SUPA DUPA DIVA -Part 7 *version A (edited)*

  Disclaimer: Suzy, Eunjung, Hyomin,  Jiyeon, Min & IU disini Cuma numpang minjem tampang mereka degan mengganti nama karakter sesuai kebutuhan author v(^0^)v, selain itu semua karakter sesuai dengan nama dan rupa aslinya. Semua ide cerita murni milik author, biar ceritanya abal tapi mikirnya tujuh hari tujuh malam jadi jangan main copas tanpa ijin.

Buat yang bingung ma ceritanya,, silakan baca predebut storynya di LIBRARY dulu biar ga bingung.. dan maap kalo bnyak TYPO.. AUthor males ngedit!

 WAJIB COMMENT!!! Bagi yang ga bisa comment di WP silakan mention aq ja di @yoendaELF jangan takut ga dibales, krn aq trmasuk orang yang KERAJINAN… ahahaha

PLEASE LEAVE SOME COMMENT AFTER READ THIS FANFICTION!!

LEAVE UR COMMENT!!!

NO BASHING!

NO SILENT READER!!

And PLAGIRSM,, JUST GO TO THE HELL!!

Huwaaaaaaaaaaaaaa akhirnya beres juga part 7-nya.. >< Sumpah ini ekspres banget bikinnya sehari jadi. Mian kalo pendek. Sebagai gantinya nanti masi ada versi B tayang hari rabu >< ,Huwahahahahaha LOL. Mian kalo banyak TYPO, aq males ngedit, lagi sibuk mantengin Oppadeul yang baru Comeback dan sekarang saiaa mau streaming dulu~~ Ohohoho annyeong~

WARNING! biar lebih menghayati, silakan bacanya sambil denger lagunya CSJH/The Grace – My Everything

 

SUPA DUPA DIVA

*Author POV*

Sudah hampir sekitar dua minggu berselang setelah pembuatan MV Miina di Jepang, dan comeback merekapun telah dilakukan beberapa hari yang lalu di acara mucic Mnet Countdown. Comeback mereka kali ini tak hanya untuk mempromosikan full length album pertama mereka, tetapi juga sekaligus memperkenalkan anggota ke-empat Miina, Kwon Ahra, atau yang diperkenalkan dengan nama panggung sebagai “Vie” secara resmi.

Teaser mv mereka yang terlebih dahulu diliris tepat seminggu sebelum acara comeback mereka –yang juga menampilkan HyunHae couple sebagai model video clip, ternyata mampu membuat para penggemar penasaran, dan mv mereka itupun menjadi hot topic di berbagai situs serta mampu menyedot sekitar 1juta penonton segera setelah MV resmi diliris. Hal ini tentu membuat pamor mereka yang beberapa bulan terakhir ‘sedikit mengendur’ akibat hiatus pun kembali terdongkrak, dan angka penjualan serta Pre-Orderpun telah mencapai hampir seratus ribu copy dalam satu hari.

Meski awalnya sebagian orang tertarik akan lagu mereka kali ini karena ‘HyunHae couple’ yang belakangan dibicarakan menjadi model mv mereka, namun setelah melihat, mendengarkan dan menikmati music yang disajikan, banyak pihak yang memuji akan kekuatan vocal serta musikalitas mereka yang dirasa semakin matang.

Akibatnya, popularitas merekapun dalam sekejap kembali menanjak, dan jadwal merekapun semakin padat, mulai dari tawaran untuk CF, variety show hingga drama musikal pun mulai menghampiri mereka. Namun, tentu saja tak semua tawaran itu mereka terima, mereka hanya meneriba beberapa tawaran saja yang mereka nilai dapat membantu dalam ajang promosi mereka dan tak mengganggu jadwal mereka yang lain.

Hari ini, untuk kedua kalinya setelah  mereka kembali tampil di acara KBS Music Bank dalam rangka promosi single terbaru mereka. My Everything. 

“Mana Ahra?” tanya Daesung –namja yang sudah hampir setahun belakangan sejak Miina debut telah menjadi manajer mereka- celingukkan melihat para member Miina lainnya yang tengah sibuk di make up di dalam ruang tunggu. Binwoo yang sedang dipoles wajahnya hanya melirik Daesung sekilas dari pantulan cermin yang terpajang diatas meja rias dihadapannya, tanpa menjawabnya.

