SUPA DUPA DIVA – Part. 3

Disclaimer: Suzy, Hyomin, Eunjung, Jiyeon, & IU disini Cuma numpang minjem tampang mereka degan mengganti nama karakter sesuai kebutuhan author v(^0^)v, selain itu semua karakter sesuai dengan nama dan rupa aslinya. Semua ide cerita murni milik author, biar ceritanya abal tapi mikirnya tujuh hari tujuh malam jadi jangan main copas tanpa ijin.

Buat yang bingung ma ceritanya,, silakan baca predebut storynya di LIBRARY dulu biar ga bingung.. dan maap kalo bnyak TYPO.. AUthor males ngedit! 😛

WAJIB COMMENT!!! Bagi yang ga bisa comment di WP silakan mention aq ja di @yoendaELF jangan takut ga dibales, krn aq trmasuk orang yang KERAJINAN… ahahaha

PLEASE LEAVE SOME COMMENT AFTER READ THIS FANFICTION!!

LEAVE UR COMMENT!!!

NO BASHING!

NO SILENT READER!!

And PLAGIRSM,, JUST GO TO THE HELL!!!

CAST::

Suzy Miss A  as Kim Hyunjae

Eunjung T-ara  as Kim Chaeyoung

Hyomin T-ara as Seo Chaehyun

Jiyeon T-ara as Kim Binwoo

IU as Choi Hyerin

SUPER JUNIOR, FT ISLAND, BIGBANG, BEAST, MBLAQ,  SNSD, AFTER SCHOOL, B1A4 etc..

LIBRARYPart 1; Part 2

HAPPY READING ALL~~~

SUPA DUPA DIVA.. part:3

*Author POV*

“Lho?? Kok kau ada disini?” Hyunjae menatap bingung seorang gadis yang tengah berbaring diatas kasur sambil membaca novel terjemahan. Gadis berkacamata yang semula asik membaca novel barat favoritnya itu langsung mengalihkan perhatiannya pada gadis yang sedang menanti jawaban darinya.

“Mulai malam ini, untuk sementara kau akan menjadi roommateku, nae chingu-ya,” ucap  Chaehyun tanpa sekalipun menatap kearah temannya itu. Hyunjae menggendikkan bahu lalu berjalan menuju lemarinya untuk berganti pakaian.

“Kenapa jam segini belum tidur juga, bukannya besok kalian akan mulai mempersiapkan untuk length album MIINA?” Hyunjae me lirik jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 2 dini hari. Chaehyun melirik jam yang ada di ponselnya sekilas lalu menutup bukunya, menaruhnya dimeja yang ada disamping tidur.

“Sebaiknya kau sendiri juga tidur, bukankah besok kau masih ada scene lanjutan untuk mv mu?” Chaehyun melirik Hyunjae yang baru setengah jam yang lalu sampai setelah melaksanakan syuting mv-nya kini malah duduk di depan meja belajar dan mulai menyalakan laptop miliknya. Hyunjae menoleh, lalu menarik nafas berat. Perlahan ia memutar kursi yang sedang didudukinya itu hingga menghadap kearah Chaehyun, teman satu dorm sekaligus sahabatnya sejak SMP. Melihat ekspresi sahabatnya yang mendadak serius, Chaehyun segera bangkit dari posisi tidurnya dan memilih untuk duduk menyandar di sandaran tempat tidur dengan bantal sebagai alas sandarannya.

“Wae gurae?” tanya Chaehyun serius. Hyunjae menatapnya sebentar, lalu menunduk. Ia menarik nafas berat, mengeluarkannya, lalu kembali menarik nafas. Ia mendongak, dapat dilihatnya Chaehyun masih setia menunggu penjelasan darinya.

“Kau tahu siapa yang menjadi model utama pria di mv ku?” Chaehyun menggeleng. Hyunjae tersenyum lirih.

“Donghae Oppa,” ucapnya pelan nyaris tak terdengar, namun Chaehyun dapat dengan jelas mendengar suara sahabatnya itu.

“Omo,” ia menutup mulutnya dengan kedua tangan, tak percaya, membuat Hyunjae tersenyum kecut padanya.

“Lalu?? Bagaimana?? Apa terjadi sesuatu??” Hyunjae menggeleng. Chaehyun menautkan kedua alisnya bingung.

“Anni, dia bersikap seolah tak pernah terjadi apa-apa diantara kami. Dan.. sikapnya padaku masih sama lembutnya seperti dulu,” sekali lagi gadis itu tersenyum getir. Tak mau menceritakan lebih lanjut –pada satu-satunya orang terdekatnya yang mengetahui kisah kasih masa lalunya dengan Donghae- Hyunjae kembali memutar arah kursinya dan mulai melakukan aktivitas malamnya. Online. Chaehyun menatap punggung sahabatnya itu dari belakang, lalu tersenyum.

