SUPA DUPA DIVA “Our PreDebut Story” -Hyunjae

DON’T BE SILENT READER!

LEAVE UR COMMENT

And NO PLAGIARISM!!

NO BASHING!!!

“WAJIB diBACA!”

Annyeonghssaeyo yeorobeun~~

Ketemu lagi sama aq, yoenda si author baik hati nan tidak sombong lagi pula rajin menabung~ #BLETAKK *dilempar iphone 4 #maunya*,, back to topic.. 

Kali ini aq bawa FF baru yang masih FRESH FROM the BRAIN, alias baru selesai ketik langsung publish.. haha 😛

Oiyaaa nama beberapa nama member GB yang ada disni dmasukin bukan untuk diBASHING! Okayy?? Author CINTA DAMAI! kalo ga sregg member FAV-nya disni negrasa di BASHING tlg jgn marah,CZ cm tntutan SCENARIO. Reader pinter” kan ya? Reader yg baik jgan bash okey? cukup COMMENT haha 😛

FF ini sebelumnya udah pernah dipublish intro/perkenalan tokekohnya, buat yang lupa sialakn cek lagi disini , dan untuk yg bgg ma silsilah keluarganya silakan buka disini

FF ini niatnya si mau dibikin kea sinetron stripping yang panjangnya naudzubillah. Tapi wallahualam deh, gimana jadinya entar. Tapi yang jelas ni FF, pemainnya kroyokkan kaya Merry Me/Still Merry Me, jadi jangan heran kalo ceritanya campur aduk bin geje abis. Dan yang perlu diperhatikan PAIRING YANG BAKAL MUNCUL GA SEMUA SAMA KAYAK DI FF SEBELUMNYA. 

Cara aku nyajiin Ffnya juga dibikin agak sedikit beda, yaitu dibikin 2sesi. Sesi 1: Predebut, dan sesi2: Debut/setelah Debut.

Untuk yang predebut aku bikin Oneshot yang berkesinambungan, dan bakal dipublish sesuai dengan urutan foto yang ada diatas. Setelah kelimanya dipublish, baru “SUPA DUPA DIVA” tayang secara resmi sebagai sebuah series. HOHO 😛  

Kebanyakan ngomong ya?? Pokoknya, kalo ga ngerti tanya aja, dan WAJIB COMMENT!!! Bagi yang ga bisa comment di WP silakan mention aq ja di @yoendaELFjangan takut ga dibales, krn aq trmasuk orang yang KERAJINAN… ahahaha 

HAPPY READING ALL~~~ 

“OUR PREDEBUT STORY”

 >>Hyunjae story::

 Seoul, 2006

*Author POV*

BYUURRR…

 

“EOMMA!!!!” pekik seorang gadis yang tengah tertidur lelap diatas ranjangnya kelabakan saat merasakan sesuatu mengguyur wajahnya dan membuatnya terjaga dari tidur lelapnya, dan melihat sesosok wanita setengah baya bertubuh mungil tengah menatapnya dengan tatapan sadisnya sementara ditangannya terdapat sebuah gayung yang dapat ia yakini digunakan sebagai alat untuk mengguyurnya tadi.

“Ya!! Lihat jam berapa sekarang, huh!!?? Kau tidak sekolah!!??” pekiknya nyaring. Gadis itu menatapnya dengan tatapan sebal, lalu beralih melirik jam dinding bercorak shinchan tokoh kartun favoritnya yang terpajang manis diatas pintu masuk kamarnya dengan tatapan malas.

“MWO!!??” kedua mata gadis itu langsung melotot saat melihat jam telah menunjukkan pukul 7. “AISHHHH!!!!! Eomma kenapa tidak membangunkanku dari tadi!!!!!!!!!???” jeritnya panic dan langsung melompat turun dari atas tempat tidur kemudian mengambil handuk yang tergantung di balik pintu lalu berlari keluar kamar kemudian masuk kedalam kamar mandi.

Gedubrak..

 

“Aigoo,, Appayo~~” keluh gadis itu sambil memegangi pinggangnya yang kesakitan karena terpeleset dan jatuh saat berlari masuk ke kamar mandi, kemudian berdiri dan kembali berjalan masuk ke kamar mandi. Sementara itu, di kamarnya Kim Taeyeon, ibu dari gadis itu hanya bisa geleng-geleng kepala akan sifat anak gadis semata wayangnya itu.

“Aigooya~ Ngidam apa aku saat mengandung anak itu (_ __”),” batinnya sambil geleng-geleng kepala.

 ~mrs.ChoiLee~

“Terlambat!” rutuk gadis itu saat sampai di depan gerbang sekolahnya dan mendapati gerbang besi berukuran besar itu kini sudah tertutup rapat, dan seorang pria bertubuh tegap kini sudah berdiri menatapnya dengan tatapan garang. Dia Lee ByungHyun, guru Olahraga dari Cheonsa High School, orang yang terkenal paling galak dan disiplin diseluruh antero sekolah.

 “Hey, kau yang ada disana! Apa kau tahu sekarang jam berapa, huh??” ujarnya sambil menatap gadis itu dari balik pagar, yang kontan membuat gadis itu sedikit tersentak.

“N-ne??” tanyanya gelagapan, lalu segera melihat jam yang terdapat di ponsel miliknya. “Jam, 7.45, S-sam,” jawabnya takut. Pria yang tak lain adalah guru olahraganya itu, menatapnya dengan tatapan yang lebih garang dari sebelumnya.

