SUPA DUPA DIVA – Part. 4

Disclaimer: Suzy, Hyomin, Eunjung, Jiyeon, & IU disini Cuma numpang minjem tampang mereka degan mengganti nama karakter sesuai kebutuhan author v(^0^)v, selain itu semua karakter sesuai dengan nama dan rupa aslinya. Semua ide cerita murni milik author, biar ceritanya abal tapi mikirnya tujuh hari tujuh malam jadi jangan main copas tanpa ijin.

Buat yang bingung ma ceritanya,, silakan baca predebut storynya di LIBRARY dulu biar ga bingung.. dan maap kalo bnyak TYPO.. AUthor males ngedit! 😛

WAJIB COMMENT!!! Bagi yang ga bisa comment di WP silakan mention aq ja di @yoendaELF jangan takut ga dibales, krn aq trmasuk orang yang KERAJINAN… ahahaha

PLEASE LEAVE SOME COMMENT AFTER READ THIS FANFICTION!!

LEAVE UR COMMENT!!!

NO BASHING!

NO SILENT READER!!

And PLAGIRSM,, JUST GO TO THE HELL!!!

CAST::

Suzy Miss A  as Kim Hyunjae

Eunjung T-ara  as Kim Chaeyoung

Hyomin T-ara as Seo Chaehyun

Jiyeon T-ara as Kim Binwoo

IU as Choi Hyerin

SUPER JUNIOR, FT ISLAND, BIGBANG, BEAST, MBLAQ,  SNSD, AFTER SCHOOL, B1A4 etc..

LIBRARYPart 1Part 2; Part 3

HAPPY READING ALL~~~

SUPA DUPA DIVA.. part:4

“Annyeonghassaeyo, jo neun, Kwon Ah Ra, imnida, peungabseubnida,” seorang gadis berambut pendek membungkukkan badannya sopan saat Daesung memperkenalkannya kehadapan keempat penghuni Dorm lainnya saat mereka tengah berkumpul untuk makan malam diruang tengah. Chaehyun adalah orang pertama yang menyambut dirinya dengan sebuah pelukkan hangat begitu Ah Ra selesai memperkenalkan dirinya.

“Jo neun Seo Chaehyun imnida, dan dua orang disana adalah kedua member MIINA, Kim Chaeyoung dan Kim Binwoo sementara yang satunya adalah Kim Hyunjae,” Chaehyun tersenyum ramah. Ah Ra, gadis yang beberapa hari lalu baru saja tiba dari China dan akan tinggal bersama mereka itu pun tersenyum. Chaeyoung dan Hyunjae segera bangkit dari duduknya mengampiri mereka berdua, sementara Binwoo hanya melirik mereka sekilas lalu kembali melanjutkan makannya.

“Hy, aku Kim Hyunjae, kau cukup memanggilku, Hyunjae atau Hyun juga tak apa,” ujar Hyunjae ramah. Ahra tersenyum kecil.

“Dan aku Chaeyoung, aku Leader dirumah ini dan merupakan Leader MIINA,” Chaeyoung tersenyum hangat. “Dan semoga kita dapat hidup bersama dengan baik.” Ahra mengangguk. “Ah, Binwoo-ya! Kemari, dan perkenalkan dirimu..” Binwoo menatapnya malas, namun akhirnya menghampiri mereka dan memperkenalkan diri saat Chaeyoung melemparkan tatapan garang padanya.

“Annyeonghassaeyo, jo neun lovely magnae Binwoo imnida,” ucapnya seramah mungkin.

Merasa suasana mendadak canggung, Chaehyun langsung menarik gadis –yang jika dilihat dari penampilannya lebih muda dari Binwoo- itu dan mengajaknya berkeliling dorm lalu masuk dan memberitahukan kamar mereka.

“Binwoo-ya, kenapa kau seperti itu? Sepertinya kau kurang menyukainya?” todong Chaeyoung dengan nada berbisik saat melihat Ahra Dan Chaeyoung sudah masuk kedalam kamarnya. Binwoo menunduk, lalu menatap wajah eonninya dengan tampang merengut. Hyunjae yang melihat hal ini segera menghampiri mereka untuk mencari tahu.

“Anni, hanya saja aku merasa bahwa jabatan magnaeku akan diambil alih (T~T),” jawabnya dengan nada lirih, membuat Daesung tertawa terpingkal-pingkal. Chaeyoung, Hyunjae dan Binwoo menatapnya dengan tatapan aneh.

“WAE!!??” tanya mereka kompak. Daesung berusaha menghentikan tawanya, sementara ketiganya memandangnya dengan tatapan aneh.

“Huwahahaha… Kau ini lucu sekali Binwoo-ya! WKWKWK..”

“Apanya yang lucu!?? Aku kan tidak rela, karena akulah MAGNAE DI RUMAH INI! Aku tak mau berbagi!! ><” bukannya behenti tertawa, Daesung malah semakin terpingkal-pingkal.