“Ternyata keputusanku untuk bertukar kamar dengan Chaeyoung memang tidak salah,” ucapnya. Hyunjae yang mendengar hal tersebut segera menatapnya dengan tampang bingung. “Ne, fillingku bahwa kau sedang membutuhkanku saat ini sangat tepat bukan?” kekehnya. Hyunjae tersenyum lalu mengangguk dan kembali melanjutkan aktivitasnya.

Chaehyun, alasan sebenarnya ia meminta untuk bertukar kamar sementara dengan Chaeyoung bukan karena marah pada Binwoo –hingga membuatnya sampai tega pindah kamar-, kalau masalah itu sebenarnya ia sudah memaafkannya, lagi pula boneka itu bukanlah benda yang penting dalam hidupnya, karena ia tak akan pernah meletakkan banda kesayangannya sembarangan hingga orang lain dapat mengambil atau memakainya sesuka hati. Alasan yang sebenarnya adalah karena Hyunjae. Entah mengpa siang itu saat mereka bertiga tengah makan di meja makan, tiba-tiba saja hatinya mendadak tak enak, ia merasa ada sesuatu yang terjadi pada salah satu sahabatnya.

*Flashback*

DEG.

Tiba-tiba saja hatiku mendadak tidak enak. Seperti ada sesuatu yang akan terjadi pada orang terdekatku. Tapi siapa ya?

Aku menatap lurus kearah luar jendela apartment yang berada tepat dihadapanku, dibelakang Chaeyoung dan Binwoo. Dapat kulihat sebuah awan gelap tengah menyelimuti kota Seoul siang ini, padahal baru saja beberapa menit yang lalu cuacanya sangat cerah. Melihatnya membuat hatiku semakin tak tenang. Aku menunduk, merogoh saku celana pendekku dan mengeluarkan ponsel dari dalamnya kemudian mengirimkan sebuah sms yang berisikan hal yang sama pada beberapa nomor sekaligus, tanpa mengangkat kepalaku dan mengetiknya dibawah meja.

Sekilas, ku lihat Chaeyoung berdiri dari tempat duduknya, membawa seluruh perlengkapan makan yang tadi dibawanya dan meletakkannya di wastafel dapur yang terletak tak jauh dari tempatku sekarang, membuatku dapat melihatnya meski samar.

DRTTT..

Ponselku bergetar. Hampir semua orang yang kukirimi sms tadi, telah merespon sms dariku. Namun dari semua nomor yang ku kirim pesan, ada sebuah nama yang hingga kini belum membalasnya.

‘Tak biasanya,’ gumamku. ‘Padahal biasanya, sesibuk apapun pasti ia akan segera membalas sms dariku. Atau mungkin proses syutingnya belum selesai, ya?’ batinku lagi.

Malas menunggu lebih lama lagi sms balasan darinya, aku memilih untu kembali melanjutkan makanku dan meyeruput habis seluruh isi dalam mangkuk makananku.

“E-eonni.. mianhae,” ucapnya seseorang dengan nada lirih. Aku diam. Entah mengapa mendengar suara permintaan maaf si magnae ini malah mengingatkanku pada seseorang. Mendadak naluri seorang sahabatku langsung mencuat. Tanpa menjawab permintaan maaf darinya, aku segera berjalan mengahampiri Chaeyoung yang tengah mencuci piring di dapur.

“Chaeyoung-ah, malam ini aku tidur dikamarmu ya, dan sementara kau yang tidur ditempatku,” ujarku tiba-tiba. Aku sendiri bingung kenapa aku bisa mengatakan hal ini, namun entah kenapa saat ini ia sedang ingin lebih dekat dengan sahabatnya itu, seolah sesuatu sedang terjadi.

“Wha??? Kenapa?? Eh, tapi tak apa-apa deh, mau sampai kapan-kapan juga boleh,” ujar nya. Aku mengangguk puas, lalu segera menuju kamarku untuk merapihkan barang, Chaeyoung juga tak mau ketinggalan, ia segera masuk kedalam kamarnya.

“Biarkan saja dulu lah, yang penting aku sudah minta maaf,” samar-samar dapat kudengar suara lirih Binwoo dari arah ruang makan. Ah, anak itu rupanya salah paham.

Tak mau salah paham ini semakin berlarut, setelah selesai memindahkan barang-barang, aku duduk disamping Binwoo yang tengah duduk melamun diruang tv. Entah apa yang sedang dilamunkan oleh anak itu saat ini, tapi yang pasti aku dapat merasakan bahwa ia terkejut saat menyadari kehadiranku yang tiba-tiba disampingnya.

“Tak usah takut. Aku tak marah, kok,” aku sibuk mengganti-ganti channel dengan remot kontrol, sementara Binwoo memandangku dengan tatapan bingung. Begitu mendapatkan tayangan yang bagus, aku menaruh remot kontrol itu diatas meja dan beralih menatap si magnae yang masih –amat sangat- polos ini sambil tersenyum.

“Aku benar-benar tidak marah kok, hanya saja jangan di ulangi lagi, ok?” lanjutku. Binwoo mamandangku dengan tatapan tak percaya, kemudian mengangguk senang.