“Lalu jam berapa sekolah dimulai?” tanyanya lagi. Gadis itu menelan ludah, gugup.

“J-jam, setengah delapan, S-sam.” Pria itu mengangguk-angguk kecil.

“Jadi, kau tahu kan apa artinya itu??” Gadis itu menatapnya ragu, kemudian mengangguk pelan.

“Ne, saya tidak boleh masuk kelas,” ucapnya pasrah. Pria itu mengangguk mantap.

“Kalau begitu silakan pulang,” ucapnya datar namun penuh dengan penekanan. Gadis itu mendengus pelan, lalu berjalan berbalik meninggalkan pelataran sekolah.

“KIM HYUNJAE!!!!!!!!” panggil seseorang dari arah dalam pelataran sekolah dan kontan membuat langkahnya terhenti dan kembali berbalik kearah sumber suara. Seorang pria yang mengenakan seragam yang sama seperti dirinya kini tengah berlari mendekat.

“Mianhae Lee sonsaengnim, hari ini dia ada ulangan Kimia,” ucap anak itu sambil menunduk sopan kearah Lee sonsaengnim, “Aku disuruh Park Myungsoo sonsaeng untuk menyusulnya kemari,” tambah anak itu cepat sebelum guru olahraganya itu berbicara yang macam-macam lagi. begitu mendengar nama Park Myungsoo si guru veteran yang paling dituakan seantero Cheonsa High School, mau tak mau membuat nyali killernya merasa ciut dan ia hanya bisa pasrah saat melihat salah satu murid kebanggaan sekolahnya itu kini sudah membuka pintu dan menarik masuk gadis yang tadi sudah diusirnya pulang karena terlambat.

“Gomawoyo,” ucap Hyunjae saat mereka berdua kini sudah berlari menjauh dari jangkauan Lee sonsaeng.

“Karena apa? Apa karena telah menyelamatkanmu dari cengkraman Lee sonsaeng?” Hyunjae mengangguk sambil tersenyum senang.

“Ahahaha, untung saja tadi eommamu menghubungiku tepat pada waktunya. Ia bilang bahwa kau mungkin akan terlambat masuk sekolah, makanya sejak tadi aku menunggumu di taman.”

“Begitukah?” ia mengangguk mantap. “Lalu dapat ide dari mana kau tentang ulangan kimia itu? Cemerlang sekali idemu, sampai terpikir sejauh itu! Hahaha..,” Hyunjae tertawa riang, yang langsung dibalas tatapan aneh darinya.

“Waeyo?” tanya Hyunjae bingung saat mendapati pria itu alah menatapnya dengan tatapan aneh.

“Loh, aku kan tidak mengada-ada, tapi memang kau ada ulangan kimia hari ini, dan Park sonsaeng menyuruhku untuk mencarimu, karena ia tahu kau sahabatku,” jelasnya yang langsung disambut tatapan kaget Hyunjae.

“MWO!!?? ULANGAN KIMIA??” pria itu diam, lali mengangguk pasti.

“DAMN! AKU BELUM BELAJAR!!! HUWA!!!” pekiknya sambil mengacak-acak rambut panjangnya frustasi.

“Minho-ya, Annyeong!!!!!!!!!! Hwa~~” dengan cepat kilat ia segera berlari mendahului Minho yang masih terdiam ditempatnya menuju ruang kelasnya yang ada di lantai 3.

“Dasar anak itu, kenapa sifat rajin dan disiplinku sama sekali tak menular padanya, ya?” batin Minho sambil geleng-geleng, kemudian kembali masuk kedalam gedung sekolah dan masuk kedalam kelasnya yang ada di lantai 1 *author said: sepertinya ada yang salah dalam dialog ini (O,o)?*.

 ~mrs.ChoiLee~

“Eomma, beberapa hari ini aku mau menginap dirumahmu. Boleh kan?” ucap Kyuhyun di telepon saat Kim Taeyeon, eomma Hyunjae yang juga eommanya, menerima telpon lewat ponsel di dalam restaurant ayam miliknya. Taeyeon tersenyum sumringah saat mendengar anak sulungnya itu mengatakan hal tsb.

“Tentu saja boleh, rumahku kan rumahmu juga. Meski kita sudah tak tinggal bersama, darah kita tak akan pernah terpisahkan anakku,” ucapnya sambil tersenyum lebar.

“Baiklah kalau begitu, nanti malam setelah latihan aku akan kesana.”

“Ne, akan eomma tunggu. Hyunjae pasti akan senang saat mendengarnya.”

BIIPP…

Taeyeon hanya bisa senyum-senyum sendiri saat membayangkan anak lelaki yang sudah lama tak pernah ia temui lagi sejak terakhir mereka bertemu di Mokpo setahun yang lalu saat pemakaman ibunya yang juga nenek Kyuhyun, dan juga yang sudah lama tidak tinggal bersamanya sejak ia dan Appa Kyuhyun bercerai 17tahun yang lalu. Ia sudah sangat merindukan anak lelakinya itu ><.

“Sajjangnim, ada pesanan ayam goreng dalam jumlah besar ke Gangnam,” ucap seorang pegawainya dari arah kasir. Sekejap Taeyeon tersadar dari lamunannya dan segera menghampiri pegawainya yang kesibukkan menerima orderan.

 ~mrs.ChoiLee~

“Omo~ Bogoshippoyo!!” seru Taeyeon begitu membuka pintu rumahnya dan mendapati Kyuhyun tengah berdiri menghadapnya sambil tersenyum lebar, dan langsung dibalas pelukkan Kyuhyun.