“HUWAHAHAHAHA.. Dasar BABO MAGNAE.. Tak tahu apa-apa malah sudah berkata seperti itu! Kwon Ahra itu sudah lulus SMA dan usianya juga hanya berbeda satu tahun dibawah Hyunjae, WKWKWKWK,” jelas Daesung yang diakhiri dengan tawa yang lebih keras dari sebelumnya. Sementara Hyunjae, Chaeyoung, dan Binwoo menatap kearah pintu kamar Chaehyun-Ahra sambil melongo parah.

“Gadis itu lebih tua dariku? Omo~” gumam Binwoo tak percaya yang langsung dibalas anggukkan kedua eonninya.

~mrs.ChoiLee~

Binwoo yang pada awalnya merupakan pihak yang paling menentang akan adanya member ke-4 dan penghuni baru di dorm mereka, begitu mengetahui bahwa Ah Ra usianya jauh lebih tua dari dirinya dan bahkan juga sudah menamatkan SMA di tahun yang sama dengan ketiga eonninya yang kebetulan semuanya satu angkatan, sikapnya jadi lebih lunak.

Terlebih, Ah Ra yang mereka kira adalah warga negara Cina ternyata asli dan dibesarkan di Korea, hanya saja beberapa tahun yang lalu ia pindah mengikuti Oppa-nya –satu-satunya keluarga yang ia miliki- yang bekerja dan menetap disana. Karena itu sikap semuanya pun jadi lebih ramah lagi padanya.

Tapi rupanya hal ini belum membuat Binwoo tenang, baginya posisi lead dancer dan jabatan baba magnae (?) bisa jadi pindah ketangannya, karena saat keempatnya tengah berlatih di studio, mereka semua sempat dibuat kagum dengan skill menari yang dimilikinya. Dan untuk posisi babo magnae, sebenarnya ia tak begitu sedih jika harus menanggalkan jabatan yang selama trainee ia pikul itu pada orang yang lebih babo darinya Hahaha *digampar pipi :P*.

“Rambutnya kayak Dora.. Pipinya bulat kayak bakpao.. Kulitnya tidak begitu putih.. Tampangnya konyol.. Penampilannya seperti anak kecil –bahkan jauh melebihiku yang masih SMP!” Binwoo meneliti penampilan seorang yeoja yang tengah berlatih bersama Chaeyoung di depannya dengan seksama. Dari ujung kaki sampai ujung rambut tak luput dari perhatiannya.

“Aishh..” desisnya saat menyadari bahwa sepertinya hanya itu saja yang menjadi keluhannya, karena faktanya gadis yang ia ragukan itu bahkan memiliki kualitas vocal yang melebihi dirinya. Biar bagaimanapun ia merasa amat tersaingi!

Chaehyun memandangi wajah Binwoo dan sosok hang tengah jadi objek perhatiannya secara bergantian.

“Jangan menganggapnya musuh. Mulai sekarang dia adalah bagian dari kita, arra?” Chaehyun menepuk pundak Binwoo pelan lalu segera bergabung dengan kedua membernya yang lain. Binwoo memandangi mereka sebentar lalu ikut bergabung bersama yang lainnya meski langkahnya diikuti dengan erangan kecil sebelumnya.

~mrs.ChoiLee~

Sejak diputarnya siaran Music Bank kemarin sore, para ELF dibuat heboh oleh ulah para netizen yang memuat postingan video liputan pengumuman pemenang mutizen, dimana pada video berdurasi 1:04 detik itu netizen menangkap adanya gerakkan aneh yang ditunjukkan oleh salah satu member super junior dan salah seorang MC.

Pada detik ke 34, dimana Hyunjae tengah memberikan kata sambutannya, Kyuhyun memeluk bahu kanan adiknya, sementara di sebelah kiri Chaehyun memeluk pinggang sahabatnya itu erat, dan pada detik selanjutnya, para netizen menangkap sebuah adegan yang tak biasa dimana Kyuhyun menoleh kearah kiri dan Chaehyun menoleh kearahnya sambil tersenyum. Adegan saling tatap-menatap yang berlangsung selama 4 detik ini pun akhirnya berhasil disadari netizen. Dan tak hanya itu, pada detik ke 51 saat Hyunjae di lempar-lemparkan tubuhnya oleh para member Super Junior, Tiba-tiba saja Kyuhyun keluar dari kerumunan dan menghampirinya untuk mengambil alih semua barang titipan Leeteuk dan membiarkan gadis itu menutup acara.

Dengan adanya postingan ini, membuat beberapa fans semakin penasaran akan kedekatan mereka dan mulai mencari-cari berita yang lebih tentang hubungan mereka sebenarnya. Namun sebagian lainnya malah langsung menyerbu account mini hompy milik Chaehyun dan membashingnya habis-habisan tanpa mencari berita lebih lanjut.

Di dalam kamar, Chaehyun hanya bisa mendesah saat membaca sendiri postingan disalah satu portal tsb, dan ia hanya bisa menelan ludah saat membaca komentar pedas yang ditujukan padanya di mini hompy miliknya.

