SUPA DUPA DIVA – Part. 2

Yay,, kali ini author datang NEW COVER haha

Sebelumnya JEONGMAL JWEISONG HAMNIDA buat semua yg ud nunggu lama buat FF ini..

Maaf ya,, soalnya author banyak tugas PAPER,, makanya susah buat nyolong-nyolong waktu ngetik ni FF,, hehehe.. ni jg bgtu rebes langsung tayang HAHAHA 

Semoga kalian semua puas dan berkenan sama jalan ceritanya kali ini.. *mian kalo banyak TYPO sana-sini.. Author males NGEDIT :P*

Buat yg bgung ma jalan ceritanya,, mending bca dulu predebut story-nya di LIBRARY

Buat yang udah nebak soal Donghae kemarin, benar ato gay tebakan kalian ada di part ini, sementara buat tebakan yg lainnya, jwabannya bkal ad dipart berikutnya.. So,, STAY TUNED 😀

Seperti biasa.. LEAVE UR COMMENT my beloved READER : )

Buat yg g bs comment WP silakan mention@yoendaELF

HAPPY READING ALL~~~

PLEASE LEAVE SOME COMMENT AFTER READ THIS FANFICTION!!

LEAVE UR COMMENT!!!

NO BASHING!

NO SILENT READER!!

And PLAGIRSM,, JUST GO TO THE HELL!!!

CAST::

Suzy Miss A  as Kim Hyunjae

Eunjung T-ara  as Kim Chaeyoung

Hyomin T-ara as Seo Chaehyun

Jiyeon T-ara as Kim Binwoo

IU as Choi Hyerin

SUPER JUNIOR, FT ISLAND, BIGBANG, BEAST, MBLAQ,  SNSD, AFTER SCHOOL, B1A4 etc..

LIBRARYPart 1

SUPA DUPA DIVA.. part:2

“Hyun,” panggil Chaeyoung saat dirinya tengah berbaring dikamar, menatap lurus kearah langit-langit yang dihiasi berbagai ornament berbentuk bintang diatasnya.

“Hmm?” gumam Hyunjae yang berbaring di kasur sebelah tempat tidurnya dengan mata yang sudah mulai terpejam.

“Tadi.. Siang kau  bertemu dengan Siwon Oppa ya?” ucap Chaeyoung yang sukses membuat mata 5watt Hyunjae berubah menjadi 100watt. Begitu mendengar nama Siwon disebut ia langsung membelalakkan matanya yang semula sudah mulai terpejam kemudian bangkit dan menatap Chaeyoung yang langsung menatap aneh padanya.

“Kok tahu???”

Chaeyoung menghela nafas pendek, “Anni, aku hanya menebak saja, soalnya sejak kita bertemu di gedung tadi wajahmu terlihat berbinar-binar, tapi begitu rekaman dimulai wajahmu langsung berubah total, tapi meski begitu raut kebinaran itu masih tampak diwajahmu,” ucap Chaeyoung tanpa menatap Hyunjae dan malah kembali memandang lurus kearah langit-langit.

“Terlihat? Jinnjayo?” Hyunjae memegangi wajahnya dengan kedua tangan, panic. Chaeyoung mengangguk samar. “Hehehe.. Iya dong~ Ah, sepertinya aku harus berterima kasih pada Kyuhyun Oppa, karena akibat ulahnya yang meninggalkanku di restaurant aku malah jadi bisa bertemu dengan Siwon sunbae dan berbincang dengannya, hehe,” jelasnya sambil menerawang. Chaeyoung melirik kearahnya sebentar lalu menggeleng-geleng tak habis fikir.

“Dasar, pantas saja wajahnya berbinar-binar.. Ketemu pujaan hati rupanya, –“,” batinnya, lalu menarik selimut miliknya hingga menutupi seluruh badan dan kemudian tertidur, menginggalkan Hyunjae yang masih asik dengan dunianya.

Sementara itu, tempat lain. Kyuhyun yang sedang asik bertanding starcraft dengan Kibum di kamarnya, tiba-tiba saja merasa kesal karena Siwon yang entah darimana datangnya tiba-tiba melipat layar laptopnya, padahal pada saat itu ia hampir saja menang dari Kibum.

“YA!” pekiknya kesal karena seseorang melipat layarnya.

“Hyung~~~” rengeknya setengah meringis kesal saat melihat Siwon tahu-tahu sudah berdiri disampingnya sambil melipat tangan di depan dada.