“HUWAAA~~ EONNI!!! JEONGMAL KAMSHAHAMNIDA!!! ><” pekiknya riang sambil memelukku.

*FLASHBACK END*

Mengingat kejadian tadi siang membuat Chaehyun terkekeh sendiri. Perlahan ia kembali merebahkan tubuhnya dan merapihkan letak selimutnya hingga menutupi sampai ke dada. Diliriknya sekali lagi Hyunjae yang dengan antengnya duduk sambil sesekali men-scrolling mouse ungu muda miliknya. Samar-samar, dari tempatnya berada saat ini ia masih dapat melihat judul artikel yang rupanya tengah dibaca oleh sahabatnya itu disalah satu blog yang sepertinya merupakan postingan baru.

SooHeeChul n SunHae r the best couple SM-JYP ever!

“Dasar anak itu. Bilangnya sudah tak peduli lagi, tapi masih saja memburu berita tentangnya,” Chaehyun geleng-geleng pelan kemudian menutup kedua matanya dan terlelap tidur. Sementara itu tak jauh di depannya, dengan seksama Hyunjae membaca seluruh kalimat yang tertera dalam sebuah rangkaian artikel yang belum lama ini di posting di salah satu blog infotainment favoritnya. Wajahnya datar tak menampakkan emosi namun tanpa ia sadari sebelah tangannya mengepal kuat.

~mrs.ChoiLee~

“Noona~ Cepat PULANG!!!” pekik Minhwan di tepon dengan kerasnya sehingga membuat Hyerin segera menjauhkan ponsel miliknya dari telinga karena penging. Stelah meresa bahwa adiknya itu sudah berhenti berteriak, ia kembali menempelkannya ke telinga.

“Aishhh ARRASEO! ARRASEO! Ini juga aku sudah di depan rumah TAU!!” balas Hyerin yang diahiri dengan pekikkan 7 oktafnya di akhir kalimat kemudian segera menutup flip ponselnya. Siwon yang pulang bersama Hyerin langsung tertawa terpingkal-pingkal dibuatnya.

“Aish. JANGAN TERTAWA OPPA!!” Hyerin memandang Oppanya itu dengan tatapan galak. Bukannya berhenti tertawa ia malah semakin memperbesar volume suaranya lelu mencubit kedua pipi Hyerin yang agak chubby itu, gemas.

“Aigoo~ Lucu sekali sih kamu~~~ Ah, siapa ya nanti yang akan berhasil mendapatkan dirimu dongsaeng-ah?” ujar Siwon masih terus mencubit kedua pipi Hyerin. Hyerin menatap Oppanya itu dengan tatapan ganas.

“APPEO!!” ringisnya saat ia akhirnya membebaskan pipinya dari cengkraman Siwon. Siwon terkekeh, lalu perhalan masuk kedalam sebuah rumah mewah, rumah keluarganya, sementara Hyerin mengikutinya dari belakang.

“Kami pulang~” ucap Siwon saat melihat seluruh keluarganya –ayah, ibu serta adiknya, Minhwan- tengah duduk diruang tamu, seolah memang sengaja sedang menunggu mereka.

“Wah~ Para idol sudah pulang rupanya,” sambut nyonya Choi seraya memeluk satu persatu anaknya yang baru saja tiba itu.

“Maaf telah membuat kalin menunggu,” Siwon membungkukkan tubuhnya sopan pada kedua orang tuanya serta dua orang tamu yang rupanya juga ada di dalam ruangan tsb. Hyerin yang tak menyadari akan kehadiran tamu tsb memandang aneh pada Oppanya, namun tak lama ia ikut membungkuk tak kalah sopan saat tanpa sengaja ekor matanya menangkap sosok asing juga tengah berada di dalam ruangan yang sama.

“Wah, kau semakin cantik Hyerin-ah, bahkan lebih cantik dari pada yang di tv,” puji seorang wanita setengah baya berpenampilan anggun nan mewah sambil memeluk tubuh Hyerin, hangat. Hyerin yang merasa sama sekali tak mengenal wanita itu hanya menanggapinya dengan sebuh senyuman.

“Ne, ah, kamshahamnida,” balasnya. Wanita itu mengangguk lalu melirik kearah kedua orang tua Hyerin sambil tersenyum puas.

“Ne, ah pasti adikmu pasti nanti akan gembira melihatnya, bukan begitu, Dara-ya?” wanita itu melirik seorang gadis cantik yang tanpa Hyerin sadari sejak tadi duduk di sofa yang ada di belakang tempat dirinya sekarang berdiri. Hyerin memutar tubuhnya dan mendapatkan seorang gadis cantik dengan tubuh semampai nan anggun berdiri dihadapannya sambil tersenyum.

“Ne, tentu saja eomma,” ucapnya lembut.

“Ah, ya kau juga semakin tampan saja Siwon-ah,” puji wanita itu lagi pada Siwon. Siwon yang mendengarnya langsung tersenyum dan membungkuk sopan.