“Sabar ya, eonni,” Ahra mengelus pundak teman sekamarnya itu pelan. Chaehyun melirik sekilas lalu tersenyum samar.

“Ne,” ucapnya setenang mungkin. Namun dalam hatinya, ia terpukul, hatinya tak tenang. Sejak awal debut bersama MIINA, baru kali ini ia mendapatkan komentar bashing, dan bahkan jumlah Anti Fansnya pun kini mendadak bertambah banyak padahal menurutnya selama ini ia tak pernah berkelakuan aneh dan berbuat macam-macam.

“Jangan terlalu dibuat beban. Kau tahu sendiri kan para fans fanatik itu seperti apa? Yang penting aku sebagai sahabatmu sekaligus adik dari Kyuhyun Oppa selalu mendukung kalian,” ucap Hyunjae berusaha menenangkan saat Chaehyun memutuskan untuk tidur bersama di kamar Hyunjae malam itu.

“Gomawo, nae chinguya.” Hyunjae tersenyum lalu menarik pundak sahabatnya itu dan memeluknya erat sambil sesekali mengelus-elus punggung Chaehyun. Dalam hatinya ia berfikir, Chaehyun dan Kyuhyun saja yang tidak terikat dalam jalinan cinta, dan baru sekedar ‘teman dekat’ saja sudah dibashing habis-habisan, apalagi jika kabar dirinya dan Donghae yang dulu sempat berpacaran? Bisa-bisa dia akan dibashing lebih parah lagi dari Chaehyun.

~mrs.ChoiLee~

Sudah hampir dua bulan, Hyerin menetap sementara di Taiwan untuk syuting drama mandarin pertamanya. Sebenarnya, ia bisa saja bolak-balik Taiwan-Korea, namun ia lebih memilih untuk tinggal di Taiwan agar lebih fokus, walau alasan sebenarnya adalah karena ia ingin menghindar dari rencana pertunangannya yang seharusnya dilakukan pada akhir awal mei lalu, dan karena jadwalnya ini pertunanganpun terpaksa diundur sampai dirinya kembali dari Taiwan akhir Juni mendatang.

Setelah menyelesaikan masa syutingnya, Hyerin dengan ditemani Kang Bongman, manajernya memilih untuk berjalan-jalan sebentar di kawasan pusat perbelanjaan Taipei. Namun, saat dirinya tengah mencari-cari barang, manajernya itu pamit ke kamar kecil dan berjanji untuk bertemu lagi di sebuah restaurant yang nantikan akan dijadikan tempat untu makan siang mereka.

Saat tengah melihat-lihat berbagai kerajinan keramik yang terpajang di salah satu etalase toko, tanpa sepengetahuan Hyerin seseorang tengah berjalan mundur kearahnya dan tanpa sengaja membuat Hyerin sedikit terdorong dan kerjatuh.

“YA!” pekik Hyerin kesal saat tubuhnya terjatuh dan terasa nyeri di bagin sikunya yang tak sengaja terpentok kaca etalase. Dengan segera pria itu mambantu Hyerin berdiri dan meminta maaf padanya.

“Jweisonghamnida, aggashi,” ucap pria itu saat menyadari bahaw orang yang ia tabrak adalah orang Korea, sama seperti dirinya. Hyerin mendelik, awalnya ia akan kembali menyemprot pria itu, namun ia segera mengurungkan niatnya saat melihat sosok pria yang kini tengah meminta maaf padanya itu.

“Omo.. K-kau..” Pria itu mengernyitkan dahinya, bingung.

“K-kau, si pemilik van bukan? Haha, maaf tentang kejadian waktu itu,” ujar Hyerin dengan sedikit terkekeh. Pria itu terlihat berfikir, lalu tersenyum saat teringat kejadian beberapa bulan yang lalu saat gadis di hadapannya ini salah masuk kedalam van-nya.

“Ah, kau?!” Hyerin tersenyum kemudian mengangguk kecil. Belum sempat ia berbicara lebih banya dengan gadis dihadapannya itu, ponsel sang pria berdering.

“Maaf, sepertinya aku harus segera pergi. Gureom,” pamitnya lalu pergi dengan ponsel yang melekat di telinganya. Hyerin menatap punggung pria itu sambil tersenyum.

“Bertemu lagi ditempat yang tak terduga,” gumamnya lalu pergi menuju tempat dimana dirinya berjanji dengan manajernya.

~mrs.ChoiLee~

Tak terasa, sudah hampir tiga bulan Hyunjae menjalani aktivitas barunya sebagai seorang mahasiswi. Jurusan Hukum Universitas Inha pun menjadi tempatnya menuntut ilmu saat ini, sesuai dengan janjinya pada sang nenek sebagai syarat dirinya untuk masuk ke dunia hiburan. Meski sebenarnya ia bercita-cita menjadi seorang desainer interior dan –lebih suka untuk sekolah di sekolah seni- ia juga sudah diterima sebagai salah satu mahasiswa jurusan desain interior di salah satu universitas, dengan berat hati ia harus melupakannya jika ia masih ingin berkecimpung di dunia entertainment.