“Ah.. Dia tadi pamit ke toilet sebentar, Oppa,” jawab Chaeyoung yang tengah ditata rambutnya oleh Hwang Coordy.

“Lalu.. Chaehyun mana??” tanyanya lagi saat menyadari bahwa sosok yeoja yang memiliki tubuh paling tinggi diantara keempat member Miina lainnya itu juga tidak ada di dalam ruangan. Chaeyoung angkat bahu.

“Molla, mungkin ke toilet juga?” Daesung mengerutkan kening, tampak berfikir, namun kemudian mengangguk paham.

“Baiklah, kalau begitu jika mereka sudah kembali, segera bersiap dibackstage, sebentar lagi saatnya kalian tampil,” Chaeyoung mengangguk paham. Daesung kembali menyapukan pandangannya keseluruh penjuru ruang ganti sekali lagi sebelum akhirnya keluar ruangan.

Sementara itu di toilet, Ahra yang memang sudah kebelet segera masuk kedalam salah satu bilik toilet. Saat ia baru saja akan duduk diatas closet, tiba-tiba terdengar suara aneh dari bilik sebelah.

Hooekkk.. Hooekkk..

Ahra terdiam.

Hoekk..

Eneg. Itu yang kini ia rasakan. Mendengar suara orang seperti sedang muntah seperti itu langsung membuatnya merasa ikutan ingin muntah. Dengan segenap tenaga ia menguatkan dirinya agar tidak muntah, dan begitu acara buang air kecilnya selesai, ia segera menekan tombol air dan berlari keluar toilet sebelum bertambah mual.

Sementara itu tanpa ia ketahui, dibilik yang berada tepat dibilik yang Ahra tempati tadi, Chaehyun dengan segenap tenaga yang dimilikinya tengah sibuk memuntahkan sebagian isi dari dalam perutnya. Entah sudah berapa kali ia memuntahkannya, tapi yang jelas kini wajahnya sudah pucat lengkap dengan keringat dingin yang sudah membasahi wajahnya dan merusak make up diwajahnya itu.

Chaehyun akhirnya terduduk lemas diatas lantai, bahunya menyender dibalik bilik pintu mencoba menahan bobot tubuhnya yang sudah tak sanggup ia topang lagi. Napasnya terengal-engal layaknya seseorang yang baru saja berlari sprint. Tangan kirinya memegangi dahinya yang terasa dingin, sementara tangan satunya memegangi perutnya yang ia rasa mulai membuncit. Kepalanya tertunduk, menatap kearah perut.

“Kenapa?” lirihnya.

“Kenapa harus aku?” lanjutnya. Tanpa ia sadari, perlahan air matanya menetes, membasahi wajah cantiknya hingga membuat maskara hitam yang dikenakannya luntur akibat tangisan.

Cukup lama Chaehyun dalam posisi seperti itu, berdiam diri meratap di dalam bilik toilet, sampai akhirnya ia memutuskan untuk keluar saat melirik kearah arloji yang terpasang di tangan kirinya telah menunjukkan waktu dimana dirinya seharusnya sudah bersiap untuk tampil.

Perlahan ia bangkit dari posisinya, dengan sedikit terhuyung, dibukanya kenop pintu bilik lalu berjalan keluar toilet sambil sesekali tangannya menahan bobot tubuhnya dengan menopang ke tembok. Diliriknya sebentar wajahnya yang kacau pada pantulan cermin besar yang terpasang diatas wastafel, untung saja saat itu toilet sepi, sepertinya tak ada seorangpun yang berada disana, jadi ia tak perlu khawatir jika ada yang meilhat penampilan kacaunya ini.

Pusing. Itu yang kini ia rasakan. Dengan segenap kekuatan yang tersisa, dengan susah payah ia berjalan menuju ruang tunggu Miina yang jaraknya hanya berselang 3ruangan dari toilet.

Ia merasa pandangannya kini mulai kabur, serasa seperti ada kunang-kunang yang beterbangan didepan matanya. Ia terdiam. Serasa tubuhnya sebentar lagi akan segera ambruk.

