihat kalian di gerbang sekolah.”

^_^

*Author POV*

“Aishhh… LAPAR!!!!!!!! DONGSAENG-AA… CEPAT PULANG!!!” teriak Yesung sambil memegangi perutnya dan meringkuk diatas sofa diruang tengah. Eunmi yang juga sudah kelelahan karena habis membereskan rumah, juga jadi ikut-ikutan memegangi perutnya yang lapar. Tapi tak seheboh Yesung yang teriakannya semakin menggila. Padahal hari sudah malam.

“DONGSAENG-AA!! PUL….” belum selesai berbicara, Eunmi langsung membekap mulutnya supaya tak berisik.

“Aish. Kau ini sudah tua juga! Kelakuan malah lebih parah dari playgroup!!”

“HAA… HAUU HINII… HEHATT HEHASHAN AHU!! HISSA HAHI AHU HALO HEHINI HAHANHA!!” teriak Yesung Oppa gaje, karena mulutnya disumpal bantal oleh Eunmi. *kira” artinya gini: YA!! KAU INI.. CEPAT LEPASKAN AKU!! BISA MATI AKU KALO BEGINI CARANYA!!*

“Apa sih?? Kalo ngomong yang jelas!!” tanyanya pilon. Sebuah jitakkan mendarat di kepala Eunmi. Eunmi langsung meringis kesakitan, disambut tatapan bahagia Yesung.

*Hyunjae POV*

“Ya. Sebenarnya dirumahmu ini ada berapa orang sih? Sepertinya ramai sekali?” Kyuhyun menatapku yang sedang sibuk membuka pintu, heran, begitu mendengar teriakan yang maha dahsyat dari dalam rumah.

“Hanya ada aku, Oppa dan Eunmi Onnie. Maklumi sajalah, aku sudah biasa. Kajja!” aku membuka pintu lebar-lebar agar Kyuhyun masuk duluan mendahuluiku.

“HAA… HAUU HINII… HEHATT HEHASHAN AHU!!”

“Apa sih?? Kalo ngomong yang jelas!!” tanya Eunmi Onnie pilon. Dengan cepat kuarahkan sebuah jitakan yang maha dahsyat tepat di atas ubun-ubun kepalanya. Ia langsung meringis kesakitan sambil memegang kepalanya yang benjol, disambut tatapan bahagia Yesung Oppa. Dengan sigap ia langsung berlari, dan memelukku senang. Kyuhyun yang sedari tadi berdiri dibelakangku sambil menenteng kantong belanjaan hanya bisa melongo. Heran.

“Dongsaeang-aa, akhirnya kau pulang. Aigo, cacing-cacing di perutku sudah demo, minta dikasih makan! Ayo cepat mana makanannya??” ia menengadahkan kedua telapak tangannya, seperti anak kecil yang ingin minta permen. Aku cuma bisa geleng-geleng kepala melihat tingkahnya.

“Ini. Aigoo. Makan saja pikiranmu Oppa!!” aku menyerahkan kantong pelastik yang berisi bulgogi pada Yesung Oppa, yang langsung kabur ke dapur.

“Hyunjae-aa!! Sakit tau!!” Eunmi Onnie masih meringis kesakitan di tempat duduknya.

“Aigoo! Manja sekali kau! Salah kau sendiri berani-beraninya menyiksa Oppa. Sudah sana ke dapur. Mau makan tidak!? Nanti keburu dihabisi Yesung Oppa baru tau rasa kau!” aku langsung menarik Kyuhyun -yang masih melongo gara-gara kejadian tadi- ke dapur.

“Omo~ Siapa ini? Namja chingumukah, dongsaeng? Katanya kau belum punya namja chingu??” tanya Yesung Oppa begitu menelan semua makanan yang ada di mulutnya.

“Anni! Dia temanku Oppa, tadi dia yang berbaik hati mengantarkanku membeli makanan. Berterimakasihlah padanya, karena jika bukan karena dia mengantarkanku, kau akan tersiksa lebih lama lagi Oppa. Hahaha.” Yesung Oppa terkekeh, lalu bangkit dari tempat duduknya dan menyalami Kyuhyun, yang menatapnya takjub –menatap porsi makannya lebih tepatnya-.

“Hwa!! Kim Jongwoon imnida. Tapi kau cukup panggil aku Yesung saja. Kamshahamnida karena kau telah berbaik hati mengantarkan dongsaengku ini, dan menyelamatkanku dari kelaparan. Jeongmal kamshahamnida!” Aku dan Kyuhyun, serta Eunmi Onnie terkekeh mendengar perkataan Yesung Oppa barusan.

“Ah, ne, hyung, cheonmanaeyo~ Kyuhyun imnida.”