Dengan berkuliahnya Hyunjae di Universitas Inha, jelas membuat neneknya sangat gembira, dan selama ia vacum dari dunia entartaiment ia hanya sesekali muncul dalam acara off air, Hyunjae tinggal dirumah Ayahnya di Incheon bersama dengan nenek dan Ayahnya. Sementara ibunya masih dirawat di Amerika.

Menjalani kehidupan baru sebagai seorang mahasiswa, awalnya membuat Hyunjae sedikit kesulitan dalam beradaptasi, terlebih jurusan yang digelutinya ini bukanlah jurusan yang ia inginkan dan termasuk kedalam jurusan yang berat dalam materi pelajarannya. Namun, untungnya Minho, teman sekaligus sahabatnya sejak SMA juga berkuliah di kampus yang sama walau berbeda jurusan. Setidaknya hal ini membuat dirinya sedikiit lebih tenang. Dan tak lama stelah itu ia juga mendapatkan seorang sahabat baru yang meski berbeda jurusan tetapi ia berada dalam satu kelas yang sama saat pada salah satu mata kuliah, Choi Hyerin.

 Sepulangnya Hyerin dari Taiwan, tuan Choi, ayah Hyerin menyuruhnya untuk pindah jurusan, dan hubungan internasionalpun akhirnya menjadi pilihan Hyerin *Jujur aja aq gtw di Korea sana HI di fakultas hukum diplajari di semester berapa,, anggap ja d semester awal udah ada ya, HAHAHA :P*.

Saat itu tanpa diduga, gadis yang baru saja menyelesaikan  syuting drama Taiwannya ini begitu sampai dirumah Ayahnya langsung memintanya pindah jurusan dengan alasan bahwa jurusan seni yang setahun belakangan dipelajarinya itu tak akan membantunya sama sekali di masa depan, dan akhirnya dengan berat hati Hyerinpun meninggalkan kampus lamanya dan mengulang kuliahnya lagi dari awal di jurusan yang berbeda.

“Hyunjae-ya! Sudah kubilang tak usah memanggilku dengan embel-embel ‘eonni’ ataupun ‘ssi’ dibelakang namaku, panggil saja aku HYERIN, kau ini kan sahabat Chaehyun, berarti kau juga sahabatku, dan Chaehyun juga memanggilku tanpa embel-embel, aku jadi merasa tua jika kalian memanggilku seperti itu, tau!” oceh Hyerin panjang lebar saat Hyunjae tanpa sengaja memanggilnya dengan embel-embel –ssi dibelakang namanya. Minho yang siang itu ikut berkumpul bersama mereka di taman Universitas sambil menunggu jam kuliahnya tertawa geli.

“Kau kan memang lebih tua dari kami, noona,” ejek Minho jahil. Hyerin menatapnya tajam.

“Ya! Aku memang lebih tua darimu, tapi kau juga jangan memperjelas seperti itu! ><”

“Lalu? Apa aku juga harus memanggilmu tanpa embel-embel? Hyerin-ah?”

BLETAK.. sebuah jitakkan maha dahsyat bersarang diatas kepala Minho, membuatnya meringis kesakitan. Hyunjae tertawa keras saat melihat kedua sahabat yang biasanya selalu terlihat tenang dan cenderung selalu terlihat sempurna dimata orang lain itu kini malah menunjukkan sisi lain mereka. Lebih tepatnya kekonyolan mereka.

“Ya! Selain Hyunjae dan Chaehyun, tidak ada yang boleh memanggilku tanpa embel-embel! Arraseo!?” *Author said: Si Hyerin sadisnya hampir ngalahin Heechul –.–“*

~mrs.ChoiLee~

“Hari ini mau kemana?? Apa ada jadwal??” tanya seseorang  saat Binwoo tengah memejamkan kedua matanya dan mencoba untuk tidur dimejanya saat istirahat tengah berlangsung. Binwoo yang merasa sangat mengantuk hari itu lebih memilih untuk tidak menggubris pertanyaan orang yang menurutnya sangat mengganggu itu.

“Kalau tidak ada jadwal, kita jalan-jalan saja yuk, pulang sekolah?” lanjut orang itu lagi tpat ditelinga Binwoo. Binwoo yang merasa terusik mulai membuka kedua matanya perlahan. Ia terlonjak kaget saat melihat wajah seorang pria yang ia anggap paling menyebalkan dalam hidupnya kini berada di depan wajahnya yang hanya berjarak 5cm.

“YA!!” pekiknya. Pria itu tersenyum lalu menjauhkan wajahnya kemudian berdiri menghadap Binwoo yang kini sudah berdiri menjauhinya.

“Hehe, nanti pulang sekolah kita jalan yuk? Oke?” pria itu tersenyum lalu keluar dari dalam kelas Binwoo yang saat itu sangat sepi.

“YA!!! BARO!! SIAPA YANG MAU PERGI DENGANMU!!!!????”

