SUPA DUPA DIVA -Part.15 ‘The Best Present’

suka =COMMENT

GAK SUKA???? = GA USAH BACA!

NO PLAGIARISM!!

NO BASHING!!

yang udah baca HUKUMNYA WAJIB COMMENT! terserah mau kritik atau apapun!

yang susah comment di WP,, SILAKAN MENTION >> @yoendaELF mau d follow atao ga sekalian akunnya terserah yang penting comment ^^

~SUPA DUPA DIVA~

*Author POV*

Disebuah tempat bercat serba putih dengan wangi khas yang dapat tercium oleh siapapun yang berada disana, tampak seorang wanita baru saja tersadar dari tidur panjangnya. Wanita itu terlihat begitu lemah. Dan dirinya semakin lemah saat telinganya tanpa sengaja mendengar percakapan seorang dokter dengan seorang pria yang dikenalnya tengah membicarakan keadaannya. Meski ia tak begitu memahami apa yang dikatakan oleh kedua orang itu, namun sedikit-sedikit ia dapat mencerna apa yang mereka katakan dengan kemampuan bahasa inggrisnya yang terbatas.

Tubuhnya terasa bergetar hebat saat mencerna semua yang ia dengar barusan. Matanya memanas dan tanpa terasa bulir-bulir air mulai berjatuhan membasahi wajahnya yang masih terlihat cantik meski usianya sudah tak lagi muda.

—–

“Kumohon bawa mereka kemari.. dan bawa cincin pernikahan kita,” ujar wanita itu pada seorang pria yang kini memandangnya dengan tatapan nanar.

“Anak-anak tidak-”

“Kumohon bawa mereka kemari. Aku ingin bertemu mereka.. jika tidak biar aku yang kesana sendiri menghampiri mereka..” ucapnya dengan wajah yang sudah basah dengan air mata. Matanya bengkak karena sejak tadi terus menangis. Pria itu menghela napas. Digenggamnya tangan wanita yang bahkan baru tiga hari yang lalu baru saja tersadar dari koma-nya itu dengan tatapan sendu.

“Baiklah.. aku akan menuruti semua permintaanmu..”

~mRs.ChoiLee~

Sebuah sedan mewah berhenti tepat di depan lobby utama gedung agency ternama Korea. Seorang namja berpakaian formal keluar dari sisi kanan sisi pintu kemudi dan berjalan membukakan sisi pintu lainnya yang agak jauh dibelakang. Sedan putih yang kini berhenti tepat di depan pintu masuk itu memang memiliki ukuran panjang yang tak biasa, jadi mau tak mau membuat orang tersebut harus sedikit berjalan kebelakang untuk membukakan pintu penumpang dan mempersilakan seseorang di dalamnya keluar.

“Silakan nona,” ucapnya sopan seraya mempersilakan seorang yeoja berpakaian tak kalah formal namun terlihat elegan dan sedikit glamour keluar dari dalamnya. Wanita itu mengangguk lalu perlahan keluar dari dalam kereta besi super panjang miliknya. Wanita itu menatap sebuah bangunan tinggi yang ada dihadapannya kini dengan tatapan penuh kerinduan. Tak henti-hentinya ia menatap lekat keseluruh penjuru sudut luar bangunan yang bisa ia lihat dengan matanya sebelum akhirnya tersenyum puas.

“Silakan nona, kita sudah ditunggu,” ucap pria tadi sopan. Wanita itu menatapnya sebentar lalu mengangguk dan berjalan mendahuluinya masuk kedalam gedung yang pada lobbynya bertuliskan SM ent. itu.

Wanita itu melangkah dengan langkah pasti tanpa tersirat raut keraguan sedikitpun diwajahnya, ia melangkah menuju lift dengan diikuti asisten pribadi dibelakangnya.