“Chaehyun-ah!!!!” teriak seseorang. Chaehyun tak dapat melihat siapa yang memanggilnya, pandangannya gelap, dan tubuhnya terasa seperti melayang, setelah itu ia benar-benar tak dapat merasakan apa-apa lagi.

“Chaehyun-ah!!! SEO CHAEHYUN!!! YA! KAU KENAPA!!??” pekik seorang pria yang tadi dengan sigapnya segera menopang tubuh Chaehyun saat melihat gadis itu tiba-tiba kehilangan keseimbangan.

“HYUNG!! DAESUNG HYUNG!! SIAPAPUN TOLONG AKU!!” teriaknnya seraya menepuk-nepuk wajah gadis itu agar tersadar dari pingsannya.

“Omo! Chaehyun-ssi..” pekik salah seorang staff music bank, terkejut, saat melihat gadis yang seharusnya tampil 10menit lagi itu kini tengah tergolek lemas diatas pangkuan seorang pria.

“Hyung, tolong panggil Daesung hyung!!” pekik namja. Pria itu mengangguk paham lelu segera berlari secepat mungkin. Tak lama ia pun kembali, tapi ia tak sendirian melainkan dengan beberapa orang lainnya, termasuk Daesung dan ketiga member Miina.

“Chaehyun eonni!”/”Chaeyoung-ah!!” pekik Daeung dan ketiga member Miina kompak. Mereka terkejut saat melihat gadis yang selama ini diketahui memiliki sistem imun alias kekebalan tubuh paling kuat itu malah tengah tergolek lemah diatas pangkuan seorang namja.

“Kyuhyunie! Apa yang terjadi?? Kenapa dia pingsan??” tembak Daesung. Kyuhyun, namja yang menopang tubuh Chaehyun itu menggeleng. Ia sendiri tidak tahu kenapa Chaehyun begini, karena saat menemukannya ia sudah kehilangan keseimbangan dan untung saja ia berada disaat yang tepat sebelum akhirnya kepala gadis itu menghantam lantai.

“Molla hyung! Tadi aku menemukannya yang sudah hampir jatuh pingsan di depan ruang tunggu Super Junior. Aishh tak pentinglah dia kenapa, yang jelas saat ini cepat bawa dia ke rumah sakit!!”

~mRs.ChoiLee~

Sudah sekitar 5 jam Chaehyun tergolek lemas diatas ranjang rumah sakit dan belum sadarkan diri. Tadi, begitu ditemukan pingsan ia segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk diberikan pertolongan pertama. Akibat dilarikannya Chaehyun ke rumah sakit, Miina melakukan comeback stage hanya dengan 3 anggota, dan hal ini segera membuat para fans bertanya-tanya. Bagi mereka ini terasa janggal, karena faktanya tadi siang –beberapa jam sebelum rekaman- mereka dapat melihat Chaehyun yang berlatih bersama ketiga member di stage.

Sementara itu, tadi di di akhir acara, saat tiba saatnya untuk mengumumkan jawara chart minggu ini, seperti yang telah banyak diduga, Miina menempati tempat pertama dan berhak untuk mendapatkan mutizen. Chaeyoung selaku leader sempat mengucapkan beberapa kalimat terima kasih pada para fans dan orang-orang yang telah mendukung mereka, selain itu ia pun meminta maaf karena Chaehyun yang mendadak tak dapat tampil karena kondisinya yang mendadak drop, namun ia tak mengatakan bahwa Chaehyun dilarikan kerumah sakit apalagi mengatakan bahwa kenyataannya gadis itu bahkan pingsan saat dilarikan, ia tak menjelaskan apa-apa selain itu, karena ia tak ingin semua orang tahu dan mulai berspekulasi yang tidak-tidak. Begitu acara selesai, mereka pun segera menuju rumah sakit tempat dimana Chaehyun dirawat.

Kini, setelah sekitar 5 jam menunggu sadarnya Chaehyun dari pingsannya para member Miina akhirnya diaksa pulang oleh Daesung karena malam telah terlalu larut dan waktu berkunjungpun telah selesai, sementara itu Chaehyun belum sadar dari pingsannya.