“Ah, anda terlalu memuji, ahjumma.”

“Anni, kau memang semakin tampan Siwon-ah,” ulang wanita itu lagi. Kedua orang tua Siwon yang melihatnya tersenyum sumringah.

“Siwon-ah, ayo ajak Dara berkeliling,” ucap nyonya Choi. Siwon mengangguk dan dengan segera gadis yang dipanggil Dara itu pun mengamit sebelah lengan Siwon dan mulai berkeliling mengitari halaman rumah keluarga Choi yang luas. Tak mau mati karena kebosanan karena dikelilingi orang dewasa disekitarnya, Minhwan langsung menyusul Siwon dan Dara yang mulai menghilang pergi kearah taman labirin, sementara Hyerin tetap di tempatnya semula karena wanita yang tadi menyapanya terus saja mengganggam tangannya dan menariknya duduk disampingnya, membuat Hyerin nyaris tak berkutik dibuatnya.

“Sepertinya kau tak mau melepaskannya darimu, Park Sinyoung-ssi,” ucap nyonya Choi yang segera disambut tawa dari suami serta lawan bicaranya, kecuali Hyerin.

‘Sebenarnya apa yang mereka katakan sih? (_ ______”)’ batinnya.

~mrs.ChoiLee~

*Hyerin POV*

“Loh!! Yang tadi kemari itu kan Shinyoung ahjumma dan Sandara Noona! Memangnya Noona tidak tahu?” pekik Minhwan kaget saat aku menanyakan tentang tamu yang kemarin datang kerumah kami. Aku menaikkan sebelah alisku sambil menggeleng.

‘Sandara? Sandara siapa coba? Aku tidak pernah merasa punya teman yang bernama Sandara,’ batinku.

“Memang siapa mereka?” Minhwan menatapku dengan tatapan tak percaya lalu menggeleng-gelengkan kepalanya frustasi.

“AIGOO!! Noona! Mereka itu kan ibu dan kakaknya Cheondoong hyung! Tunanganmu!!!”

“MWO!!!!!!!!!!????” pekikku, kaget.

“Iya, noona. MEREKA-ITU-IBU-DAN-KAKAKNYA-CHEONDOONG-HYUNG-TUNANGANMU!” ulangnya lagi, membuatku seolah mati rasa. Dapat kurasakan sekujur tubuhku mendadak lemas, untung saja saat ini aku sedang duduk diatas sofa, bukan berdiri, kalau tidak pasti aku sudah jatuh pingsan saking lemasnya. Cheondoong. Kenapa nama itu belakangan ini semakin sering ku dengar lagi? Apa aku memang tak bisa lepas darinya??

“Kau ini keterlaluan sekali sih noona, calon keluarga sendiri dilupakan,” oceh Minhwan lalu berjalan keluar kamar, meninggalkanku yang duduk tertegun di tempatku.

‘Calon keluarga katanya. Cikh, aku bahkan terakhir kali bertemu dengan mereka saat umurku 4 tahun, mana mungkin aku dapat mengenali mereka di usiaku yang sudah hampir 20 ini. Dan apa katanya tadi? Cheondoong tunanganku?’ aku menarik nafas berat.

Ya, memang apa yang dikatakan Minhwan tidak salah, Cheondoong adalah tunanganku. Tunangan yang bahkan wujudnya seperti apa saja sekarang aku tak tahu karena kami terakhir kali bertemu saat aku berusia 4 tahun sebelum ia dan keluarganya pindah keluar negeri. Jangan bingung kenapa status kami seperti ini padahal kami tak saling bertemu, karena kami sudah ditunangkan bahkan sebelum kami berdua dilahirkan, dan ini semua adalah ulah kedua orang tua kami. Jadi jangan salahkan aku jika aku tak mengenal ‘calon keluarga’-ku seperti apa yang dikatakan Minhwan.

“Ah, ya lupa, kemarin Dara noona bilang Cheondoong hyung akan segera kembali dari Filipina tiga bulan lagi, dan begitu ia kembali pertunangan kalian akan segera di resmikan,” Minhwan menyembulkan kepalanya dibalik pintu lalu kembali menutupnya.

“ARGHH!!! Kenapa mereka muncul saat ini!!?? PADAHAL AKU KIRA SEMUANYA BATAL!!! ><”

~mrs.ChoiLee~

*Author POV*

Sejak melakukan debut resminya dua bulan yang lalu, jadwal Hyunjae jadi semakin padat hingga membuatnya nyaris tak punya waktu untuk bertemu dengan ketiga teman satu dormnya ataupun kakaknya sendiri, Cho Kyuhyun. Selain itu, ketiga teman satu dormnya itu pun tengah sibuk dengan aktivitas solo mereka masing-masing serta mempersiapkan 2nd lenght album MIINA yang direncanakan untuk rilis pada akhir tahun ini.