“Yay! Aku menang~~ Kyunie-ya, besok jangan lupa belikan aku CD game terbaru~ Hahaha!” pekik Kibum riang yang disambut tampang merana Kyuhyun. Kibum merapihkan laptop miliknya lalu keluar dari kamar Kyuhyun setelah sebelumnya menepuk pundak Siwon perlahan dan pamit padanya.

“Aish~ Ini semua karena ulahmu, hyung!” desisnya. Siwon mengangkat sebelah alisnya dan menatap Kyuhyun dengan pandangan –apa tidak salah?.

“Ssstt.. Lupakan masalah tadi, soal CD game untu Kibum biar nanti aku yang belikan,” ucap Siwon setengah berbisik yang langsung disambut senyuman maha lebar Kyuhyun, “ada hal yang jauh lebih penting dari itu.”

“Apa, hyung?” tanya Kyuhyun dengan tampang penasarannya. Siwon yang seolah mendapat lampu hijau, langsung menarik bangku yang terletak di depan meja belajar milik Ryeowook –teman sekamar Kyuhyun- dan duduk diatasnya berhadapan dengan Kyuhyun.

“Ehmm..” Siwon berdehem sebentar, sementara Kyuhyun yang penasaran masih menatapnya dengan tatapan ingin tahu.

“Begini, tadi siang aku baru saja bertemu dengan adikmu..”

“Hyunjae maksudnya?” tanya Kyuhyun pilon. Siwon mengangguk pelan. Dalam hati ia membatin, ‘iyalah, memangnya siapa lagi adikmu?? –___–“,’

“Lalu?”

Siwon melirik Kyuhyun sekilas, kemudian kembali berdehem. “Dia bilang..”

~mrs.ChoiLee~

Dua minggu yang akan datang, Hyunjae akan mulai melakukan debut resminya dengan mengeluarkan album serta mv yang akan segera diluncurkan dalam hari yang bersamaan. Sementara itu single yang dipilih untuk dipromosikan dan dibuat mv-nya pertama kali adalah, Key Of Heart. Lagu ini dipilih karena dinilai tidak terlalu ballad dan memiliki beat yang lebih cepat dengan lagu-lagu lain yang ada di dalam albumnya, selain itu juga karena pihak Olympus ternyata berminat untuk menggunakan lagu ini sebagai jingle dan bersedia mensponsori pembuatan mv-nya sekaligus sebagai ajang promosi.

“Lalu, kira-sira siapa yang cocok untuk model prianya?” tanya seorang pria kacamata berbingkai hitam sembari memain-mainkan ballpoint miliknya dengan sebelah tangan sambil mengitarkan pandangannya keseluruh manusia yang hadir dalam rapat di meja panjang itu. Pria itu adalah Lee Seokhun, sutradara yang nantinya akan menggarap video clip perdana Hyunjae nantinya.

“Ini, aku ada beberapa nama dan profilnya, silakan anda lihat dan nilai sendiri,” seorang wanita cantik dengan rambut kuncir kudanya dtang mendekat kearah Seokhun lalu menyerahkan sebuah map berisikan data diri serta foto para kandidat yang akan dijadikan model mv nantinya.

“Bingo!” Seokhun menjentikkan jarinya sambil tersenyum penuh arti begitu melihat sebuah profil salah seorang kandidat, yang kontan membuat seisi ruangan menatapnya dengan pandangan bingung. “Baiklah, atur semua schedule dan urus semuanya,” serunya pada wanita tadi.

“Dan.. Jangan lupa minta persetujuan dari pihak SM, terhadap ide dan model yang kita ajukan. Pastikan bahwa mereka puas akan hal ini,” Wanita itu mengangguk, lalu mengambil alih berkas yang tadi ditunjukkan olehnya pada sang atasan, dan kemudian pamit keluar dari dalam ruang pribadi atasannya tersebut.

~mRs.ChoiLee~

@Gangnam Junior ‘n Senior Highschool

“Binwoo-ya! Kim Binwoo!” panggil seorang namja. Binwoo yang siang itu tengah mendengarkan musik lewat i-pod miliknya sambil menikmati pemandangan diatas atap gedung sekolahnya langsung menatap kearah suara. Senyuman yang semula terhias diwajahnya mendadak sirna dan tergantikan dengan tampang malas saat melihat sosok yang datang.

“Ya! Sudah kucari kemana-mana, ternyata kau disini. Rupanya kita memang JODOH,” ucap namja itu dengan menekankan kata JODOH dibelakangnya. Binwoo menatapnya sebal dan mendadak mual saat kata ‘jodoh’ disebutkan.