Daesung yang cemas dengan segera berusaha menghubungi keluarga Chaehyun, namun karena kesibukkan ayah Chaehyun, Seo Jisub yang berprofesi sebagai actor, ia akhirnya di wakilkan oleh seorang wanita yang mengaku sebagai kerabat dekatnya. Owner Lee Sooman pun tadi sempat datang saat mendengar anak didiknya itu mendadak dilarikan dirumah sakit, namun berhubung ia harus segera berangkat ke LA ia pun hanya menjenguknya sebentar.

~mRs.ChoiLee~

Kabar mengenai pingsannya Chaehyun  kemarin rupanya sampai juga ketelinga para awak media setelah ada seorang netizen yang mengupload gambar saat gadis itu tengah digotong Kyuhyun dan Daesung keluar dari gedung KBS lewat pintu belakang dengan diikuti beberapa staff, serta foto saat ia dimasukkan kedalam mobil. Dan dalam sekejap berita ini pun segera menjadi perbincangan hangat, terlebih saat ditemukannya Kyuhyun –orang yang selama ini memiliki hubungan khusus dengan Chaehyun- juga berada di TKP dan ikut membantu dalam kejadian itu. Dalam sekejap ia pun menjadi nama yang paling dicari dalam situs lokal, seperti daum dan naver. Dan tak hanya itu, ia pun mendapat julukkan baru sebagai ‘HeroKyu’ saat terbongkar bahwa Kyuhyunlah orang pertama yang menemukan Chaehyun dan menolongnya.

“Julukan baru lagi,” Sungmin terkekeh geli saat melihat julukan baru Kyuhyun yang diberikan oleh para fans Miina dalam artikel yang ia baca lewat ponselnya. Kyuhyun yang tengah duduk disampingnya sambil menyantap ramyeon yang baru saja dibuat Wookie untuknya segera melayangkan tatapan menusuk pada istrinya (?) itu.

“Mian.. Mian.. hanya saja julukkan ini sedikit…”

“bukan sedikit, tapi SANGAT TIDAK COCOK denganmu, HUWAHAHAHAHA,” celetuk Heechul yang entah darimana datangnya, membuat Kyuhyun segera menatapnya dengan tatapan sengit.

“Ya! Kau berani denganku, huh!?” tantangnya. Nyali Kyuhyun mendadak ciut, ia pun lebih memilih untuk melanjutkan aktivitas makan ramyeonnya yang kini sudah habis setengah mangkuk daripada cari masalah dengan hyungnya yang satu itu.

“Oh, Heechul, hyung! Kau sudah sarapan??” tanya Wookie dari arah dapur saat melihat hyung kedua tertua dalam grupnya itu kini sudah duduk anteng diatas sofa diruang tengah.

“Sudah Wookie-ya, tadi Siwon datang ke dorm atas dan membawakanku sarapan,” jawabnya, Wookie megangguk paham.

“Ah, ya. Kyu, apa kau tahu tentang perkembangan Chaehyun saat ini?” tanyanya. Kyuhyun menggeleng.

“Anni. Terakhir saat aku menelpon Hyunjae semalam katanya menurut kabar yang ia terima dari Chaeyoung, Chaehyun masih belum sadarkan diri,” jawabnya dengan nada sedikit cemas. Sungmin meliriknya, menatapnya penuh arti kemudian melirik kearah Heechul yang tampak hanya mengangguk paham.

“Biar kutanya lagi,” Kyuhyun mengambil pinsel yang ia letakkan diatas meja dihadapannya lalu mulai menekan tombol 5, speed dial yang ia gunakan untuk adiknya, Hyunjae.

“Dongsaeng-ah..”

~mRs.ChoiLee~

*Chaehyun POV*

“Arghh..” erangku sembari memegangi kepalaku yang terasa pusing. Terasa sebuah bau obat-obatan menusuk hidungku. Perlahan kubuka kedua mataku dan mendapatkan diriku kini tengah berbaring di dalam sebuah ruangan serba putih.

“Dimana ini?” gumamku. Aku menyebarkan pandanganku keseluruh penjuru ruangan hingga akhirnya tatapanku terhenti pada satu titik dimana seorang wanita dengan pakaian serba putihnya tengah duduk sambil menunduk diatas sofa. Sepertinya ia tertidur.