“Nah, kalau yang ini, Eunmi Noona, dia sepupu kami. Dia sedang datang untuk berkunjung,” kata Yesung Oppa sambil memperkenalkan Eunmi.

“Kang Eunmi, imnida,” sahutnya lembut sambil menyambut jabatan tangan Kyuhyun.

“Ah, ne, Noona, Cho Kyuhyun imnida.”

“Ya. Kyuhyun-aa, kau tak perlu memanggilnya Noona, umur mu masih lebih tua jika dibandingkan dengan umurnya,” kami bertiga terkekeh geli.

“Mwo?? Tapi tadi.. kau memanggilnya Onnie, Yesung hyung juga memanggilnya Noona??”

“Ayo duduk dulu, nanti aku jelaskan.”

^_^

 

*Donghae POV*

Lagi-lagi, aku mencoba menghubunginya lewat ponsel. Tapi tetap saja tidak aktif. Seharian ini Laptop dan koneksi internetnya masih belum kumatikan, mencoba barangkali ia menunjukkan tanda-tanda kehidupan lewat fb. Tapi, ternyata itu sia-sia. Dia sama sekali tidak on. Aku menyerah. Aku sudah tidak tahu lagi harus berbuat apa. Aku sangat merindukannya! Aku sangat menyayanginya!! Ingin rasanya aku pergi kerumahnya.

“ARGHHHH!!!!!!!!!!!!!” aku teriak sekeras-kerasnya.

Hanya ada satu orang yang bisa mengerti curahan hatiku ini. Ya. Hanya dia.

^_^

 

*Hyunjae POV*

Aku duduk di pinggir tempat tidurku, sambil menatap indahnya rembulan. Aku tersenyum geli begitu mengingat kejadian tadi di meja makan, saat Kyuhyun memasang tampang bloonnya saat ku jelaskan bahwa Eunmi, kami panggil Onnie dan Noona hanya karena dia adalah anak dari anak tertua haraboejie dan hallmoeni. Bukan karena umurnya. Mengingatnya membuatku jadi senyum-senyum sendiri. Sampai, sebuah tangan menyentuh pundakku, dingin. Menyadarkaku dari lamunan.

“Aish. Onnie! Buat aku kaget saja!!” aku mengelus-elus dada, kaget. Ia hanya tersenyum lalu duduk disebelahku.

“Hey, kenapa tadi siang ku telpon tak kau angkat, huh? Ponselmu juga tak aktif!!” Eunmi Onnie memoles kepalaku pelan.

“Omona~ aku lupa!!” aku langsung beranjak kearah meja belajar, merogoh-rogoh isi tas, dan akhirnya mendapatkan sesuatu yang kucari. Lalu mencharge-nya. Dan kembali ke tempatku semula.

“Aku lupa, ponselku lowbatt! Hehe~”

“Aishh,, pantas saja!! Asal kau tau saja, aku kemari hanya demi berbicara denganmu tau! Tapi malah dijahili habis-habisan oleh Oppa kesayangannmu itu!”

“Omona?? Sepenting itukah posisi diriku dihatimu sayang??” Eunmi Onnie menjitak kepalaku pelan.

“Aish! Memang nasibku dilahirkan diantara keluarga aneh seperti ini. Aigo~ ya tuhan, apakah salah hambamu yang selalu berbakti padamu ini??”

“Aishh, kau sendiri juga sama saja!! Sudah cepat, TO THE POINT oke?? Sudah malam tahu!”

^_^

 

”Dongsaeng-aa, Noona!!! Bangun sudah siang!! Kajja!! Kita sarapan!! Aku tunggu kalian di bawah!!” suara Yesung Oppa membuatku tersadar dari tidur. Kulirik jam yang menggantung di dekat pintu. Jam setengah delapan pagi. Aku bangkit dari tempat tidur dengan langkah gontai menuju kamar mandi yang ada di luar kamar untuk mencuci muka, lalu kembali ke kamar untuk membangunkan Eunmi Onnie, yang masih tidur dengan nyenyaknya. Hari ini memang hari minggu, jadi kami bangun agak siangan.

“Onnie bangun!!!!!!!!!!” aku berteriak keras tepat di kupingnya. Tapi si empunya kuping tetap saja tak mau bangun. Padahal aku sudah menarik selimut dan semua bantal yang ada di tempat tidur, tapi dia tetap saja tak mau bangun. Meski sudah kuciprati air, ia tetap saja tak beranjak dari tidurnya, malah terlihat semakin nyaman.

Aku menarik nafas berat. Menyerah!! Eunmi Onnie memang terkenal ‘tukang tidur’, dia sangat mudah untuk tidur, namun susah untuk bangun.

“Mana si NOONA LAMPIR??” tanya Yesung Oppa saat aku duduk disebelahnya dan langsung menyambar shandwich isi telur buatannya. Aku mengangkat bahu.