“Jodoh darimana, bukannya dia sendiri yang bilang kalau dari tadi dia mencariku? Ini bukan jodoh namanya. Babo!” batinnya sambil memandang namja di hadapannya itu dari ujung rambut sambil ujung kaki dengan memasang tampang tidak sukanya.

“Huwa~~ Harinya cerah sekali ya, Binwoo-ya! Pantas kau suka sekali disini, udaranya segar!!” pria itu merentangkan kedua tangannya keatas sembari menutup kedua matanya, mencoba menikmati udara bebas yang berhembus disekitarnya.

Binwoo hanya bisa menggerutu dalam hati melihat kelakuan namja yang belakangan ini selalu saja mendekatinya itu. Entah mengapa ia selalu merasa risih jika berada disekitar namja itu.

“Hya! Mau kemana!!??” pekik namja itu saat melihat Binwoo malah melangkah meninggalkannya. Dengan sigap ia berlari menyusul Binwoo dan menarik sebelah tangannya, membuat gadis itu mau tak mau menghentikan langkahnya. Binwoo menarik nafas pendek kemudian berbalik dan melipat kedua tangannya di depan dada, memandang wajah namja yang ada dihadapannya dengan tampang muak.

“Ya! Cha Sunwoo, Baro, atau siapun namamu.. Kenapa kau tak pernah bosan menguntitku, huh?” ucap Binwoo dengan emosi tertahan. Jujur saja ia sebal karena namja yang bernama Baro yang kini dihadapannya ini belakangan selalu saja mengikuti dirinya kemanapun ia pergi.

“Hahaha, bahkan kau tahu nama lengkapku,” godanya. “Lagi pula aku kan seniormu, kenapa tak ada embel-embel ‘sunbae’?? Ah.. Tapi, aku lebi senang jika kau memanggilku dengan sebutan ‘Oppa’,” Binwoo menatapnya tajam. Dalam hati, ingin sekali gadis itu menggeplak kepala Baro dengan sepatunya.

“Aishh!” Binwoo mengacak-acak rambutnya frustasi. “Aishh! Shireo! Lagi pula kenapa kau selalu mengikutiku ,huh??” bentak Binwoo, kesal.

Baro, namja yang kini berdiri dihadapnnya itu menaikkan sebelah alisnya, lalu tersenyum.

“Tak ada alasan lain bagiku selain untuk mencoba mendekati gadis yang kusukai,” ucapnya ringan.

“MWO!!??” Binwoo membelalakkan kedua matanya, terkejut. Memang hal ini sudah lama ia duga, namun ia tak pernah menyangka bahwa namja yang juga kakak kelasnya -Baro SMA, Binwoo SMP- yang kini tengah berdiri dihadapannya itu kini malah mengatakan hal tersebut dengan nada enteng.

“Bagaimana? Kau mau jadi yeojaku?” lanjutnya lagi. Membuat Binwoo semakin membelalakkan matanya. Ia tak mampu berkata apa-apa sekarang. Jujur hal ini terlalu mengagetkan baginya, terlebih baru sekitar satu bulan yang lalu ia tak sengaja bertemu dengan Baro –yang tanpa sengaja menolongnya di depan gudang belang sekolah saat beberapa anak membully-nya- dan mulai saat itu namja yang lebih tua 3 tahun darinya itu selalu saja menguntitnya kemanapun ia pergi. Lalu apa yang terjadi kini? Namja itu malah menyatakan perasaan padanya!

“Mwoya!? Shireo!” ucapnya setengah berteriak lalu berlari menuruni tangga, meninggalkan Baro yang senyum-senyum sendiri di tempatnya.

~mrs.ChoiLee~

 “Aishhh, panas sekali hari ini!” dumel Hyerin dalam hati sambil menyeka keringat yang mengucur mebasahi dahinya dengan sapu tangan CHANNEL miliknya yang baru saja dibelikan orang tuanya saat mereka berkunjung ke Inggris beberapa hari yang lalu.

Saat ini ia sedang duduk di dalam ruang tunggu MBC Happy Together, bersama dengan UEE member dari After School yang menjadi salah satu lawan mainnya di drama terbarunya ‘You’re Beautiful’ *anggep aja Park Shinhye itu Hyerin :P* yang kini tengah duduk di depan meja rias untuk di make up, sementara aku masih menunggu make up artisnya yang sampai saat ini belum juga datang.