~mrs.ChoiLee~

Begitu bell pulang sekolah dibunyikan, Binwoo segera merapihkan barang-barangnya dan keluar secepat mungkin meninggalkan kelas dan berlari keluar sekolah. Ini semua karena BARO! Ia tak mau jika nanti tiba-tiba saja namja aneh itu muncul dan langsung menariknya untuk pergi berjalan-jalan dengannya. Jangankan jalan-jalan, melihat tampangnya saja sudah membuat Binwoo mual!

“Hey, mau pergi kemana?” tanya sebuah suara saat Binwoo tengah bersembunyi dibalik semak-semak untuk menunggu jemputannya. Binwoo menengadah, dan mendapatkan pria yang tengah dihindarinya itu kini justru tengah berdiri tersenyum menhadapnya sambil melipat kedua tangannya di depan dada. Damn!

“Aishhh!! Gila lama-lama aku!” seru gadis itu sebal lalu berjalan cepat meninggalkan Baro menuju halte bus.

“Kenapa kabur? Bukankah kau menungguku, huh?” Binwoo menghentikan langkahnya dan menatap Baro tajam. Ingin sekali dirinya menyumpal mulut besar Baro dengan kaus kakinya yang seminggu ini lupa ia cuci. Tangannya hampir saja membuka sebelah sepatunya jika saja sebuah van yang sangat ia kenal berhenti dihadapannya.

“OPPA!!!!” pekik Binwoo riang saat melihat Yesung, orang yang tadi ia hubungi untuk menjemputnya akhirnya datang menyelamatkannya. Yesung yang berada di dalam mobil van super junior memandang kearahnya sambil tersenyum lalu membukakan pintu yang berada disisi kanannya untuk mempersilakan Binwoo masuk. Tanpa basa-basi iapun segera duduk dibangku penumpang disebelah Yesung, dan setelah yakin Binwoo sudah masuk kedalam dan pintu telah tertutup dengan rapat, manajer Ma pun segera melajukan van berwarna hitam itu hingga meninggalkan pelataran sekolah. Baro hanya diam di tempat, memandangi van yang mulai menghilang dibelokan itu dengan tatapan datar.

“Dengan Yesung, huh?” gumamnya lalu tersenyum. Senyum yang sama sekali sangat sulit ditebak apa maknanya.

~mrs.ChoiLee~

DRttt… Drttt..

Hyunjae yang tengah menikmati makan malamnya dirumah bersama dengan nenek dan juga ayahnya, segera merogoh saku celana pendeknya saat merasakan sebuah getaran hebat yang mendera kantong celananya. Diliriknya layar ponsel yang berkedap-kedip karena panggilan masuk dan memajang nama Chaehyun di sisi layarnya.

“Selama makan tidak boleh menerima telepon,” ujar nenek Hyunjae sembari melayangkan tatapan mautnya pada satu-satunya cucu wanitanya itu. Hyunjae yang memang sangat takut padanya langung mengangguk dan menaruh ponselnya disamping piring lalu kembali memakan jatah makan malamnya.

Drtt… Drttt..

Ponsel Hyunjae kembali bergetar hebat selama beberapa waktu, lalu mati dan kemudian bergetar lagi. Hyunjae melirik kearah layar dan lagi-lagi mendapatkan panggilan masuk dari orang yang sama, Chaehyun.

“Angkat saja, sepertinya penting,” Cho Hyunjae menatap anaknya sekilas dengan nada setenang mungkin. Hyunjae menatapnya dengan tatapan penuh terima kasih.

“Aku sudah selesai, selamat malam~” ujarnya lalu berlari pergi menuju kamarnya yang terletak dilantai 2.

“Yaeobseoyo..”

“YA!!!” teriak Chaehyun dari seberang telepon membuat Hyunjae segera menjauhkan ponselnya dari telinganya yang terasa penging.

“WAE!!???” teriaknya balik.

“Cepat nyalakan TV!!! Lihat SBS!! Ppali!!” teriaknya dengan nada panik. Hyunjae yang kaget jadi ikutan panik dan berlari kedalam kamarnya dan menyalakan tv yang ada disana.

*CR image: Tumanduo.com*

Dengan secepat kilat ia melompat keatas tempat tidur dan segera menyalakan tvnya dengan remot kontrol yang terletak diatas meja samping tempat tidurnya. Ditekannya tombol power dengan sekuat tenaga dan begitu tv menyala ia langsung menekan tombol no 9 untuk menonton SBS, seperti yang diperintahkan Chaehyun.

Hyunjae hanya bisa tertegun saat melihat tayangan tv yang tengah menayangkan acara strongheart di layar tv dihadapannya. Ditayangan itu, ia dapat melihat bahwa Siwon, Donghae dan Kyuhyun kakaknya serta ketiga member Super Junior lain yang menjadi tamu tetap diacara itu kini tengah duduk manis di tempat mereka masing-masing sambil tertawa saat salah seorang bintang tamu yang baru saja menceritakan tentang kisah lucunya sebelum debut.