“Na do, eomma. Jeongmal bogoshipposso~” ucapnya penuh dengan kerinduan. Kyuhyun memang sangat merindukan pelukkan wanita yang sudah setahun tak ditemuinya karena kesibukkannya sebagai idol yang belakangan amat menyita waktunya.

“Aigoo~ anak eomma semakin tampan,” ucapnya begitu pelukkan mereka terlepas. Kyuhyun tersipu malu, lalu tersenyum mengiyakan.

“Ah, ya, eomma. Perkenalkan, ini Donghae hyung. Kau pasti sudah mengenalnya di tv bukan?” Kyuhyun memperkenalkan Donghae yang sedari tadi berdiri disampingnya sambil tersenyum. Taeyeon menatap Donghae sebentar, kemudian mengangguk mengiyakan.

“Kau Lee Donghae kan? Salah satu member Super Junior yang paling tampan?” ujarnya yang langsung dibalas senyuman maha lebar dari Donghae dan tatapan sebal Kyuhyun. Taeyeon yang menyadari wajah anaknya sudah berubah suram langsung mempersilakan keduanya masuk sambil menahan tawa.

“Mana Hyunjae?” tanya Kyuhyun pada Taeyeon yang sedang mengambil minuman di dapur sementara mereka berdua sudah duduk manis di ruang tengah.

“Oh, anak itu sudah tidur. Kasian sekali dia, baru pulang dari bimbingan satu jam yang lalu  dan langsung tidur setelah makan malam,” jawab Taeyeon lalu duduk di sofa kosong yang ada di hadapan Kyuhyun setelah menyuguhkan dua buah gelas berisikan jus strawberry pada mereka berdua.

“Mwo? Wah,dengan siapa dia pulang tadi? Kalau satu jam yang lalu, berarti jam 8? Ckckck.. Tidak baik anak kecil yang masih polos seperti dia itu pulang larut sendirian,” ucapnya dengan nada sedikit cemas. Taeyeon yang mendengarnya langsung tersenyum simpul.

“Hahaha, kau ternyata sayang juga pada adik mu itu Kyunie-ah. Ku kura kau tidak bisa bersikap baik pada orang lain,” celetuk Donghae, geli,yang langsung dibalas tatapan tajam Donghae.

“Annio, Donghae-gun, Kyuhyun ini sejak kecil memang sangat menyayangi adiknya itu dan selalu protect padanya, jadi jangan heran jika ia bersikap seperti ini sekarang,” Taeyeon menimpali. Donghae mengangguk paham.

“Oh, ya, eomma. Malam ini, Donghae hyung juga akan menginap disini, taka pa-apa kan? Nanti dia tidur bersamaku saja. Otte?”

“Gurae, tentu saja boleh.”

 ~mrs.ChoiLee~ 

Pagi-pagi sekali, tak seperti biasanya hari itu Donghae sudah terbangun dari tidurnya dan memilih untuk keluar dari kamar untuk duduk di ruang tengah untuk sekedar menonton berita pagi, sementara Kyuhyun malah asik mengoprek-oprek isi lemari pajangan yang ada diruang tamu.

“Ah, kalian sudah bangun? Selamat pagi~” sapa Taeyeon ketika selesai menghidangkan sarapan buatannya di meja makan dan sadar kedua namja yang ada dirumahnya itu sudah bangkit dari tidurnya. Donghae yang melihatnya hanya tersenyum mengiyakan.

“Hyung! Lihat ini, aku menemukan sesuatu!” pekiknya riang sambil mengacungkan sesuatu di sebelah tangannya lalu duduk disamping Donghae.

“Ini, foto album milik Hyunjae saat ia baru masuk smp! Dan yang ini foto waktu aku baru masuk SD. Hahaha.. lihat hyung, wajahnya mirip denganku bukan??” ujarnya sambil menunjukkan sebuah foto anak kecil yang tengah tersenyum kearah kamera, bangga.

“Apanya yang mirip? O.o,” Donghae menatap wajah Kyuhyun yang sedang sibuk memamerkan aegyonya dan foto Hyunjae yang ada di album foto bergantian. “Sama sekali tak ada yang mirip,” lontar Donghae jujur. ‘Bukan hanya dari wajah, marga kalian pun tak sama, apanya yang bisa dibilang adik-kakak? (-.-“)’ lanjutnya dalam hati.

Sementara itu, Taeyeon yang menyadari bahwa jam yang tergantung di ruang tengah telah menunjukkan pukul 6.30 segera menghampiri kamar anak gadis semata wayangnya yang susah dibangunkan itu, dan segera masuk untuk membangunkan si pemilik kamar yang masih asik bergelung dibawah selimut dengan menarik selimut kesayangan anaknya itu kasar. Tapi bukannya bangun, ia malah mengambil guling yang ada disampingnya kemudian memeluknya erat.

“Hya! Kim Hyunjae!! IREONA!!!” pekik Taeyeon 7oktaf (?), nyaring, dan kontan membuat Kyuhyun dan Donghae yang masih berdebat antara ‘mirip-tidaknya Hyunjae dan Kyuhyun’ terperanjat dan mengalihkan perhatian mereka pada pintu bercat serba putih yang terletak tak jauh dari tempat mereka duduk. Bukannya bangun, gadis itu malah mengabil bantal dan menutupi kedua telingannya dengan bantal.