“Young-ae ahjumma,” panggilku pelan saat melihat dirinya sudah mulai terbangun dari tidurnya. Kulihat dahinya berkernyit, kedua matanya menyipit, namun tak lama ia segera menghambur kearahku saat kesadarannya sudah pulih sepenuhnya.

“Chaehyun-ah!! Omo… Chaehyun-ah..” ia segera menarik tubuh lemahku ini kedalam pelukkannya. Dan dalam pelukkannya saat ini aku dapat merasakan bahwa sahabat ayahku yang sudah kuanggap sebagai ahjummaku sendiri ini kini tengah menangis. Kenapa??

Perlahan dilepaskan tubuhku dari pelukkannya. ia menatapku lurus, kedua matanya sembab, sepertinya ia sudah menangis semalaman.

“Wae guraeyo? Kenapa aku bisa ada disini?” tanyaku bingung, seingatku semalam aku sedang berada di lorong  dekat ruang ganti Miina.

Hening.

“Katakan padaku.. Siapa yang menghamilimu?” tanyanya dengan nada berat.

JLEBB.

Aku diam. Darimana Young-ae ahjumma tau?? Apakah semua orang tau???

“Jawab aku,” perintahnya dengan tatapan menusuk, namun aku dapat melihat gurat kekecewaan dalam wajahnya. Aku tertunduk. Tubuhku seketika bergetar hebat. Andwae Chaehyu-ah, kau gadis kuat! Jangan cengeng!

Namun, sekuat-kuatnya diriku, akhirnya pertahanankupun runtuh. Aku menangis sejadi-jadinya. Dapat kurasakan tangan hangat yang tadi mencengkram pundakku itu kini kembali menarikku kedalam pelukkannya. dalam pelukkannya aku kembali menangis sejadi-jadinya.

“Mian ahjumma.. mian..” hanya itu yang dapat aku katakan. Tak ada jawaban darinya. Ia mengelus punggungku pelan, namun menghangatkan.

~mRs.ChoiLee~

*Chaeyoung POV*

Hari ini sejak pagi-pagi sekali kami sudah disibukkan dengan promosi di salah satu radio lokal sebelum akhirnya menuju gedung MBC untuk rahersal. Karena padatnya jadwal kami ini, kami sampai tak sempat untuk mengunjungi Chaehyun kembali di rumah sakit. Dan dari kabar yang kudapatkan dari Daesung Oppa, sepertinya ia kini sudah sadarkan diri. Syukurlah.

“Noona!” pekik sebuah suara yang sudah amat ku kenal saat kami bertiga tengah makan siang di dalam ruang tunggu. Aku menoleh dan menemukan sosok Key, adik sepupuku yang merupakan MC tetap dalam acara Music Core kini tengah melongokkan kepalanya dibalik pintu. Binwoo yang sedang asik berselca ria segera menariknya dan mengajaknya untuk selca bersama.

“Anak kecil, kau main dengan Taemin saja gih, kasian tuh dia sedang dikacangi oleh Onew hyung di ruang tunggu MC,” tolaknya. Binwoo menggembungkan pipinya kesal, namun ia tetap menurut dan segera keluar ruangan. Sepertinya ia akan keruang MC untuk menghampiri Taemin.

“Wae gurae?”

“Oh..” ia menarik sebuah kursi kosong yang ada disebelah Ahra yang tengah sibuk dengan ponselnya lalu duduk disampingku, “Itu.. kudengar dari ibu katanya hari ini Chaerin noona sudah lulus dari Julliard?” aku tersenyum lalu mengangguk.

“Wha.. DAEBAK! Aku tak menyangka Chaerin noona akan lulus secapt ini! Padahal kau saja baru masuk semester 2 kan noona?”

“Haishh.. ne.. ne.. aku juga tak menyangka akan lulus secepat ini, tapi kan dia memang sejak dulu tidak masuk sekolah regular selepas sekolah dasar. Dia hanya masuk kesekolah khusus music dan lebih memilih untuk memperdalam keahlian biolanya. Jadi jangan heran jika ia kana lulus seepat ini,” jawabku sedikit berapi-api. Jujur saja meski aku bangga kan prestasi kembaranku itu, tetap saja aku merasa keki apabila ada orang yang memujinya dengan tatapan seolah mencibir kearahku seperti ini -___-“.