“Bagaimana? Sudah liat??” tanya Chaehyun, memecahkan lamunan Hyunjae.

“Ne?? Ah, sudah. Lalu memangnya da apa??” tanya Hyunjae bingung.

“Aishh… Kau ini.. itu lihat tulisan pada papan yang ada disamping Donghae Oppa..” Hyunjae menuuti perintah Chaehyun dan menyipitkan matanya untuk melihat tulisan yang tertera pada papan. Matanya langsung terbelalak saat membaca serentetan tulisan latin yang tertera disana. Dan tepat pada saat itu, MC Kang Hodong dan Lee Seunggi memanggil nama Donghae dan memperkenalkan dirinya.

 “Syupo Junieo~~~~ LEE… DONGHAE!!” sahut Kang Hodong, Donghae berdiri dari tempatnya, membungkuk sekilas lalu kembali duduk dengan diiringi riuh tepuk tangan dari para penonton.

“ Speedy love scandal?? Apa ada cerita mengenai hal ini, Lee Donghae-ssi? Atau ini adalah judul Film terbarumu??” tanya Seunggi dengan nada menggoda. Donghae terlihat terkekeh lalu tersenyum.

“Anni, jangan menyindirku Seunggi-ssi, karena aku belum pernah bermain film kecuali Attack on the pin up boys bersama member Super Junior lainnya,” ujar Donghae dengan nada mendesah.

“Ya! Hyung, jangan begitu, setidaknya kau lebih beruntung dariku, karena aku behkan belum pernah bermain film seumur hidupku,” celetuk Kyuhyun dengan nada tak terima yang segera disambut tawa dari para tamu termasuk kedua MC.

“Hahaha.. Cho Kyuhyun-ssi, malangnya nasibmu,” ledek Haha yang langsung dibalas tatapan tajam Kyuhyun.

“Hahaha, baiklah kalau  begitu silakan ceritakan.. Lee Donghae-ssi,” Kang Hodong mengangguk, memberi tanda pada Donghae untuk memulai. Donghae berdehem sebentar, lalu membenarkan posisi duduknya hingga terlihat lebih rileks.

Hyunjae menatap layar televisinya dengan pandangan serius, sementara ponselnya masih setia bertanggar di sebelah telinganya. Chaehyun pun sepertinya juga tengah menonton tayangan ini diseberang telepon, karena suaranya tak terdengar seperti sedang berbicara pada Hyunjae saat ini.

“Kira-kira sekitar  dua tahun yang lalu, saat Super Junior tengah sibuk mempromosikan Twins, saat itu media banyak yang mengabarkan tentang tentang hubungan specialku dengan Sunye-ssi..”

“Ah.. Wonder Girls, Sunye?” potong Kang Hodong saat nama Sunye disebut. Donghae mengangguk pelan.

“Ne, saat itu ia belum debut bersama Wonder Girls, waktu itu media dengan hebohnya menggembar-gemborkan tentang kedekatan kami. Padahal saat itu aku tengah berkencan dengan seorang gadis..”

“Wha~~” koor semua orang yang ada di dalam ruangan. Keempat member Super Junior lainnya pun langsung memandang kearahnya. Mereka agak terkejut dengan pengakuan Donghae ini, karena setahu mereka Donghae belum pernah berkencan setelah resmi debut.

“Jinjjayo? Berarti setelah debut kau pernah berkencan?” Leeteuk memandang membernya itu dengan pandangan penuh selidik. Donghae hanya menggaruk-garuk belakang kepalanya yang tak gatal, salah tingkah, karena rahasianya terbongkar.

“Ne.. Jeongmal mianhamnida hyung, hehe,” Donghae berdiri dari duduknya lalu membungkuk pada member yang lain kemudian kembali duduk dan melanjutkan ceritanya.

“Karena gosip itu, gadis yang sedang ku kencani jadi salah paham. Dan menganggap bahwa aku dan Sunye benar tengah menjalani hubungan khusus, terlebih mereka juga menunjukkan beberapa foto kami yang tengah berjalan berdua, padahal saat itu aku dan Sunye memang berteman. Gara-gara itu, saat aku mencoba menghubunginya, ia selalu menolak panggilan dariku..”

“Whaaa..” koor semuanya lagi disela-sela cerita Donghae.

“Sampai akhirnya suatu saat aku berhasil menghubunginya, dan mengajaknya untuk bertemu. Saat aku dan member Super Junior lainnya pulang dari Syuting EHB, saat yang lain sudah mulai tertidur lelap, aku diam-diam keluar dari dorm dan dengan modal kunci scooter Shindong hyung yang lupa aku kembalikan padanya, aku pun pergi tengah malam untuk mengunjunginya,” papar Donghae dengan raut serius, namun ia segera memalingkan wajahnya saat tiba-tiba Shindong menatapnya dengan tatapan menusuk.

“Ah.. Kau kerumahnya tengah malam?” sela Lee Seunggi. Donghae mengangguk.