“Hya! IREONA!! Kau mau terlambat lagi masuk sekolah, huh!!?? CEPAT BANGUN!!!” teriak Taeyeon lagi, namun tetap tak membuahkan hasil. Taeyeon yang geram akan kebiasaan buruk anaknya itu nyaris saja akan menyiramnya dengan air lagi seperti kemarin, kalau saja tidak secara tiba-tiba anaknya itu bangun hanya karena sebuah bunyi sms (?).

Begitu mendengar ponsel yang ia letakkan disamping bantalnya berbunyi, dalam sekejap ia sadar dari tidur lelapnya dan langsung membaca pesan yang masuk kedalam inbox ponsel kesayangannya dengan mata yang masih setengah terbuka. Taeyeon yang melihat tingkah anak gadisnya itu hanya bisa geleng-geleng kepala lalu keluar meninggalkan kamar anak gadisnya itu.

HYA!! IREONA!

KAU MAU TERLAMBAT SEPERTI KEMARIN LAGI??

CEPAT BANGUN!!!!

 

-Chaehyun-

 

Begitu membaca isi pesan dari teman sebangku sekaligus teman dekatnya sejak SMP itu, Hyunjae langsung lompat dari tempat tidur mengambil anduk bercorak Hello Kitty miliknya yang tergantung dibalik pintu kamar kemudian berjalan keluar menuju kamar mandi yang terletak tepat di seberang kamarnya. Dengan mata yang masih setengah terpejam dan tingkat kesadaran yang belum terkumpul sepenuhnya, ia berjalan melewati ruang tengah yang terletak tepat di antara kamarnya dan kamar mandi sambil sesekali menggaruk-garuk kepalanya.

Kyuhyun dan Donghae yang sedari tadi duduk di sofa yang ada diruang tengah sedari tadi terus mengamati Hyunjae yang tak menyadari kehadiran mereka dan terus saja berjalan melewati keduanya hingga akhirnya…

 JEDUG..

 “Hwaa… Appayo!!” ringisnya kesakitan sambil memegangi dahinya yang baru saja sukses mencium tiang penyangga rumah yang berdiri kokoh tepat disamping pintu masuk kamar mandi dan langsung membuat kesadarannya pulih 100%. Kyuhyun dan Donghae yang sedari tadi terus memperhatikan tingkahnya langsung terbahak keras.

“HWA!!!!!” jeritnya kaget saat melihat ada dua orang namja tengah memperhatikannya sambil tertawa. Saat ia memperhatikan penampilannya dari atas-ujung kaki yang amat kacau balau, ia langsung buru-buru masuk  mandi.

“Nah, Kyunie-ah, kalau untuk urusan ‘susah bangun’ ia SANGAT MIRIP denganmu! Hahahaha..”

 ~mrs.ChoiLee~ 

“Aishh jangan cemberut begitu! Wajahmu tambah jelek tau :P,” goda Kyuhyun saat ia dan Donghae tengah dalam perjalanan untuk mengantarkan adiknya itu ke sekolah. Hyunjae yang kadar MALU-nya sudah sampai di ubun-ubun langsung menatap Oppa semata wayangnya yang duduk disampingnya itu dengan tatapan super tajam. Bagaimana ia TIDAK MALU dan KESAL jika aibnya sebagai ‘gadis yang susah bangun pagi’ terbongkar, terlebih lagi ‘wajah bangun tidur’-nya yang super berantakan juga sudah terungkap bahkan di depan Donghae yang notabene seorang IDOL yang di elu-elukan para gadis seusianya. Kalau yang melihatnya Kyuhyun seorang ia masih tak peduli, karena biar bagaimanapun Kyuhyun adalah kakak kandungnya sendiri, jadi untuk apa dia tutupi. Tapi ini di depan Donghae. MAU IA TARUH DIMANA MUKANYA?? IA SUDAH KEHILANGAN MUKA. Dan tepat saat itu pula, ia merasa imagenya sebagai ‘Angelic Charismatic’ sudah hancur berantakkan luluh lantah, dan sudah tak dapat diperbaiki lagi. Aibnya sudah terbongkar.

 R.I.P

ANGELIC CHARISMATIC

 ~mrs.ChoiLee~

“Huwaa~ Eomma~ Gomawo!!!!” pekik Hyunjae girang saat melihat skuter yang selama ini ia inginkan kini sudah menjadi miliknya. Sebuah skuter berwarna hitam yang baru saja diantarkan dari showroom motor yang dipesan eommanya kini sudah terparkir rapih di dalam garasi rumahnya.

“Ne~ Kau harus berjanji akan menjaganya dan belajar cara menggunakannya! Arrasseo!?” tanya Taeyeon sambil tersenyum. Hyunjae menatap wajah eomma kesayangannya itu lalu mengangguk pasti dan kemudian tersenyum riang. Taeyeon mengangguk singkat, kemudian pamit untuk pergi ke restaurant miliknya.

“Belajar dengan siapa ya??” Hyunjae mengerutkan keningnya bingung.

“Minho? Ah,, jangan, dia pasti sekarang sedang sibuk menjalani masa trainingnya.

Minhyuk?? Aishh, bocah itu juga sama saja!

Chaehyun??? Aihh.. dia bahkan tak mengerti cara menyalakan mesinnya (_ ___”).

 Kyuhyun Oppa?? SHIREO! Saat musim panas kemarin saja jantungku hampir copot karena cara mengendarainya yang ugal-ugalan, dan aku tak mau mati muda (T___T”),” Hyunjae menghela nafas berat.

“Lalu siapa??” gumamnya putus asa.