“Hyerin-ssi, maaf menunggu lama~” ucap seorang gadis saat memasuki ruang tunggu lalu membungkuk sedalam-dalamnya pada Hyerin. Awalnya Hyerin ingin sekali menyemprot gadis yang ada dihadapannya itu karena telah berhasil membuatnya menunggu lama, namun segera ia urungkan saat melihat gadis itu terlihat ngos-ngosan karena berlari dan raut penuh penyesalan juga terpancar diwajahnya.

“Ne.. Ne.. Gwenchana, kalau begitu langsung saja,” ucapnya pasrah. Gadis itu mendongak, menatap Hyerin dengan tatapan penuh terimakasihnya lalu segera membuka seluruh perlegkapan make up-nya, bersiap mendandani Hyerin.

Sementara itu, dari arah meja rias, tanpa mereka sadari UEE tengah memperhatikan semua gerak-gerik mereka melalui ekor matanya, sambil geleng-geleng kepala dan tak jarang menyeringai.

“Sok baik,” gumamnya.

“Baiklah.. bersiap 5 menit lagi masuk!” pekik Cho PD dari arah lokasi pengambilan gambar. Hyerin dan UEE yang sudah siap dengan pakaian sauna ala Happy Together langsung keluar dan menunggu giliran dibalik pintu ruang sauna yang digunakan untuk filming. Disana, terlihat Lee Hongki, dan Jang geunseuk juga sudah siap berdiri dibalik pintu.

“Aku gugup sekali,” ucap UEE dengan nada manjanya sembari memegangi sebelah dadanya dengan kedua tangan. “Ini pertama kalinya aku diundang ke acara ini sebagai seorang aktris,” tambahnya lagi. Geunseuk yang melihat kegugupan UEE segera mengelus pelan kepalanya sambil tersenyum.

“Jangan gugup, semua pasti lancar, anggap saja kau datang sebagai seorang member After School yang datang bersama grupmu, bukan sebagai seorang aktris,” ucapnya, membuat UEE tersipu malu. Hyerin yang melihat kelakuan UEE itu merasa ingin muntah dibuatnya.

“Dasar si luman rubah,” gumamnya.

“Hyerin-ssi, waeyo?” tanya Hongki polos. Hyerin yang tersadar akan pertanyaan Hongki langsung menggeleng sambil memasang senyum lebarnya.

“Annio, nan gwenchana. Hehehe..” Hyerin terkekeh. Dalam hati merutuk.

~mrs.ChoiLee~

“Oh, Hyerin-ssi, selama masa promosi drama ini, ku dengar kau dan Geunsuk-ssi terlibat cinta lokasi, benar kah?” tanya Park Myung soo saat ditengah permainan. Hyerin terkekeh, Geunsuk nampak tersenyum geli, sementara UEE nampak sedikit jengkel saat mendengar pertanyaan itu. Hongki yang tak begitu tertarik dengan pertanyaannya lebih memilih untuk duduk menyandar dan sesekali memainkan jari-jari tangannya.

“Ne? Hahaha.. itu semua tidak benar, Geunseuk-ssi hanya menganggapku seperti adiknya sendiri. Mungkin semua orang menganggap kami terlibat dalam hubungan yang seperti itu karena melihat kami akrab satu sama lain, tapi sebenarnya kedekatan kami ini sudah cukup lama, karena kami pernah bertemu beberapa kali saat Geunsuk-ssi menemui Heechul sunbaenim,” jelasnya sambil terkekeh.

“Oh.. Wah tampaknya kau juga sangat dekat dengan Kim Heechul-ssi?” Bongsun menatap Hyerin penuh selidik.

“Ne, hubungan Hyerin-ssi dan Heechul-ssi memang sangat akrab. Keakraban mereka bahkan tampaknya melebihi keakaraban Hyerin dengan kakak kandungnya sendiri, Choi Siwon-ssi,” celuk Hongki yang langsung dibalas anggukkan Geunsuk. UEE tak menimpali, ia hanya mendengarkannya dengan tampang datar.

“Ah, iya benar. Kau ini adalah adik dari Choi Siwon. Apa kau tidak merasa tertekan akan hal ini?” tanya Misun yang dibalas anggukan Myungsoo.

Hyerin menggeleng, “Anni, memiliki Oppa sesempurna dan seterkenal dirinya justru membuatku mersa bangga karena memiliki Oppa seperti itu, dan aku bahkan tak perah merasa tertekan saat teman-teman disekitarku mendekatiku untuk meminta tanda tangannya, dan tak jarang ada yang meminta untuk dipertemukan atau bahkan meminta nomor telepinnya, termasuk UEE-ssi,” ucapnya sesantai mungkin yang langsung disambut koor para MC dan bintang tamu lainnya yang hadir. UEE yang mersa namanya dibawa-bawa langsung melambai-lambaikan kedua tangannya.