“Ya! Kau tidak boleh kerumah gadis malam-malam!” pekik Siwon  yang langsung disambut tawa para tamu yang hadir termasuk Seunggi dan Kang Hondong. Donghae menutup mulutnya dengan sebelah punggung tangannya, menahan tawa.

“Anniyo.. Berhubung aktivitas Super Junior yang sangat padat, aku tak punya waktu untuk menemuinya, dan aku pun sadar bahwa aku tak bisa bebas untuk bertemu dengannya siang hari karena dia masih murid sekolah pada waktu itu. Berhubung aku merasa bahwa hal ini patut segera diluruskan, maka malam itu aku nekat kerumahnya. Sejujurnya aku tidak berani naik motor sendirian malam-malam, terlebih kawasan rumahnya terletak di kawasan yang lumayan sepi dan agak menyeramkan saat malam hari…

“Sesampainya aku di depan rumahnya, rupanya seluruh lampu rumahnya sudah padam. Aku mencoba menghubungi ponselnya berkali-kali namun tak juga diangkat. Tak ingin perjuanganku sia-sia aku pun mengambil beberapa kerikil lalu melemparkannya kearah jendela kamarnya. 1 kali.. 2 kali.. Sampai akhirnya kali kesembilan lemparan, gadis yang kutunggu keluar dari dalam rumahnya dengan memakai jaket tebal yang menutupi piyamanya.

“Tapi, bukannya membukakan pagar rumahnya untukku, ia hanya berdiri di depan pintu rumahnya tanpa bermaksud membukakan pagar untukku. Dia bilang ‘Mau apa kau kemari?’ dengan wajah kesalnya. Jujur saja saat itu aku yang memang sedang lelah karena aktivitas padat dan harus menempuh jarak puluhan kilo meter untuk mendatanginya merasa sangat kesal saat mendengar suara dan tampang jengkelnya seperti itu.”

“Lalu apa yang kau lakukan selanjutnya??” tanya Seunggi penasaran.

“Sebenarnya saat itu aku entah kenapa ingin sekali marah, namun akhirnya kutahan, karena biar bagaimanapun aku sangat menyukainya, terlebih hubungan yang kami jalin baru berkisar satu minggu.”

“Huwaaa…”

“Jujur saja aku ingin sekali memeluknya saat itu, karena begitu kami jadian kami hanya bisa saling berhubungan melalui sms atau telepon, jadi ku sangat merindukannya. Tapi berhubung ia tak juga membukakan pagar rumahnya untukku jadi aku hanya bisa berdiri memandangnya diluar pagar. Ingin sekali aku menjelaskannya saat itu juga padanya bahwa antara aku dan Sunye tak ada apa-apa, tapi ia sama sekali tak memberikanku kesempatan untuk menjelaskannya. Dan malam itu juga dia langsung memutuskan hubungannya dariku. Aku masih sangat ingat apa yang ia katakan malam itu, ‘Aku memang anak kecil yang bisa kau permainkan senakmu. Dan tampaknya kita kahiri saja hubungan kita, karena memang sepertinya belum waktunya bagiku untuk berpacaran dan masih harus sekolah. Selamat malam.’ Begitu kira-kira yang dikatakannya sebelum akhirnya masuk kedalam rumah. Dan mulai malam itu juga hubungan diantara kami benar-benar terputus satu sama lain, karena besoknya nomor ponsel serta akun me2day miliknya segera di non aktifkan,” jelas Donghae panjang lebar, diakhiri dengan helaan nafas yang cukup panjang. Kang Hodong dan Lee Seunggi menatapnya dengan tatapan prihatin. Siwon yang duduk dibelakang Donghae langsung mendekatinya dan memeluknya erat. Leeteuk, Shindong, dan Eunhyuk pun tak mau kalah, sementara Kyuhyun tetap duduk di tempatnya dengan dengan tatapan kosong. Seperti tengah memikirkan sesuatu.

Sementara itu, di depan TV, Hyunjae memandang apa yang terpajang dihadapannya dengan tatapan lirih. Hatinya terasa gamang. Ia jadi teringat kejadian beberapa bulan yang lalu saat di mubank.

*FLASHBACK*

Begitu acara Music Bank selesai, seluruh artis mulai menyalami Hyunjae dan memberikannya ucapan selamat secara bergantian lalu satu persatu dari mereka mulai meninggalkan panggung. Hyunjae melangkah riang menuju ruang gantinya dan segera mengganti pakaian lalu bersiap untuk pulang. Namun saat dirinya baru saja keluar dari pintu, seseorang malah menarik sebelah tangannya dan membekap mulutnya kemudian membawanya kesebuah sudut yang lebih sepi.

Mata Hyunjae terbelalak saat melihat sosok yang menarik tangan dan membekapnya barusan adalah Donghae. Begitu pegangan tangan dan dekapan di mulut Hyunjae ia lepaskan, ia memberi tanda pada gadis itu agar ia tak berteriak.

“Ssst.. Aku mohon dengarkan aku sekali ini saja,” Donghae menatap Hyunjae dengan tatapn lirih. Hyunjae menarik nafas berat.