“AHA!!! DONGHAE OPPA!!” dengan segera ia mengeluarkan ponsel dari saku hoodie miliknya dan langsung menekan tanda CALL pada nama Donghae.  Ia langsung tersenyum sumringah saat Donghae meng-iya-kan permintaannya untuk mengajarinya mengendarai skuter.

Sejak terbongkarnya aib yang selama ini ia tutup-tutupi dari semua orang di hadapan Oppanya dan Donghae. Hyunjae malah belakangan jadi akrab dengan Donghae, bahkan melebihi keakrabannya dengan Kyuhyun, Oppanya sendiri. Donghae merasa bahwa kepribadian Hyunjae unik dan cenderung polos, hingga membuatnya nyaman saat beada bersama gadis itu, dan ia bahkan sesekali tak ragu untuk menemuinya baik sekedar menjemput di sekolah ataupun bermain di taman dekat rumah Hyunjae.

“Jadi, siapa namanya??” tanya Donghae saat mereka berdua sedang duduk ditaman dekat rumah Hyunjae setelah lelah belajar skuter, sambil menunjuk skuter berwarna merah muda yang terparkir tak jauh dari tempat mereka berada dengan bahunya.

“PYPY!! Namanya Pypy! Hoho XD,” jawabnya riang, membuat Donghae tersenyum dibuatnya.

‘Gadis yang lucu~’ batin Donghae masih menatap Hyunjae melalui ekor matanya.

~mrs.ChoiLee~

Pagi itu, subuh-subuh sekali tak seperti biasanya, Hyunjae sudah bangun dan bergegas masuk kedalam kamar mandi. Di dalam kamar mandi ia menyalakan mp3 dari ponsel yang sengaja ia bawa dan ia letakkan di atas rak sikat gigi, dan kemudian mulai aktivitas lulurannya sambil bersenandung ria menyanyikan lagu so much in love milik penyanyi favoritnya, Boa. Hatinya sedang berbunga-bunga, karena sejak kemarin ia dan Donghae sudah resmi jadi sepasang kekasih XD.

“Kenapa anak itu? Sepertinya sedang gembira sekali (O,o)?” tanya Kyuhyun dalam hati saat baru keluar dari kamar dan langsung disambut suara nyanyian adiknya yang menggema kepenjuru rumah.

“Eomma, ada apa dengan anak itu? Tak biasanya dia bangun pagi?” tanya Kyuhyun pada eommanya yang ternyata juga baru bangun sama seperti dirinya. Taeyeon mengerutkan kening, bingung, kemudian menggeleng tak tahu.

“Molla, mungkin karena dia sudah bisa bawa PYPY-nya sekarang? Makanya dia gembira begitu.” Kyuhyun mengangguk paham.

“Ah, ya, eomma mulai malam ini aku akan kembali tinggal di dorm. Tak apa kan?” Taeyeon mendelik sekilas, lalu tersenyum.

“Anniyo, gwenchana. Asalkan kau saring-sering menjenguk ibu dan adikmu ini, arra?” celetuk Hyunjae yang ruapanya tanpa mereka sadari sudah duduk di depan pantry, di hadapan mereka berdua. Kyuhyun mengangguk sambil tersenyum mengiyakan.

“Ah, ya. Suaramu bagus. Kenapa kau tak jadi penyanyi saja seperti Oppamu yang tampan ini??” Kyuhyun menatap wajah adiknya itu lurus sambil menyuapkan sepotong apel yang baru saja di kupas eommannya kedalam mulut.

“Mwo? Jinja?? Kau yakin suaraku ini tak akan bikin orang sakit perut?” Kyuhyun menggeleng.

“Anni. Suaramu enak di dengar, dongsaeng-ah. Hanya perlu sedikit latihan saja.”

~mrs.ChoiLee~

Siang itu, dengan modal dorongan dan dukungan dari Kyuhyun dan eommanya, Hyunjae memberanikan dirinya untuk mengikuti audisi yang diselenggarakan oleh salah satu agency ternama di Korea, JYP ent. Awalnya Hyunjae ragu akan keputusannya mengikuti audisi ini, karena ia merasa bahwa ia sama sekali tak mempunyai bakat apapun selain suaranya yang menurut Kyuhyun sangat bagus, meski ada embel-embel ‘seperti diriku’ dibelakangnya. Tapi begitu ia putus dengan Donghae setelah menjalani ikatan sebagai sepesang kekasih selama satu minggu karena banyaknya rumor yang beredar akan kedekatannya dengan salah satu penyanyi pendatang baru saat itu, Sunye ,  ia jadi bertekat untuk membuktikan bahwa ia juga bisa menjadi seorang BINTANG dan akan membuat Donghae menyesal telah mencampakannya!

Tanpa disangka, tanpa dinyana, ternyata setelah melalui proses panjang, ia diterima sebagai seorang TRAINEE dibawah naungan JYP, bersama dengan beberapa remaja lainnya, dan akhirnya menjalani hari-harinya sebgai TRAINEE yang dipenuhi dengan jadwal latihan.. latihan.. dan latihan.. Sejak menjadi Trainee, ia jadi jarang bertemu dengan Oppanya, Kyuhyun, yang mulai sibuk dengan aktivitas promo album terbaru mereka, Dont Don.

“Hari ini, aku akan mengumumkan beberapa nama yang akan debut sebagai sebuah kelompok,” ucap salah seorang pegawai di JYP yang menjabat sebagai pelatih dengan suara lantang saat semua Trainee dikumpulnya di dalam sebuah ruang latihan.