“Ye.. Ye.. Mian noonaku sayang,” goda Key. Haishh.. tapi, ngomong-ngomong soal Chaerin, aku sudah lama sekali tidak bertemu dengannya -__-“.

“Eonni, Oppa, aku ke kantin dulu sebentar, ya? Lapar,” pamit Ahra. Kami berdua mengangguk kompak.

“Eh iya, noona.”

“Hmm??”

“Tadi Minho bilang.. Titip salam untukmu.”

~mRs.ChoiLee~

*Ahra POV*

Aku berjalan sendirian melewati beberapa lorong hingga akhirnya sampai di sebuah kafetaria yang ada di lantai 1. Kulihat cukup banyak fans yang terlihat tengah berbaris tertib di luar gedung melalui kaca tembus pandang yang ada di salah satu sudut kafetaria. Setelah membeli seporsi jajangmyeon dan dua kaleng minuman bersoda serta sepotong roti isi, aku lebih memilih untuk duduk sebentar di sebuah meja kosong  yang ada disana.

“Hey,” sapa seseorang. Aku menoleh, dan mataku segera terbelalak lebar dan membuatku nyaris tersedak karena saking terkejutnya saat melihat siapa orang yang memanggilku barusan. Yang Yoseob.

“Omo.. Gwenchana??” tanyanya panik sambil menepuk-nepuk punggungku. Aku menggeleng, mencoba mengatakan tak-apa-apa sambil meneguk isi kaleng soda yang barusan kubeli.

“Aigoo… kenapa bisa tersedak??” tanyanya cemas begitu melihat aku sudah berhenti terbatuk-batuk. Aishh… aku begini kan karena dirinya. KARENA DIRINYA!

“Anniyo, nan gwenchana, Oppa. Jangan cemas,” Yoseob Oppa menatapku sambil mengerutkan kening. Sepertinya ua tak percaya.

“Jinjja Oppa, aku benar-benar TAK APA-APA,” ujarku penuh dengan penekanan.

“Baguslah kalau begitu. Eh, iya. Kudengar Seo Chaehyun-ssi sedang dirawat di rumah sakit, benarkah?” tanyanya. Deg. Mati aku, harus jawab apa?? Aku bingung. Jangan sampai aku salah bicara lagi seperti yang kulakukan beberapa waktu yang lalu.

*FLASHBACK*

“Ya!! KWON AHRA!” pekik sebuah suara saat aku baru saja keluar dari toilet yang ada di lantai 2 gedung SM ent. aku menoleh, dan mendapati seorang wanita dengan pakaian serba high classnya berjalan dengan sorot mata yang menyala-nyala. Omo.

“Ah, annyeonghassaeyo Hyerin eon-“

“Jangan panggil aku EONNI!” potongnya segera seraya menarikku untuk mengikutinya masuk kedalam lift dan keluar menuju atap gedung yang memang sepi. Aku hanya bisa diam. Bingung, kenapa tiba-tiba ia jadi galak begini??

“Mi-mian.. Hyerin sunbaenim, ada apa?” tanyaku saat kami berdua sudah berada diatap gedung yang sepi ini.

“Jangan belagak POLOS! Jujur saja sejak kedatanganmu kemari aku tak begitu menyukaimu, terlebih saat mengetahui bahwa kaulah orang yang membocorkan tentang pertunanganku sampai akhirnya Gikwang Oppa dan media massa tahu tentang hal ini. Bukankah begitu, KWON AHRA-SSI??” ujarnya penuh dengan penekanan dan sorot mata yang sangat menusuk.

“N-ne.. Josonghamnida sunbaenim. Kukira hubungan kalian memang dipublikasikan.. Tapi bukankah memang seharusnya dipublikasikan? Bukankah kalian memang secara resmi bertunangan? Lalu kenapa ditutup-tutupi??” cerocosku. Kulihat Hyerin tampak menatapku penuh emosi saat ini. Omona.. sepertinya aku salah bicara lagi. Babo vie!! Aku hanya dapat merutukki kebodohanku sendiri dalam hati.