Disisi lain, Kyuhyun yang saat itu baru saja selesai latihan dan memutuskan untuk mencari angin diluar, tanpa sengaja melihat kedatangan yeoja tersebut. Matanya langsung terbelalak lebar saat matanya itu dengan jelas menangkap wajah yang amat ia kenal baik baru saja masuk kedalam lift dengan seorang namja.

“Maldo andwae..” ia mengucek-ucek kedua matanya dengan punggung tangan kanannya, tak percaya akan apa yang baru saja ia lihat.

“Tidak mungkin itu dia.. Penampilannya berbeda sekali..” lajutnya lagi masih dengan nada tak percaya.

“Aishh sepertinya benar apa kata Eunhyuk hyung. Aku harus operasi lasik!” ia menggeleng-gelengkan kepalanya pelan lalu kembali melanjutkan langkahnya menuju luar gedung untuk mencari angin.

——-

“Silakan masuk,” sahut seseorang dari balik sebuah pintu kayu berwarna cokelat tua setelah pintunya beberapa kali diketuk oleh seseorang dari arah luar.

Seorang namja yang tadi mengetuk pintunya secara pasti menekan gagang pintunya dan membiarkannya terbuka lebar lalu mempersilakan seorang yeoja disampingnya masuk mendahuluinya sebelum akhirnya ia juga ikut masuk dan menutup kembali pintu tersebut dengan rapat.

“Omo… Chaehyun-ssi??” pekik seorang pria dengan nada terkejut saat mendapati sosok wanita yang kini berdiri dan memberikan salam padanya ternyata adalah Seo Chaehyun, salah seorang anak didiknya yang sebelumnya memutuskan untuk mundur dari group. Ia lalu bangkit dari duduknya dan berjalan menghampiri Chaehyun, menepuk-nepuk pundak gadis itu dengan kedua tangannya sambil tersenyum hangat.

“Kau sangat… berbeda..” ia menatap Chaehyun dari ujung rambut hingga ujung kaki sambil berdecak kagum. Penampilan gadis yang ada dihadapannya saat ini memang nyaris berbeda 180o dari penampilannya sebelum hengkang dari grup. Ia yang dulu tampak boyish dan terkadang cuek akan penampilannya kini sudah berubah total menjadi seorang wanita stylist dan glamour. Chaehyun hanya tersenyum datar.

“Ku kira yang akan kemari dan mengisi posisi owner adalah seorang wanita bernama Seo Hyejin, tapi tak pernah kusangka bahwa Seo Hyejin dan Seo Chaehyun adalah orang yang sama,” tutur pria itu begitu Lee Shin, asisten pribadi Chaehyun menjelaskan maksud kedatangan mereka kemari. Lagi-lagi Chaehyun hanya menanggapinya dengan senyum datarnya.

“Sooman sajjangnim sudah menjelaskan semuanya padaku beberapa hari yang lalu, dan ia mengatakan bahwa posisi Owner disini akan diisi oleh dirimu. Kuharap kedepannya kita dapat bekerja sama, Hyejin-ssi,” ucapnya dengan penuh sopan santun dan bahasa yang sangat formal. Chaehyun tersenyum sekilas. Tak pernah terpikirkan oleh dirinya selama ini ia akan menjadi atasan dari seorang Kim Young Min, CEO SM ent yang selama ini selalu memberlakukan peraturan-peraturan yang lebih ketat dari pada yang diberikan pemilik SM ent sendiri, Lee Sooman. Mengetahui hal ini jelas membuat dirinya berbangga hati, karena dengan begitu berarti ia akan dapat sesuka hati mengatur seorang Kim Youngmin yang terkenal keras.

“Baiklah, kuharap kita dapat bekerjasama Kim Youngmin-ssi,” Chaehyun membalas jabatan tangan Kim Youngmin dengan senyuman miring. Dalam hati ia bersorak senang.