“Omo~ Semoga saja aku!” ujar seorang gadis penuh harap. Hyunjae yang duduk diantara kerumunan tsb hanya bisa harap-harap cemas.

“Aku yakin, namamu pasti akan disebut, Hyunjae-ya,” ucap seorang namja yang duduk disamping Hyunjae, yakin.

“Gomawo, Gikwang Oppa,” jawabnya sabil tersenyum pada namja sesama Trainee yang lebih tua darinya itu.

“Kali ini, grup yang akan dibentuk adalah Girl Band, beranggotakan 1 orang yang sudah debut sebelumnya dan 4 orang trainee,” tambahnya yang langsung memupuskan harapan para trainee namja.

“Mereka adalah…”

Seketika ruangan hening. Semua tegang, tak terkecuali Hyunjae yang langsung di tenangkan Gikwang.

“Lee Sunmi,  Ahn Sohee, Park Yeeun, dan Kim Hyunjae,” lanjutnya yang kontan langsung disambut sorakkan riang dari pemilik nama dan puluhan ucapan selamat dari trainee lainnya.

“Benar kan?” ucap Gikwang penuh bangga. Hyunjae terkekeh, lalu tersenyum sambil mengangguk sopan.

“Gomawo~~” serunya riang. Sungguh betapa bahagianya ia saat ini, karena setelah melewati hampir 2 tahun masa Trainee akhirnya ia akan debut sebagai seorang member dari sebuah GB.

“Dan, nama terakhir yang akan disebutkan merupakan salah satu penyanyi yang sudah debut sebelumnya,” tambahnya yang langsung membuat seluruh ruangan kembali hening.

“Dia Min Sunye.”

DUARRRR!!!

 

 Mendadak Hyunjae merasakan sebuah petir baru saja menyambar tubuhnya. Dadanya sesak, kepalanya pusing. Ia shock saat mendengar nama Sunye, gadis yang telah membuat hubungannya dan Donghae putus saat baru berumur satu minggu beberapa tahun yang lalu. Sejak ia menjadi Trainee di JYP ia telah melupakan sesuatu, sesuatu yang amat penting. Yaitu ia lupa bahwa Sunye juga merupakan artis dibawah naungan JYP. Saat itu juga, ia merasa jadi gadis paling BABO yang pernah ada.

~mrs.ChoiLee~

Setengah mati Hyunjae mencoba bertahan di dalam grup yang akan debut dengan nama WONDER GIRLS itu, dan mencoba bersikap sewajarnya pada Sunye serta menahan dirinya untuk tetap berlaku sopan pada gadis yang –dengan terpaksa- dipanggilnya dengan sebutan eonni itu terlebih dia adalah Leader disana, mau tak mau Hyunjae mesti menurut dan selalu bersikap baik jika ia ingin segera debut, meski jujur di dalam relung hatinya yang terdalam ia tak ingin berada di dalam sebuah grup yang sama dengan gadis yang sudah dia anggap sebagai perusak hubungannya itu (_ __”).

Namun disaat mereka berlima telah siap rekaman dan bersiap untuk melakukan debut, eomma Hyunjae, Taeyeon kecelakaan hingga membuatnya koma. Mau tak mau Hyunjae yang selama ini hanya hidup berdua dengan eommanya lebih memilih untuk mundur dari grup dan merawat eommanya dirumah sakit setiap harinya. Akibat dari keputusannya ini, posisinya digantikan oleh Kim Hyuna, salah seorang rekannya yang dulu masuk trainee bersamanya.

“Kau yakin dengan keputusanmu ini? Suatu saat pasti kau akan menyesalinya, apa kau siap?” tanya Park Jinyoung, pemilik JYP ent. sekali lagi pada gadis yang kurang dari satu minggu lagi debut itu. Gadis itu menatap JYP sebentar, lalu mengangguk yakin.

“Minhae sunbaenim, aku lebih baik kehilangan kesempatanku ini dibandingkan jika aku harus kehilangan eommaku. Kesempatan seperti ini aku yakin pasti tak akan pernah datang dua kali, dan aku tahu bahwa aku telah menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Sekali lagi aku minta maaf, dan terimakasih untuk segalanya,” ucap Hyunjae sambil menunduk tanpa sekalipun berani menatap wajah lawan bicaranya. Ia takut air matanya akan tumpah jika melihat raut JYP yang sepertinya kecewa akan keputusannya ini.

JYP hanya bisa diam, lalu mengangguk dan menepuk pundak Hyunjae pelan.

“Kesempatan seperti ini memang tak akan pernah datang dua kali, namun jika kesempatan ini datang lagi, ku harap kau tak akan menyia-nyiakan kesempatan emas ini,” ucapnya sambil tersenyum bijak. Hyunjae mendongak, lalu mengangguk paham dan pamit keluar meninggalkan kantor, gedung dan segala sesuatu yang berhubungan dengan JYP ent dan seisinya.

“Aku yakin anak itu akan menjadi bintang suatu saat nanti.”

~mrs.ChoiLee~

“Hyunjae-ah, mulai sekarang, kau tinggal bersama Appa dan Halmeoni, di Incheon. Arra?” ucap seorang pria setengah baya sambil memegangi kedua pundak Hyunjae lembut, saat melihat anaknya tengah merenung sambil menatap lirih kearah tubuh seorang wanita cantik yang tengah terbaring lemah diatas tempat tidur lengkap dengan segala alat bantu hidup yang terpasang ditubuhnya. Hyunjae menoleh dan mendapati Appanya tengah tersenyum hangat padanya. Tepat saat itu juga, air matanya sudah tak terbendung lagi. Cho Hyunjae, appa Hyunjae segera menarik anak gadisnya itu kedalam pelukkannya erat sambil membelai rambutnya, mencoba menenangkan tangisan anaknya itu.