“Yak!! Kau… Aishh JINJJA!!! Pokoknya sekali lagi kau ikut campur urusanku.. maka MATI KAU!” bentaknya. Dapat kulihat dari gurat wajahnya, sepertinya ia tampak frustasi mengahadapiku. Kemudian tanpa banyak bicara lagi ia pun pergi menghilang dari hadapanku.

“Omona.. sepertinya aku memang selalu salah dimatanya (-___-)”

*FLASHBACK END*

Jika teringat hal itu, aku jadi bergidik sendiri. Aku tak mau salah bicara lagi, terlebih jika dihadapan orang luar SM. Bisa-bisa tak hanya orang yang kubicarakan yang akan menghajarku, tapi aku juga akan di depak keluar dari agency. Memikirkannya saja sudah membuatku takut setengah mati. Hey, aku bahkan baru memulai debutku dua hari yang lalu, masa aku harus di depak secepat ini???

“Ahra-ssi???” panggilnya, membuyarkanku dari lamunan.

“N-ne? Ah, mian Oppa, aku sedikit pusing, hehe,” kilahku.

“Oh, jeongmalyo? Kalau begitu ayo cepat habiskan makananmu lalu kuantar kau kembali ke ruangan kalian. Kebetulan aku juga mau kembali keruangan,” jawabnya sambil tersenyum. Aihhhh senyumnya XD~~

~mRs.ChoiLee~

*Author POV*

Chaehyun terdiam. Young-ae, sahabat karib Appanya, sekaligus teman dekat eomma Chaehyun dahulu, hanya dapat menghela nafas berat. Ia tak habis fikir bahwa gadis yang sudah ia anggap sebagai anaknya sendiri itu kini dalam keadaan hamil. Dan hal ini ia ketahui saat dirinya memeriksa sendiri denyut nadi Chaehyun dan memeriksa sendiri hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh perawat yang menanganinya di UGD. Untung saja posisinya yang menjabat sebagai dokter sekaligus direktur  di rumah sakit yang menangani Chaehyun saat ini dapat memudahkan dirinya untuk membungkam mulut para perawat yang memeriksanya hingga hasilnya tak sampai bocor keluar.

Hati Young-ae serasa teriris sembilu saat mengetahui gadis itu hamil, namun gadis itu tetap bungkam, tak ingin memberitahukan siapa ayah dari janin yang dikandungnya. Sekeras apapun usaha yang dilakukan Young-ae, Chaehyun tetap menolak untuk memberitahukannya.

“Ahjumma.. Kumohon jangan beritahukan hal ini apda siapapun..” Chahyun memandang Young-ae yang tengah berdiri menatapnya dengan penuh harap. Young-ae diam. Kentara sekali raut wajahnya kini mengeras, menahan amarah.

“Kau sangat membuatku kecewa, Chaehyun-ah. Apa yang harus ku katakan pada Appamu nanti? Dan bagaimana aku menghadapi eomma di surga nanti?? Aku memang tak becus menjagamu,” lirihnya. Ia terduduk lemas, menyandar pada lemari sekaligus rak tv yang berada dalam kamar perawatan. Chaehyu tertunduk lemas. Ia sendiri bingung. Ia bingung membayangkan bagaimana reaksi ayahnya saat mengetahuinya nanti? Bagaimana reaksi agenci-nya?? Terlebih bagaimana karir Miina kedepan saat media.. dan semua orang tahu tentang kehamilannya?? Bahkan Miina baru saja Comeback dan meluncurkan full album pertama mereka. Bisa-bisa karir mereka bisa hancur begitu saja, tak hanya karirnya tapi karir ketiga member yang lain juga terancam.

Memikirkannya membuat Chaehyun merasa sesak. Terlebih saat ia teringat tentang penginapan keluarganya, yang menurut penuturan Kanata Hongo-san, manajer sekaligus orang kepercayaan keluarganya di Jepang, kini berada dalam kondisi yang sangat rawan, karena pihak Choi Corp terus mendesak untuk mengambil alih lahan.

‘Ottohke?? Apa yang harus kulakukan??’ gumamnya.