“Annio, aku hanya meminta tanda tangannya saja, tidak lebih,” kilahnya cepat sebelum para MC jail itu bertanya macam-macam lagi. Hyerin tersenyum puas. UEE yang sadar akan senyuman Hyerin itu hanya bisa menyumpahi gadis yang lebih kecil dan lebih mudanya darinya itu dalam hati.

‘AWAS KAU CHOI HYERIN!!!’

~mrs.ChoiLee~

“HUWA!!!!! DASAR NAMJA SETRESSS!!! ORANG GILA!!! SARAP!!! MASA NEMBAK ANAK KECIL!!??? HUWAAA AKU KAN LEBIH MUDA DARINYA!!! BARO GILA!!!!!!!!!!” Binwoo menginjak-injak boneka beruang milik Chaehyun –yang tergeletak pasrah di dalam kamar asrama- dan sesekali menonjok bagian wajahnya dengan kepalan tangan kanannya yang mungil.

“DASAR NAMJA EDAN!!! GILA!! SINTING!! SARAPPP!!!!” lanjutnya lagi, dan kali ini dengan bringas ia mengangkat boneka beruang itu dengan sebelah tangannya dan mulai memutar-mutar tangannya itu, mengambil nacang-ancang.

“UNTUNG YESUNG OPAA GAK TAHU!! AKU KAN CUMA SUKA SAMA YESUNG OPPA!! GAK MAU SAMA NAMJA SARAP KAYA DIA!!!”

TUIIINGGGGG….

Seketika boneka itupun terlempar keluar jendela yang terbuka lebar –yang tadi pagi sengaja dibuka oleh Chaehyun dan Binwoo lupa menutupnya kembali.

“OMO!” pekiknya, saat sadar boneka beruang malang itu terlepas dari genggamannya dan kini tengah melayang jatuh meluncur dengan pasrahnya kearah pintu masuk gedung apartmen.

“MATI AKU!! NAN BABO SARAM!!” rutuknya lalu berlari sesegera mungkin turun keluar menuju pintu masuk gedung.

Sementara itu, Chaehyun dan Chaeyoung yang baru saja pulang dari kegiatan individual mereka masing-masing melangkah turun dari dalam van sambil membawa sekantung makanan jatah makan siang yang sengaja mereka belikan untuk makan bersama di dorm.

“Binwoo pasti sudah kelaparan di kamarnya,” ujar Chaeyoung sesekali melirik kearah kantung makanan yang ia bawa. Chaehyun melirik Chaeyoung sekilas lalu tersenyum mengiyakan.

Saat mereka tengah melangkah menuju lobby gedung, tiba-tiba saja sebuah benda berbulu jatuh tetap di atas kepala Chaehyun, dan sukses membuat dirinya terdiam di tempat.

“Aisssshhhh!!!!” Chaehyun menekuk wajahnya, kesal saat dirasanya ada sebuah benda yang jatuh menghantam kepalanya. Diraihnya benda yang masih bersarang di atas kepalanya itu dengan sebelah tangan. Betapa terkejutnya ia, saat melihat melihat sebuah benda yang sangat ia yakini sebagai boneka beruang miliknya kini berada dalam genggamannya dalam bentuk yang sudah kacau balau. Tangan kanannya nyaris putus, perut buncitnya kini gepeng, dan sebelah matanya pun hilang entah kemana.

“Lho? Seperti Bochil, boneka beruang milikmu, ya?” celetuk Chaeyoung. Chaehyun melirik Chaeyoung sekilas, lalu membalikkan tubuh boneka tsb hingga membelakanginya dan kemudian membuka bagian belakang baju boneka tsb untuk mencari tahu apakah boneka itu benar miliknya atau bukan. Tepat disaat ia kan membuka pakaian boneka itu, Binwoo yang baru saja keluar dari dalam lift langsung berlari mendekat kearah mereka.

“ANDWAE!!!!!!!!!!!!!!”

~mrs.ChoiLee~

Chaehyun menatap Binwoo yang duduk dihadapannya sambil menyantap makan siangnya dengan tatapan datar. Wajahnya sama sekali tanpa ekspresi. Saat ini ketiganya tengah duduk melingkar di meja makan. Binwoo menatap Chaeyoung takut, sementara sang leader hanya mengangkat bahu lalu mengangkat semua piring bekas makannya dan meletakannya di atas wastafel dapur.