“Eomma~~ Eomma~~” raungnya, sedih.

“Cupp.. Cupp.. Eommamu akan segera sadar, itu pasti. Appa berjanji akan membawanya berobat ke luar negeri dan membawanya kembali dalam keadaan sehat,” ucapnya sambil terus membelai rambut anaknya itu.

~mrs.ChoiLee~

Keesokan harinya, setelah berhasil mengurus segala sesuatunya, Appa Hyunjae segera membuktikan janjinya pada anak gadisnya itu untuk membawa Taeyeon, mantan istrinya berobat ke Amerika. Sementara itu, ia dikirim Appanya untuk meninggalkan Seoul dan tinggal di Incheon, rumah keluarga Appanya bersama dengan Halmeoni dari pihak Appanya. Sementara Kyuhyun tetap tinggal di dorm Super Junior di Seoul.

Jujur, sebenarnya ia tak begitu nyaman tinggal di rumah Appanya itu, meski rumah itu sangat besar dan tergolong mewah lengkap dengan para pelayan yang siap melayaninya setiap saat, tak seperti rumah lamanya saat ia tinggal bersama Taeyeon di Seoul, tapi itu semua tak mampu membuatnya merasa lebih nyaman, terlebih Halmeoninya tergolong orang yang perfectionist yang ingin semuanya berjalan disiplin dan teratur sesuai dengan keinginannya. Dan Hyunjae benci hal itu.

“Hey, anak nakal, kenapa nilai TO-mu jatuh sekali kali ini? Kalau begini bagaimana kau masuk sekolah seni idamanmu itu, huh??” ucap Halmeoni saat melihat hasil TO universitas yang Hyunjae ikuti beberapa hari yang lalu dari menejer Jang, orang kepercayaannya. Hyunjae yang saat itu tengah sibuk menulis fanfiction tentang dirinya dan salah satu idola sekaligus namja idamannya, Choi Siwon Super Junior, di laptop miliknya langsung merutuk dan segera menyembunyikan laptonya itu dibawah bantalan sofa agar Halmeonnya yang super cerewet itu tidak melihatnya dan memarahinya macam-macam.

“Aigoo~ Halmeoni, aku sudah berusaha semampuku, tapi saat itu kepalaku sedang sakit, mungkin karena it..”

“ALASAN!! Pokoknya kalau ternyata kau tidak LOLOS saat seleksi ujian universitas INHA dengan nilai yang terbaik, kau tidak akan pernah aku ijinkan untuk kuliah dijurusan seni dan kau juga dilarang pergi ke Seoul tanpa aku!” potongnya dengan nada mengancam, membuat Hyunjae diam tak berkutik.

“Aku serius! Aku tak pernah main-main dengan ucapakanku ini. Kau suda tahu itu bukan?” ucapnya dengan penuh penekanan sebelum akhirnya pergi meninggalakan Hyunjae yang masih diam mencerna kata-katanya.

‘Ne, aku paham. Bahkan sangat paham. Dan aku juga tahu bahwa ancamanmu itu tak pernah main-main Halmeoni. Bahkan hanya sebuah ancaman darimu saja sukses membuat pernikahan kedua orangtuaku hancur dan membuatku lahir sebagai Kim bukan sebagai Cho,’ batin Hyunjae dan mendadak membuatnya murung.

~mrs.ChoiLee~

Hari itu sepulang dari sekolahnya Hyunjae yang ingin sekali menonton idolanya, BoA dalam salah satu acara promosi sebuah mall ternama di Incheon, nekat bolos bimbel dan memilih untuk kepusat kota bersama dengan Chaehyun, temannya sekaligus salah seorang Trainee di SM ent. yang kebetulan sedang diberi libur latihan dan datang ke Incheon untuk sekedar menemui teman lamanya –Hyunjae- yang beberapa bulan belakangan sekolah tinggal di Incheon.

“Hwa~~ BoA eonni~~~~” pekik Hyunjae keras begitu Boa keluar dari tempat persembunyiannya dan naik keatas panggung. Chaehyun yang berdiri disampingnya hanya bisa tutup kuping sambil geleng-geleng kepala. Sahabatnya itu memang langsung ‘KALAP’ kalau sudah melihat ataupun bertemu dengan idolanya.

Saat ditengah-tengah acara, ada semacam games yang diberikan pada beberapa orang yang ditunjuk oleh Boa sendiri secara random. Betapa bahagianya Hyunjae saat ia menjadi salah satu orang yang ditunjuk oleh BoA untuk naik keatas panggung. Chaehyun lagi-lagi hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah temannya itu.

“Eh? Itukan Chaeyoung?” ucap Chaehyun keget saat melihat salah satu dari keempat orang yang maju keatas panggung, “Sedang apa dia disini? Lagi pula kenapa dia maju kesana? Aigoo~ apa dia tak khawatir soal debut kami yang tinggal sebentar lagi??” tambahnya lagi dengan intonasi sekecil mungkin hingga tak ada satupun selain dirinya yang dapat mendengar.