Pada saat pihak SM mengumumkan tentang rencana comeback mereka pada pihak media, para fans dibuat terkejut oleh pemberitahuan mengenai masuknya anggota ke-4 MIINA yang akan segera bergabung dalam formasi baru pada album ke-2 nanti. Bukan hanya para fans yang dibuat terkejut, tapi para member MIINA lainnya pun ternyata baru mengetahui hal ini dari agency mereka sesaat sebelum diumumkan ke media.

“Dia berasal dari Cina, dan kuharap kalian dapat berlaku dengan baik padanya nanti,” ucap Kim Young Min, CEO SM ent. setelah Han seung hwan, asistennya memberitahukan mengenai konsep album serta perubahan formasi dan identitas sang member baru kepada ketiga gadis muda itu. Chaeyoung mengangguk paham, Chaehyun memandang wajah CEO-nya itu sekilas namun tak mengatakan apa-apa, sementara Binwoo menatapnya jengah lalu menghela nafas saat sang CEO sudah keluar dari dalam ruang rapat.

“Aishhh~~~ Apa itu.. Formasi baru? Apa maksudnya???” cibir Binwoo sebal.

“Apa suaranya lebih indah dari Chaehyun eonni?? Apa musikalitas serta rappingnya lebih bagus dari Chaeyoung eonni?? Dan apa dia  lebih jago dance dariku???????!!! JANGAN BILANG KALAU POSISI MAGNAEKU DIREBUT OLEHNYA!!!??? HUWAAAA ANDWAE!!!!!!!” batin Binwoo resah. Ia menatap kedua eonninya yang masih duduk di tempatnya semula, bergantian.

“Aishhh!!!! Awas saja kau member baru!!!!”

~mrs.ChoiLee~

Selang beberapa hari setelah pengumuman mengenai member baru pada media, pihak SM memutuskan untuk memindahkan dorm yang ditempati MIINA dan Hyunjae ke tempat yang lebih besar. Berhubung keempatnya kini sudah semakin dikenal khalayak luas hingga tak jarang banyak ssaeng fans *stalker* yang tak segan-segan membuntuti dan mengintai aktivitas mereka, selain itu di depan dorm juga sering sekali ditemukan fans yang pada umumnya adalah fanboy, menghadang di depan pintu gedung hingga membuat orang-orang yang tinggal disana merasa sedikit terganggu. Karena itu, pihak SM memutuskan untuk memindahkan asrama mereka ke tempat yang lebih terjamin segala fasilitas dan keamanannya pun sangat terjaga.

Berhubung apartemen yang mereka tempati kali ini lumayan besar dengan 4 kamar di dalamnya, para memberpun jadi dibuat bingung tentang pembagian kamar, terlebih saat mereka tahu bahwa ‘member ke-4’ juga akan segera tinggal satu dorm dengan mereka begitu ia tiba ke Korea. Hyunjae yang sudah debut sebagai soloist diberikan satu kamar untuknya sendiri, sementara ketiga member MIINA masih dibut bingung mengenai 3 kamar lainnya.

“Lha??? Trus nanti aku tidur dengan siapa dong? Kalau aku tidur dengan Chaehyun eonni, gadis itu pasti keenakkan karena tidur sendirian, tapi kalau aku tidur dengannya, aku kan tidak mengenalnya. Tak enak juga kalau harus sekamar dengan orang asing,” ujar Binwoo saat mengetahui tentang pembagian kamar, galau.

“Yasudah, nanti aku tidur sekamar saja dengannya, nanti aku yang pakai kamar yang paling besar, otte?” Chaeyoung selaku leader mencoba menengahi. Binwoo dan Chaehyun menatapnya dengan pandangan tak enak hati, sementara Hyunjae memang tak ikut bergabung dalam diskusi ini karena sedang ada kegiatan diluar dan menyerahkan semua hasilnya pada Chaeyoung.

“Jangan begitu, biar aku sajalah yang sekamar dengannya, kau kan leader, kau harus punya privasi yang lebih selain itu kau orang yang paling memiliki beban yang berat diantara kami, jadi biar aku saja,” ucap Chaehyun yang tanpa menunggu jawaban dari mereka langsung menggotong tas besar miliknya dari ruang tengah menuju kamar yang paling besar dimana terdapat dua buah tempat tiduh ukuran single didalamnya *bayangin ja kamarnya kayak kamar YeWook, sementara kamar lain ukurannya kayak kamar Eunhyuk*.

Daesung yang sejak awal juga hadir di tengah-tengah mereka langsung menghela nafas lega, karena akhirnya perseteruan mereka tentang kamar akhirnya selesai. Dan segera setelah Chaehyun memasuki kamarnya, Binwoo dan Chaeyoungpun segera memilih kamar lain yang kosong selain kamar yang telah ditentukan Seungri dan Daesung sebagai kamar Hyunjae.

“Ah, ya ngomong-ngomong kapan gadis itu datang, Oppa?” tanya Chaehyun sembari memberikan segelas soda pada daesung saat mereka berempat tengah duduk melingkar di ruang tengah setelah lelah membereskan apaertment. Chaehyun dan Binwoo memandang Daesung dengan tatapan ingin tahu.