Binwoo yang hanya ditinggal berdua bersama Chaehyun di meja makan, tak berani menatap eonninya itu, ia terlalu takut hanya untuk sekedar meliriknya saja, sementara Chaehyun tampak tenang-tenang saja dan malah menyeruput habis kuah bibimbap miliknya yang ada di dalam mangkuk. Binwoo menelan ludah, ia membayangkan bahwa yang ditelan habis oleh Chaehyun adalah dirinya.

“E-eonni.. mianhae,” ucapnya lirih. Chaehyun diam. Tak ada sepatah katapun yang terlontar dari bibirnya, dan hal ini membuat nyali Binwoo semakin ciut.

“Chaeyoung-ah, malam ini aku tidur dikamarmu ya, dan sementara kau yang tidur ditempatku,” ujar Chaehyun tiba-tiba. Binwoo tersentak, lalu menundukkan kepalanya lemas. Ia shock, apa sebegitu marahnya Chaehyun padanya?? Namun ia tak bisa berkata apa-apa, karena Chaehyun memang tipe orang yang tak akan menunjukkan kekesalannya dengan marah-marah, tapi ia adalah tipe orang yang akan diam dan menunjukkan kekesalannya itu melalui sikapnya.

“Wha??? Kenapa?? Eh, tapi tak apa-apa deh, mau sampai kapan-kapan juga boleh,” ujar sang leader pada teman satu member yang usianya lebih tua 12 hari darinya itu. Chaehyun hanya membalasnya dengan sebuah anggukkan lalu berjalan masuk kedalam kamar dan segera disusul Chaeyoung yang juga langsung memberskan barang-barang mereka masing-masing. Binwoo yang melihatnya hanya bisa pasrah.

“Biarkan saja duklu lah, yang penting aku sudah minta maaf,” gumamnya lirih.

~mrs.ChoiLee~

“Aish!!!! Kenapa harus dia???????????!!!!!” batinnya sembari meremas-remas kedua tangannya, menahan kesal.

“Hyunjae-ssi, gwenchana?” tanya Hwang Cordy, make up artis yang sedang merias Hyunjae. Hyunjae mendongak, menatap sang make up artis dari pantulan cermin yang ada di depannya lalu menggeleng kecil sambil tersenyum paksa.

“Anni, aku hanya gugup,” kilahnya. Hwang Cordy memangguk sambil tersenyum maklum. Gadis itu pasti sangat gugup karena ini adalah syuting mv perdananya, pikirnya.

Sementara itu, dalam hatinya dan otaknya Hyunjae sibuk berpikir keras. Ingin sekali rasanya ia kabur saat ini juga. Saat ini dirinya terlalu kalut. Bagaimana tidak, hari ini ia kana syuting video clip namun di hari yang sama ia juga baru diberitahu bahwa yang akan menjadi pasangan di mv-nya ini adalah Donghae, seseorang yang penah menjadi kekasihnya dulu.

“Aisshh!!!!!” pekiknya tertahan saat Lee seokhun, sutradara yang akan menggaran mv-nya kali ini sudah menyuruh semua cast untuk berkumpul untuk diberikan arahan.

“Rileks saja,” ucap Donghae lembut seolah dapat melihat keresahan di wajah Hyunjae. Gadis itu menoleh, dan menatap wajah namja yang kini berdiri disampingnya itu dengan tampang sedatar mungkin. Ia tak mau kalau pria itu sampai mengira bahwa dirinya telah dibuat resah karena kehadirannya.

“Aku tahu kau pasti merasa tak nyaman kan sekarang?” lanjut Donghae lagi. Hyunjae menarik nafas dalam, kemudian tersenyum.

“Anni, ku harap kita dapat bekerja sama, Lee Donghae sunbaenim,” ucapnya dengan nada setenang mungkin. Ia mengulurkan tangan kanannya kearah Donghae. Donghae yang melihatnya terkekeh, lalu menyambut uluran tangan Hyunjae dan menjabatnya erat.

“Ne, ku harap kita dapat bekerja sama.”

Hyunjae membungkuk sopan, lalu bersiap duduk di depan keyboard sementara Donghae duduk di sofa dan mengambil sebuah papan dada dengan beberapa kertas partitur di atasnya.

“Hyunjae-ssi, ingat. Kau mainkan bagian intronya begitu aku bilang ‘ACTION’, ok??” teriak Lee Seokhun dari bangku sutradara. Hyunjae menatanya sebentar lalu mengangguk mengiyakan.

‘Hahh.. untung saja saat trainee di JYP dulu aku sempat di latih bermain Keyboard,’ batinnya.