~mrs.ChoiLee~

“Kau mau ikut jadi trainee di SM??” tanya seorang pria –yang sedari tadi rupanya terus mengamati dan mengikuti Hyunjae diam-diam sejak ia dan Chaehyun di mall- saat Hyunjae baru saja turun dari bus dan berjalan menuju rumahnya. Hyunjae mengernyit sambil memperhatikan panampilan pria tsb dari ujung kepala sampai ujung kaki. Curiga.

Merasa dicurigai, pria itu buru-buru mengelurkan tanda pengenalnya dari dalam dompet dan menyerahkannya pada Hyunjae yang masih memperhatikan penampilannya.

“Aku agen dari SM ent. Kau tau SM kan? Agency yang menaungi Boa, Kangta, H.O.T, Fly to the sky, SHINEE, Super Junior dan lainnya. Tahu?” Bukannya menjawab, Hyunjae malah memasang tampang datarnya.

“Begini, aku tadi bertugas memperhatikan para peserta yang ikut dalam games yang diadakan bersama Boa tadi, dan dari keempat peserta yang menyanyikan lagu waiting – Boa, aku tertarik pada suaramu. Apa kau berminat untuk bergabung bersama kami?”

~mrs.ChoiLee~

“TIDAK BOLEH! Masa dari kedua keturunan keluarga Cho, semuanya berkelut di dunia selebritis? Aku tak setuju!” tentang Halmeoni keras begitu Hyunjae menceritakan keinginannya untuk kembali menjadi Trainee dibawah naungan SM ent.

“Halmeoni~ aku mohon padamu, tolong biarkan aku sekali ini saja~” bujuknya sambil berlutuk dan memeluk kedua kaki halmeoninya erat.

“TIDAK! SEKALI TIDAK TETAP TIDAK!” toalknya tegas.

“Huwaa~~ Halmeoni, aku kan selama ini tak pernah memohon apapun padamu, dan aku juga selama ini selalu berbuat semampuku agar tak menyusahkanmu, jadi kumohon kabulkan permintaanku kali ini Halmeoni.. Aku janji aku akan menuruti semua permintaanmu jika aku diijinkan ikut Trainee..” mohonnya sambil terus memeluk kedua kaki halmeoninya erat dan memasang tampag super memelasnya. Berharap Halmeoninya yang terkenal keras kepala itu mau mempertimbangkannya.

Halmeoni diam. Lalu memendang Hyunjae dengan pandangan yang sangat sulit diartikan.

“Baiklah. Tapi ada satu syarat,” ucapnya setelah beberapa saat mereka berdua larut dalam keheningan.

“Apapun!” ucap Hyunjae sumringah.

“Kau harus mengubur jauh-jauh impianmu untuk sekolah musik, dan kuliah di Fakultas Hukum di Universitas milik keluarga kita. Dan suatu saat nanti kau akan memegang Yayasan keluarga kita itu nantinya.”

JELEGRERRRRRRR…

 

Hyunjae diam. Dia merasa seolah ada petir yang menyambar tubuhnya saat itu juga. Ia shock. Bahkan melebihi shocknya saat tahu ia akan debut satu grup dengan Sunye dalam Wonder Girls ataupun saat ia tahu eommanya kecelakaan dan jatuh koma. Fakultas Hukum? Mimpi apa dia semalam, kenapa secara tiba-tiba saja impiannya sebagai seorang desainer interior mesti berbalik arah dan menukik tajam di persimpangan jalan menjadi seorang lulusan sarjana hukum?????

 THE END  (?)

WAJIB COMMENT!

Iklan

16 thoughts on “SUPA DUPA DIVA “Our PreDebut Story” -Hyunjae

  1. terinspirasi ma oh my school tah?
    haha
    ko itu minnya gambarnya gk pake yg di oms aj?
    ko minnya keluarganya cuma 1,bukannya boa marganya sama ya?haha
    #protes#

  2. @vi: oms? Kga.. Npa gt emgnya??
    Huahahaha.. Fto min yg mana? Yg d family? Puguh guw g nemu tau..
    Susah bgt nyari fto min –”
    Boa? Haha,,mslhny dy jd driny sndri dsni.. Jd idola,, jd g msuk k fam haha xp
    *tp vi.. Kt ami marga lo mw d ubah ja ga?

    @rgb13: hae-kyu? Hoho
    Tnanx ja,ff ni blum brakhr tgu ja xp

    @pinaaaa:: pjg kah?? Hahaha
    Pdhl ud w sgkt”n loh..
    Tgu ja ya part lo stlh pipit xD

  3. hahahaha suka suka onnie sama ceritanya panjang pula *yaiyalahnamanyajugaoneshot* hahaha, hmmm aku sempet bingung sama keluarga cho gara gara ada 2 marga eh ternayata udah cerai jadi 2 marga kkkk, hih jadi penasaran sama supa dupa diva nya, ini aja baru pradebut udah seru gmana pas debut nya and pas supa dupa diva nya ya hehehe,DAEBAK eonnie (y) (y)

  4. Oooo perjlanan hdup hyunjae gtu thooo. Mdajh2an apa yg diinginkan hyunjae berjlan baek. Slama mnjalani perjlanan hdup yg agak phittt

  5. Oh jd itu alasan mengapa marga hyunjae Kim bukan Cho. Krn ortu mereka sdh bercerai.
    Keren2…
    Aku suka bgt ff nya. Lucu apalagi pas hyunjae kejedot tiang kekeke…. Kocak bgt.
    Nenek kyu otoriter bgt. Kasian lah hyunjae, aku rasa kyu bakal ngebela hyunjae nanti.
    Aku lanjut ya bacanya…
    Gumawo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s