“Katakan.” Mendengar kalimat singkat dari mantan pacarnya itu, Donghae tersenyum lirih.

“Aku hanya mau mengatakan bahwa semua yang terjadi dua tahun lalu itu tidak benar, dan aku akan membuktikannya padamu. Dan setelah itu, kuharap kau mau kembali memberikan kesempatan bagiku untuk kembali mendekatimu.”

*Flashback END*

Hati Hyunjae semakin gamang. Disatu sisi ia merasa bersalah karena dulu tak memberikan pria itu kesempatan untuk menjelaskan apa yang terjadi padanya. Namun disisi lain ia merasa kecewa, karena jika memang hal itu memang seperti itu adanya kenapa Ia tak mencoba meluruskan masalahnya pada media dan malah membiarkannya berlarut-larut, terlebih selama dua tahun terakhir Donghae juga tak kunjung menunjukkan tekatnya untuk berusaha kembali pada dirinya.

“Dan kuharap, jika gadis itu mendengar ceritaku ini, ia bersedia untuk memaafkanku dan membuka kesempatan bagiku sekali lagi,” ujar Donghae sambil menatap kearah kamera, tulus, membuat semua orang yang ada diruangan memberikan appaluse padanya.

“Wah.. Lee Donghae-ssi sepertinya masih sangat mencintai gadis itu,” Kang Hodong melirik Seunggi sekilas lalu kembali memandang Donghae sambil tersenyum bahagia.

“Ne, dan semoga saja gadis itu menonton acara ini dan tersentuh hatinya untuk menerima Donghae-ssi kembali,” ujar Seunggi.

Merasa tak kuat jika harus menonton tayangan itu lebih lama, Hyunjae segera mematikannya dengan remot tv dan menutup kedua wajahnya dengan bantal. Dibawah bantal ia menangis sesenggukkan. Ia bingung. Hatinya resah. Ia sendiri tak mengerti apa yang sedang dirasakannya saat ini. Apakah ia masih menyukai seorang Lee Donghae, atau dia sudah tak memiliki perasaan apapun padanya.

TBC

Siapa yang nebak Donghae hayo??? Hahaha… Pertanyaan selanjutnya.. Siapa yang ketemu ma Hyerin?? Ada yang bisa jawab?? Hahaha 😛

jangan lupa COMMENT 😀

 

Iklan

12 thoughts on “SUPA DUPA DIVA – Part. 4

  1. aku yg nebak klo hyunjae ditarik sama donghae onnie, kkkk~~

    klo si hyerin itu ketemu sama cowok yg waktu itu hyerin salah masukin mobil van-nya, dan klo tebakan aku si itu yg dijodohin sama hyerin /plakk *sotoy* haha, aku lupa lagi siapa namanya yg mau dijodohin sama hyerin wkwk padahal itu kan ada di part kemarin kkkk~~

    Onnie ini tuh panjang banget nget aku sukaaaa hahahaha, coba tiap part kayak gini kkkk~~, dan sekarang aku udah gak pernah bingung lagi onnie karena aku udah apal semua cast nya hahahaha, jalan ceritanya aku suka banget onnie, onnie gak pusing apa bikinnya, banyak banget cast kayak gini, onnie hebat kkkk~~

    Aku tunggu onnie part 5 nya, ditunggu ya minggu depan kkk~~ ;D ;D

    1. huwaaa~mian baru baless..
      baru sempet OL setelah UAS huhu
      YUPP!! selamat anda mendapatkan ddangkoma yesung Oppa yg sudah ia sumbangkan..
      haha #PLAKK

      panjang ya?? pantesan aja aq bikinnya juga pegel hahaha
      part 5 kalo ga mgu,, senin ya~ belum smpet dibikn soalnya ^^

  2. haha,
    gw rasa yg sama hyerin tu, yg slah msuk mobil tu itu si thunder!!!
    udah hyunjaenya ama siwon aj, jgn ama donghae.
    udah binwoo ama baro aj, ksian si baro.haha

  3. tebakan ku bener yg narik hyunjae tu si bang Hae, udah balikkan aja! Tu kyu cenggo krn nyadar kali yg d omongin hae tu adik y. . . .
    Yg ketemu ma hyerin tu cheundong. . . .

  4. Welcm to ah ra. . ^^
    W gak stju k’lo binwoo ma baro. . W stju k’lo ma yesung jah. . Cz imutan yesung. . Hehe~
    hyunjae blikan jah ma hae’, tlg lepasin oppa ku. . Please. . XP

    van it pasti pnya HAEWON?? ><

  5. Hyunjai jd cucu ksyangan nenek’y. Wouuu donghe menyeritakan ksah2 waktu bersma hyunjai, gmn y entar prasaan’y hyunjai thdp donghai

  6. wah..donghae keren minta maaf k hyunjae dgn ngbuka rahasianya sendiri..tp gmn reaksi hyunjae y..penasaran..tp yg ketemu hyerin d taipei jgn2 cheondoong..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s