Yong-ae tampak bangkit dari posisinya. Ia menatap Chaehyun prihatin, kemudian keluar dari ruangan saat ada panggilan masuk pada ponselnya. Chaehyun meliriknya sekilas, lalu menghela napas berat.

“Haruskah aku melakukannya?”

~mRs.ChoiLee~

Setelah keluar dari rumah sakit, Chaehyun segera kembali melakukan aktivitasnya seperti biasa bersama member Miina lainnya. Wajahnya tampak segar, tak seperti minggu lalu saat dirinya jatuh pingsan dan dilarikan kerumah sakit. Ini karena secara rutin dirinya meminum semua obat dan vitamin yang diberikan Young-ae padanya. Meski awalnya Young-ae sempat kecewa padanya, namun dengan segenap hati ia tetap membantu gadis itu untuk merahasiakan semuanya dan memberikan segala kebutuhan yang Chaehyun perlukan sebagai ibu hamil. Dan selain dirinya, Young-ae, dan perawat yang telah dibungkam mulutnya, tak ada satupun diantara mereka yang mengetahui tentang kehamilan Chaeyun.

Saat ini, ia tengah duduk merenung di dalam kamar, mencoba berfikir tentang nasibnya kedepan. Anni, bukan nasibnya, tapi nasib ketiga member lain yang kini bergantung di tangannya. Cukup lama ia berfikir hingga tanpa ia sadari hari telah menjelang pagi, menandakan dirinya sama sekali tidak tidur malam itu. Chaehyun menoleh, mencoba menggapai sebuah agenda yang tergeletak diatas nakas yang ada disamping tempat tidurnya dengan sebelah tangannya. Dilihatnya coretan tangannya yang tertera menghiasi kota-kotak semacam agenda harian yang ada di dalam buku agenda.

“Sepertinya keputusan ini adalah yang terbaik,” ucapnya saat melihat bahwa hari ini tak ada satupun coretan yang terdapat di dalam kotak harian. Jadwal mereka kosong.

Chaehyun bangkit dari tempat tidur, menarik handuk yang ada di atas kursi lalu masuk kedalam kamar mandi yang ada disamping dapur. Seusai mandi, bersiap dan sarapan, ia pun segera pamit keluar pada Chaeyoung yang pagi itu tengah membuat sarapan di dapur.

“Oppa, apa Sooman sajjangnim ada di kantor?”

“…”

“Arraseo,” Ia menutup flip ponselnya lalu masuk kedalam mobil pribadinya menuju suatu tempat.

“Ini adalah keputusan yang terbaik.”

~mRs.ChoiLee~

Sesampainya di depan gedung SM entertainment, Chaehyun keluar dan berjalan menuju ruangan sang Owner dengan langkah mantap. Sebelah tangannya menggenggam erat sebuah map dan sebuah amplop cokelat ukuran besar.

Begitu sampai di depan sebuah pintu besar bertulisan “OWNER” ia segera menghentikan langkahnya, dan menarik nafas sejenak sebelum akhirnya mengetuk pintu dan melangkah masuk setelah diberikan tanda oleh si pemilik ruangan.

“Oh, Chaehyun-ah? Ada apa? Tumben sekali kau datang menemuiku?” ujar Lee Sooman heran, karena tak biasanya anak didiknya yang satu itu menemuinya. Terlebih lagi penampilan Chaehyun kali ini tak seperti penampilan biasanya yang cenderung santai.

 “Mianhamnida, Sajjangnim. Sepertinya aku akan mengundurkan diri.”

TBC  

Huwaaaaaaaaa setelah diperiksa ternyata ada part yang ilang ><

mian,, kali ini ud di update ulang *bow*

Iklan

23 thoughts on “SUPA DUPA DIVA -Part 7 *version A (edited)*

      1. lah, tw gini mah kemaren gw ke rumahnya ami aj, biar gulet sekalian.
        pke cara labrak segala!!!
        lu kate gw mobil kali di labrak! ckck

  1. He…tragis..
    yun,, knp abang top jdi yg jhat’y…
    keren tw..bad boy bad boy gmn gtu,, tp jhat amat…
    mndingan wat gw……hihi..

  2. jd yg d awal part 1 ada yg mengundurkan diri itu chaehyun..knp seunghyun tega bgt..hyaaa..kasian kn chae..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s