“Ne? Oh, kabarnya bulan depan ia baru akan berangkat dari Cina..”

~mrs.ChoiLee~

“Aishhh!!! Kenapa gak bunyi-bunyi sih!!??” Hyerin mengetuk-ngetukkan layar Haptic POP dengan jari lentiknya geram. Sekali lagi diliriknya layar ponsel yang memajang foto dirinya dan kedua saudara laki-lakinya tengah tersenyum cerah saat mereka di Saipan beberapa bulan yang lalu, tapi pada layarnya itu masih juga tak menunjukkan tanda-tanda panggilan ataupun pesan masuk.

“Ishh!!!” geramnya kesal. Kim Hyesung, pria yang kini sedang duduk dibangku yang berhadapan dengannya memandangnya dengan tatapan geli. Hyerin yang menyadari bahwa orang yang menjadi lawan mainnya dalam drama nanti itu tengah menatapnya dengan tatapan seperti itu segera membenahi duduknya dan bertingkah seolah dirinya tengah menggerutu pada ponselnya yang mendadak ‘hang’.

“Sudah waktunya take off,” ujar seorang pria pada seluruh staf yang dibawanya kemudian berjalan menuju pintu pemeriksaan. Pria bernama Kim Hyesun itu pun bangkit dari duduknya sambil menenteng sebuah tas kecil disebelah tangannya dan mulai mengikuti langkah si pria yang adalah seorang perwakilan  rumah produksi dari drama yang akan dibintanginya. Hyerin menatapnya sebentar, mengehela nafas pendek lalu bangkit dari duduknya. Di tatapnya sekali lagi layar ponselnya yang masih belum ada perkembangan.

“Aishh!! Lee Gikwang… Kau ini benar-benar!” gerutunya sebal saat mengetahui bahwa namja yang belakangan sedang dekat dengannya itu bahkan tak mengucapkan apapun saat dirinya memberi tahu bahwa ia akan berangkat ke Taiwan dan tinggal selama beberapa bulan disana. Hyerin mendengus sebal lalu berjalan ruang pemeriksaan dan segera masuk kedalam pesawat.

Selama di pesawat, Hyerin tak henti-hentinya menggerutu kesal akibat tak kunjung mendapat ucapan dari Gikwang. Ia terus saja bergumam dan menyumpahi namja yang dulunya memiliki nama panggung ‘AJ’ itu tanpa henti. Ia bahkan berjanji untuk segera menjaga jarak dengan Gikwang jika nantinya ia kembali ke Seoul, toh diantara mereka juga taka ada hubungan lebih selain ‘teman’. Saking kesalnya ia pada Gikwang, ia sampai tak sadar bahawa di kelas bisnis yang ditempatinya saat ini, ia tengah duduk bersebelahan dengan Hyesung. Hyesung yang sejak di bandara sudah memperhatikan Hyerin hanya bisa tersenyum geli.

~mrs.ChoiLee~

*Kyuhyun POV*

Hari ini kami semua sedang sibuk latihan untuk persiapan Comeback kami yang akan segera dilakukan minggu depan. Karena comeback kami yang akan segera tiba, semua aktivitas kami diluar menyanyi Super Junior pun sementara dihentikan, dan kami pun jarang sekali mendapatkan kesempatan untuk sekedar beristirahat apalagi berjalan-jalan keluar. Aku bahkan belum pernah bertemu lagi dengan dongsaengku sendiri yang padahal seminggu yang lalu sudah mulai masuk ke universitas, padahal kami bergabung dalam satu manajemen yang sama, tapi itu semua tak terlalu berpengaruh karena jadwal kami yang tak pernah kosong.

Mengingat nama Dongsaengku itu, aku jadi teringat akan perkataan Siwon hyung beberapa bulan yang lalu saat Hyunjae belum debut seperti sekarang.

*FLASHBACK*

“Hyunjae maksudnya?” tanyaku. Siwon hyung mengangguk pelan.

“Lalu?”

Siwon melirikku sekilas, kemudian kembali berdehem. “Dia bilang kalau dia sangat mengagumiku, dan dia bilang bahwa ia adalah FANSku, apa itu benar????” Siwon hyung menatapku antusias, aku tertawa geli dibuatnya lalu mengangguk.

“Ne, hyung, dia bahkan memajang beberapa postermu di dalam kamarnya dirumah eomma, dan aku juga sempat melihatnya sibuk dengan ponselnya –dulu sebelum di trainee di SM- mensearching tentang berita dirimu, dan aku juga pernah membaca fanfiction buatannya yang ia pairingkan dengan dirimu, hyung,” jelasku membuat Siwon hyung melongo parah lalu senyum-senyum tak jelas.

“Jinjja???” Lagi-lagi aku mengangguk, tanpa sekalipun melepaskan senyuman geliku darinya.

“Dan ia pun pernah mengatakan padaku bahwa kau adalah tipe idealnya!”