“Aish dia itu, dasar!! Makanya, kalian itu jangan suka begadang! Memangnya apa yang sedang kalian bicarakan sih semalam?”

Aku melirik Yesung Oppa sekilas, lalu kembali memakan jatah sarapanku.

“Anni, Oppa. Hanya curhat sebentar, awalnya, tapi malah jadi dia yang cerita panjang lebar soal namja chingunya yang katanya satu sekolah denganku.”jawabku begitu jatah sarapanku habis tak bersisa.

Drtt,, drrtt.. ponsel yang sedari tadi ku kantongi di saku piyama, bergetar hebat. Pesan masuk. Ajjusie.

Bangun!!

Sudah siang tau!!

Jangan lupa sarapan! Nnti sakit!

Aku tersenyum. Lalu membalasnya singkat.

Ne.

^^

Gomawo dah ngingetin.

Aku tersenyum simpul. “Akhirnya, ponselnya sembuh juga!” batinku senang

“Apa kau sedang jatuh cinta?”

“Entahlah,” aku kembali meneguk segelas susu yang ada di depanku sampai tak bersisa, lalu meceritakan semua yang aku alami selama ini. Mulai dari saat aku yang salah paham dengan persaan Kyuhyun, hingga aku merasakan jatuh cinta pada seorang namja yang belakangan dekat denganku. Yesung Oppa terus mendengarkanku yang berbicara panjang lebar dengan seksama.

^_^

 

Hari ini, setelah memantapkan hatiku, dan berkat dorongan dari Yesung Oppa. Akhirnya aku memberanikan diri untuk melakukan sesuatu yang mungkin akan mengubah hari-hariku kedepan.

Aku duduk di salah satu bangku taman yang ada di bukit belakang sekolah. Duduk manis, menunggu seseorang yang sedari tadi kutunggu datang menghampiriku. Tak beberapa lama kemudian terdengar ada langkah kaki yang berjalan ke arahku. Seketika, kurasakan jantungku berdegup kencang.

“Hyunjae-aa? Ada apa memanggilku kesini??” tanya namja itu lembut.

“Ehm… duduklah,” aku menariknya duduk disebelahku.

“Tau kah kau, Yesung Oppa ingin menjodohkanku dengan teman kerjanya,” aku buka suara setelah tadi terdiam satu sama lain, sambil melihat pemandangan yang ada di depan kami.

“Mwo? Yasudah, coba saja.” Aku menarik nafas berat.

“Hatiku sudah tertancap pada namja lain.”

“Nugu??”

^_^

*Author POV*

Hari ini adalah hari pengumuman kelulusan SMA. Semua murid SMA NEUL PARAN HIGH SCHOOL berkumpul di depan sebuah papan besar yang terletak di depan gedung olah raga untuk mencari namanya di daftar siswa yang lulus. Tak sedikit dari mereka yang menjerit histeris begitu melihat namanya ada di papan pengumuman. Hyunjae yang penasaran dan tak sabar melihat namanya di papan pengumuman, langsung menarik tangan Sooyoong dan menyalip di antara kerumunan siswa.

“Gya!!! LULUS!!!!” pekikku girang begitu lihat namaku tercantum disana. “Sooyoong-aa. Gimana??”

“LULUS!!” pekiknya tak kalah girang.

“AKU LULUS!!!!” teriak seorang namja disebelah Hyunjae, dan tiba-tiba saja langsung memeluknya. “Ah, mianhaeyo~ Hyunjae-aa,” katanya begitu sadar.

“Ah, anni, gwenchana Donghae-aa.” Seketika ia merasakan wajahnya memanas, jantungnya pun berdetak lebih cepat. Tiba-tiba Soyoong menarik tangannya agar keluar dari kerumunan, dan mengajaknya ke kelas. Sementara aku masih sibuk dengan fikiranku.

TBC

 

Sperti biasa,, next chapt tyang stiap hari senin / jumat..

Don’t b silent reader! Yg comment disayang author

bagi yg ga bsa comment di wp,, silakan mention ja @yoendaELF

Iklan

14 thoughts on “Lies ~part 6

  1. wah,, akhirnya cepat juga di publish,,
    gomawo onnie,,
    ceritanya makin seru onn,, itu hyunjae suka ama siapa?? donghae ya?? cz dia curhat ke NAMJA kalo yespa mau jodohin dengan temennya,, tapi dia udah tertambat ke namja lain. pasti NAMJA yg waktu itu diajak curhat itu kyu kan,, jadi dia sukanya ama donghae,, hehe,, *plak,, sok tau*

    1. yaudah,, aku bakal stay tuned trus,,
      hehe,,
      yah,, kalo nanya ke haepa langsung,, aku malu onnie,,
      ga nahan natap matanya yg teduh itu lho,,
      haha,, *plak,, lebay*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s