“Ok.. Ready… ACTION!!!”

~mrs.ChoiLee~

*DONGHAE POV*

Sepanjang perjalanan dari dorm menuju lokasi pengambilan gambar untuk MV, aku tak dapat menyembunyikan senyumku, dan jantungkupun berdebar dengan hebatnya. Otakku entah mengapa selalu membayangkan hal-hal yang akan terjadi nantinya. Sejak aku diberitahu beberapa hari yang lalu bahwa akulah yang akan menjadi model videoclip perdana Hyunjae, aku jadi bertingkah seperti orang gila! Kadang senyum-senyum sendiri, kadang melamun, kadang tertawa. Hahaha sepertinya sebentar lagi aku memang akan menjadi GILA sungguhan!

 “Tuhkan, sepertinya kau memang harus ke rumah sakit jiwa, hyung!”

Kalimat yang dilontarkan Kyuhyun semalam saat tak sengaja memergokiku yang tengah senyum-senyum sendiri menatap layar ponselku –yang tanpa ia ketahui memajang foto adiknya-, masih saja menggaung dalam otakku. Ahh.. Andai saja ia tahu bahwa yang membuat aku seperti itu adalah adiknya sendiri, entah apa yang akan ia ketakan.

“Akhirnya kita akan bertemu lagi, jagiya,” batinku sambil tersenyum senang. Dan tanpa kusadari, rupanya sejak awal Seunghwan hyung, menejer Super Junior yang saat ini mengantarku dan duduk disampingku, di bangku kemudi, terus memperhatikanku sambil senyum-senyum tak jelas.

“Wae????” aku menatapnya aneh. Ia menggeleng lalu tertawa cekikikkan.

“Hahaha.. Kau seperti orang yang sedang kasmaran, Donghae-ya!” ucapnya. Aku tersontak, lalu menggaruk belakang kepalaku yang sama sekali tak gatal, salting.

“Memangnya terlehat jelas??” gumamku yang lebih mirip seperti pertanyaan. Seunghwan hyung melirikku lalu mengangguk.

“SANGAT! Dan kuperhatikan kau selalu seperti ini jika ada sesuatu hal yang berhubungan dengan gadis itu,” ucapnya lagi tanpa menatapku dan terus saja fokus memperhatikan jalan yang terbentang dihadapan kami. Aku terdiam.

“Gadis siapa?? Aku sedang tak suka dengan siapa-siapa kok!” kilahku. Ia terkekeh lalu menggeleng-geleng tak jelas tanpa sekalipun membahas hal ini lagi, dan kami pun bergelut dalam keheningan sepanjang perjalanan menuju lokasi sampai akhirnya kami tiba di lokasi dan Seunghwan hyung menyuruhku untuk segera keruang ganti.

Saat aku sudah selesai berganti pakaian, tak sengaja aku melintas disebuah ruangan yang pintunya terbuka. Awalnya aku sama sekali tak berminat untuk melihat apa yang ada di dalamnya, namun langkahku langsung terhenti saat melihat sesosok yeoja yang amat familiar bagiku tengah di tangani oleh beberapa orang.

“Hyunjae-ssi, gwenchana?” tanya seorang  make up artis yang sedang merias gadis itu. Ia mendongak, menatap sang make up artis dari pantulan cermin yang ada di depannya lalu menggeleng kecil sambil tersenyum, namun aku dapat menangkap bahwa ia sedang tersenyum paksa.

“Anni, aku hanya gugup,” kilahnya.

“Aku tahu dalam hatimu pasti kau sedang resah karena harus dipasangkan denganku,” batinku. Aku tersenyum kecut saat mendengar ungkapan hatiku sendiri. “Separah itukah aku dimatamu?” aku menatapnya lirih kemudian beranjak pergi saat mendengar Lee sajangnim memanggil kami untuk berkumpul.

Di tengah-tengah arahan yang sedang diberikan Le sajjangnim, diam-diam aku tersenyum saat menyadari bahwa yang kini berdiri disampingku adalah Hyunjae, gadis yang telah berhasil selalu membuat diriku gila saat berada di dekatnya, bahkan hanya dengan mendengar namanya disebut.

“Rileks saja,” ucapku selembut mungkin, dan terdegar lebih seperti bisikkan tepat di telinga gadis yang lebih pendek dariku itu. Ia menoleh, dan menatapku dengan tampang sedatar mungkin.

Deg.. Deg.. Degg..

Jantungku berdegub kencang.

“Teng Donghae-ya, jangan samapi ia melihat kegugupanmu!” batinku berusaha menenangkan diri.