“WAH~ DAEBAK!” seru Siwon hyung lalu ia memeluk tubuhku erat dan kemudian melepaskannya lagi.

“Gomawo Kyunie-ya, atas infonya! Nanti kubelikan CD gamenya!”

*FLASHBACK END*

Mengingat hal itu membuatku menjadi miris. Hyunjae sejak lama memang sudah mengidolakan Siwon hyung, dan kami semua satu manajemen, namun tak pernah sekalipun mereka berdua mendapatkan kesempatan untuk bertemu satu sama lain. Berada dalam satu manajemen yang sama rupanya memang tak menjamin bahwa akan sering bertemu.

‘Argh.. Aku jadi teringat gadis itu..’ gumamku saat tanpa sengaja mataku melihat sebuah poster berukuran besar yang terpajang diruang latihan koreo kami sekarang.

‘Menelponnya saja rasanya sulit sekali,’ batinku lirih tanpa sekalipun melepaskan pandanganku pada salah satu wajah gadis cantik yang terpajang dalam poster.

~mrs.ChoiLee~

*Author POV*

Hari ini, Hyunjae melakukan goodbye stagenya di acara Music bank, dan dihari yang sama Super Junior juga melakukan Comeback stage. Sejak awal Hyunjae memang di jadwalkan untuk melakukan promosi selama kurang dari dua bulan karena ia harus segera mempersiapkan masa orientasinya sebagai mahasiswa baru. Kyuhyun yang mengetahui hal ini segera menghampiri dongsaengnya itu diruang ganti dan segera menariknya untuk masuk kedalam ruang ganti Super Junior yang letaknya hanya berselang 2 pintu.

Di dalam ruangan, Hyunjae sedikit berbincang pada semua member dan berpamitan serta meminta doa dari mereka semua agar ia melakukan stage terakhirnya hari ini dengan baik dan ia juga bisa melewati masa orientasi serta hari-hari awalnya sebagai mahasiswa dengan baik dan lancar. Ia juga tak lupa mengucapkan selamat pada semua member untuk Comeback stage mereka.

“Wah, kau sudah dewasa sekarang, Evil Sister! Kau sudah jadi mahasiswa! Hahaha” Goda Leeteuk.

“Ia, tapi tingkah dan badannya masih seperti BOCAH!” celetuk Heechul, sadis, membuat Hyunjae merengut sebal.

“Aishh.. Biar saja! Berarti kan aku awet muda!” Hyunjae mehrong, membuat semua yang ada di dalam ruangan tertawa dibuatnya. Dan tanpa ia sadari, ada seorang pria yang tidak ikut terlarut dalam suasana, dan diam-diam terus memperhatikannya dalam diam.

“Jangan sedih,” ujar Eunhyuk dengan suara sepelan mungkin sambil menepuk sebelah pundaknya hingga membuat pria itu menatap kearahnya.

“Anni, siapa yang sedih?” kilahnya. Eunhyuk tersenyum penuh arti lalu kembali menatap lurus kearah gadis yang dibawa Kyuhyun tadi.

“Aku tahu semuanya, Donghae-ya, kau tak bisa menyembunyikannya dariku. Kejar saja dia kembali, aku yakin para ELF pasti akan mendukungmu.” Donghae, pria yang tadi ditepuk pundaknya oleh Eunhyuk, memandang pria itu bimbang.

“Kau ingin dia kembali kesisimu bukan? Ayolah, kejar dia sebelum ian berpaling pada pria lain,” tambahnya lagi tanpa menatap Donghae yang masih menatapnya dengan tatapan bimbang. “Jika kau takut ELF tidak merestuimu, kalian bisa backstreet, tapi menurutku mereka akan mendukungmu.”

Donghae menunduk, mencoba mencerna perkataan Eunhyuk. Yang ia khawatirkan sebenarnya bukan ELF, awalnya ia berfikir ELF pasti akan membashing dan membenci Hyunjae saat melihat MV yang mereka bintangi, namun nyatanya respon yang diberikan positif dan bahkan mereka menjuluki keduanya sebagai couple baru, HyunHae couple. Yang justru ia khawatirkan adalah perasaan Hyunjae padanya. Apakah gadis itu masih memiliki perasaan yang sama dengannya??

Donghae memandang wajah gadis yang saat ini tengah berbincang canggung dengan beberapa meber lain dalam diam. Dalam hati ia ingin sekali beranjak dari tempatnya ini dan menarik tangan gadis itu lalu memeluknya. Namun nyatanya ia tak sanggup.

‘Beri aku kesempatan, Hyunjae-ya.’

~mrs.ChoiLee~

Tanpa dinyana, di minggu terakhir masa promosianya setelah selama 7 minggu melakukan promo di berbagai acara  music, Hyunjae mendapatkan mutizen untuk pertama kalinya di akhir promosinya, hal ini sontak membuatnya terkejut hingga menitikkan air mata saat Chaehyun, Hwayoung dan Wooyoung yang bertindak selaku MC Music Bank mengumumkan hasil perhitungan dan memintanya untuk mengucapkan beberapa kata.