“Aku tahu kau pasti merasa tak nyaman kan sekarang?” lanjutku dengan nada setenang mungkin. Hyunjae menarik nafas dalam, kemudian tersenyum. Arghhh… Senyuman itu semakin membuatku GILA!!

“Anni, ku harap kita dapat bekerja sama, Lee Donghae sunbaenim,” ucapnya tenangmungkin. Ia mengulurkan tangan kanannya, membuatku terkekeh pelan, lalu menyambut uluran tangan Hyunjae dan menjabatnya erat. Tangannya bahkan masih halus seperti terakhir aku menggenggam tangannya!

Deg.. Deg.. Deg..

Jantungku semakin berdebar tak karuan.

“Ne, ku harap kita dapat bekerja sama,” ujarku pada akhirnya. Ia membungkuk sopan, lalu berjalan melewatiku dan langsung duduk di depan keyboard, sementar aku segera duduk di atas sofa yang ditunjuk oleh Le sajjangnim.

Hyunjae segera memainkan jari-jarinya diatas keyboard begitu Lee sajjangnim mengatakan ‘ACTION’, sementara aku sibuk mencorat-coret sesuatu di atas kertas dan sesekali melirik kearahnya. Intro dari lagu Key Of Heart mulai terlantun dengan indahnya bersamaan dengan jari-jari Hyunjae yang menari-nari diatas keyboard dengan lincahnya. Aku bahkan baru tahu bahwa ia bisa bermain keyboard. Diam-diam aku terus menikmati alunan musik dan mencoret sebuah nama di atas kertasnya.

김현재

TBC

Hahahaha… Mian kalo tidak memuaskan,, karena saiia bukan alat pemuas  ,, mian kalo part 2nya lama, karena saia sedang banyak tugas akhir dan bentar lagi UAS, doakan lulus UAS dengan nilai dan IP yang baik ya semester ini hehehe #ngarep,, mian juga kalo pendek, krna tuntutan tugas yg menggunung jadi ga bisa bikin lama” huhu *BOW* Seperti biasa.. LEAVE UR COMMENT my beloved READER : ) Buat yg g bs comment WP silakan mention@yoendaELF

Iklan

17 thoughts on “SUPA DUPA DIVA – Part. 2

  1. hae kalo masi suka kenapa dulu d putusin hyunjae y. . . .
    Binwoo lg ada2 ja boneka orang d rusakin. . . .
    Aku kok lebih condong/suka cerita bagian hae n hyunjae bikin geregetan. . .
    Lanjut. . .

  2. eh….
    lo lupa ya mi!
    min kan blm dateng,…
    haha
    mengingatkan saja,haha
    gw seneng part awal, soalnya bikin gw nunggu part 2.
    banyakpertanyaan di part 1 mah…
    ayo cepat keluarin yoseob ma min seru tuh, + sam d yah,haha

  3. hahaha onnie aku ngakak pas baca adegan si binwoo sama chaehyun itu wkwk, pas binwoo ngatain baroo juga haha, aku masih suka bingung nih onn sama mereka semua aku belom hafal casting nya semua si, jadi aku rada susah ngebayanginnya juga kkkk, aku cuma hafal si hyunjae adiknya kyuhyun, sama hyerin adiknya siwon itu doang onnie kkk~~ sisanya masih dalam tahap pembelajaran wkwkwk

    Okee aku mau ke part 3 nya dulu kkkk~~o ngatain baroo juga haha, aku masih suka bingung nih onn sama mereka semua aku belom hafal casting nya semua si, jadi aku rada susah ngebayanginnya juga kkkk, aku cuma hafal si hyunjae adiknya kyuhyun, sama hyerin adiknya siwon itu doang onnie kkk~~ sisanya masih dalam tahap pembelajaran wkwkwk

    Okee aku mau ke part 3 nya dulu kkkk~~

    1. whaa.. bingung ya??
      Chaeyoung itu leader MIINA yg wktu d merry me nikah ma minho, kalo Chaehyun itu yg ikut wgm brg ma jonghun.. haha

      ihihi.. bagus deh kalo suka,, soalnya eonni jg rada bgg ngtur kata”nya pas bgian Binwoo-Baro itu haha : P

  4. kekekkekeke…
    Q gemes ama couple hyunhae…
    mian thor karena reader baru Q baru baca…
    tp Q suka banget ceritanya…

  5. wah..donghae msh berharap sama hyunjae y..tp aku penasaran sama cowo yg dtemuin hyerin waktu salah masuk van..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s