“Sungguh.. Sungguh aku tak pernah menyangka akan mendapatkannya,” ujar Hyunjae dengan nada bergetar. “Untuk semua orang yang telah mendukungku terima kasih, dan tolong doakan aku agar aku dapat melewati kuliahku dengan baik dan secepatnya kembali..” ucapnya sambil sesekali terisak. Kyuhyun yang berdiri disampingnya tersenyum seraya memeluk bahunya dari samping, sementara Chaehyun memeluk pinggang sahabatnya itu erat disisi yang lainnya. “Yeorobeun~ Jeongmal Kamshahamnida~~~~~~~~” seru Hyunjae sambil membungkuk. Leeteuk mengambil alih bunga serta mutizen yang ada ditangan Hyunjae dan menitipkannya pada Chaehyun, sementara Shindong, Eunhyuk, Siwon, dan Yesung langsung mengangkat tubuh mungil Hyunjae dan melempar-lemparkan tubuhnya keatas, membuat gadis itu menangis ketakutan sekaligus tertawa karena senang. Melihat Chaehyun yang terlihat kerepotan karena banyak barang di tangannya, membuat Hwayoung dan Wooyoung menghampirinya untuk segera memberikan kata penutup. Kyuhyun yang menyadari hal itu segera membantu Chaehyun dengan mengembil alih semua barang yang dititipkan Leeteuk tadi dan berdiri disampingnya.

“Yeorobeun~~~~ Sampai Jumpa!” ucap ketiga MC.

Begitu acara selesai, seluruh artis mulai menyalami Hyunjae dan memberikannya ucapan selamat secara bergantian lalu satu persatu dari mereka mulai meninggalkan panggung. Hyunjae melangkah riang menuju ruang gantinya dan segera mengganti pakaian lalu bersiap untuk pulang. Namun saat dirinya baru saja keluar dari pintu, seseorang malah menarik sebelah tangannya dan membekap mulutnya kemudian membawanya kesebuah sudut yang lebih sepi.

Tbc

Gimana?? Puas?? Maaf kalo gaje n peran Hyunjae dsni kyy terlalu dominan.. Padahal tokoh utamanya ada 5 huhu

Mian.. soalnya mau kelarin satu” dulu konfliknya biar jelas.. mian *BOW*

Ada yang bsa nebak siapa orang yang narik Hyunjae dan diliat gambarnya di poster sama Kyuhyun siapa?? Hahaha.. truss kenapa Donghae sama Hyunjae putus juga ada di part selanjutnya..

MOHON DITUNGGU~~ hoho

Iklan

12 thoughts on “SUPA DUPA DIVA – Part. 3

  1. yang narik hyunjae itu pasti Hae oppa, aku kira kyu ngeliat poster adik y. . .
    Siwon suka ma hyunjae ya, wah Hae bakal ada saingan y
    MIINA ada member baru, hyeri tunangan cheondong Mantap dah. . .
    Ngak pa2 kebanyakan hyunjae y, aku suka kalo bisa banyakin ja hyunjae y mpe akhir. . . .
    Lanjut. . .on suka ma hyunjae ya, wah Hae bakal ada saingan y
    MIINA ada member baru, hyeri tunangan cheondong Mantap dah. . .
    Ngak pa2 kebanyakan hyunjae y, aku suka kalo bisa banyakin ja hyunjae y mpe akhir. . . .
    Lanjut. . .

  2. Aa~
    jangan2 antara siwon sama donghae yang narik yaaa~?
    soalnya kayanya siwon suka juga sama hyunjae.. kekeke~

    ga sabar pengen liat ada thunder sama hyerin~

    fighting eonnie~ 😀

  3. ckck, pasti itu donghae yg narik tangan hyunjae kkk~~ /plak *sotoy* hahaha, aduh aku lupa lagi si kyu suka sama si chaehyun apa chaeyoung /plak *sotoy lagi* ckck sungguh rumit onnie, tapi akus eneng lah masalah hyunjae kelar juga dan tentang siwon yg nanya nanya sama kyu disini jelas dia nanya apa aja kkkk~, di part ini lumayan lah aku gak terlalu bingung kayak di part 1 2 udah rada hafal sama semua cast nya, tapi tadi aku bingung sama daesung and seungri itu siapa ya /plak *entar aku baca lagi deh perkenalannya* hahaha

    Okee onnie ditunggu part 4 nya kkkk~~

    1. part 4 tayang mgu bsok yaa..

      haha,, mian”.. JUJUR aja yg bikinnya aja bgg ma FF yg satu ini,, pmainnya lebih kroyokkan dbanding MM sama SMM haha #PLAKK

      Daesung itu manajernya Miina, Kalo Seungri manajernya Hyunjae..
      hehehe

  4. wah..jgn2 yg d van wkt itu cheondoong..penasaraaan..
    Pasti yg narik hyunjae donghae mw ngajak balikan..hehehe..
    Seru..seru..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s