———-

Begitu selesai mengurusi segala sesuatunya dan diberikan beberapa pengarahan, Chaehyun langsung diajak Kim Youngmin berkeliling melihat perkembangan yang terjadi di dalam ranah kerja SM ent sebelum akhirnya secara resmi dirinya diperkenalkan pada beberapa staf yang ada sebagai owner sekaligus pemegang saham tertinggi kedua setelah Lee Sooman. Para staff tampak terkejut mengingat Chaehyun selama ini adalah artis dibawah naungan agency mereka sebelum akhirnya memutuskan hengkang dengan alasan pendidikan, dan kini gadis itu malah kembali dengan penampilan, nama serta status yang berbeda. Seo Hyejin, owner baru SM ent Korea.

~mRs.ChoiLee~

“Hey.. Hey.. Apa kalian sudah dengar??” Sulli berlari masuk dengan tampang seperti orang kesurupan menghampiri ketiga member Miina, Victoria, Luna, Taemin serta Onew yang tengah berbicang melingkar di dalam ruang koreo sambil menikmati beberapa cemilan yang dibawa Victoria. Mereka semua saling berpandangan satu sama lain lalu menggeleng, bingung.

“Dengar apa?” Ahra mengangkat sebelah alisnya bingung melihat Sulli yang seperti habis melihat hantu.

Sulli tampak mengatur napas lalu merebut paksa botol air mineral yang baru saja dibuka Taemin dari tangannya dan menegak habis isinya. Semua orang kini menatapnya dengan tatapan aneh. Tapi belum sempat Sulli berbicara, tiba-tiba aja Jiyoung, kakak Ahra merangsek masuk kedalam ruang latihan dengan sebuah headphone yang tergantung dilehernya dan langsung mengguncang-guncangkan tubuh adiknya.

“Hya!! Kau tahu tidak baru saja CEO Kim memperkenalkan owner baru pada kami semua. Dan kau tahu? OWNERNYA SANGAT CANTIK DAN SEXY!!” ucapnya heboh, membuat semua perhatian kini berpaling kearahnya. Sulli langsung tersedak saat mendengarnya.

“Ya! Ya!! Hati-hati..” Victoria menepuk-nepuk punggung dongsaengnya itu hati-hati. Sulli tampak terbatuk-batuk akibat tersedak dan membuat wajahnya memerah karena hampir kehabisan napas.

“YA! OWNER KITA YANG BARU ITU CHAEHYUN EONNI!!” pekiknya begitu ia bisa mengatur napasnya kembali.

“MWOOO!!!???”

——-

Karena penasaran ditambah rasa tidak percaya akan apa yang baru saja dikatakan Sulli tadi, mereka semua langsung menghampiri kantor owner yang terletak dilantai dua untuk mencari tahu kebenarannya.

“Loh? Kalian mau kemana? Seperti mau demo saja,” Hyunjae yang baru saja selesai pemotretan dan datang ke SM untuk latihan bersama untuk SM Town LA yang akan dihelat kurang dari satu minggu lagi hanya dapat memandang sekumpulan orang yang sedang berjalan kearahnya dengan tampang bingung.

“Oh, Hyunjae-ya, baguslah kalau kau sudah datang. Ayo ikut kami ke lantai dua,” ujar Onew lalu meraih lengan kiri Hyunjae dan mengajaknya untuk ikut bersama mereka. Hyunjae mengerutkan keningnya bingung.

“Ada apa sih?” tanyanya pada Luna yang berdiri disebelahnya karena Onew tak menjelaskan apapun padanya.

“Ada owner baru, dan kita semua mau melihatnya,” jawab Luna sekenanya. Hyunjae menelengkan kepalanya, ia semakin bingung. Memangnya kenapa dengan owner baru? Kenapa mereka semua seolah semangat sekali untuk melihatnya sampai-sampai pergi secara bersama-sama seperti saat ini -___-.

—–

“Chae..hyun?” gumam Hyunjae dengan nada getir saat matanya menangkap secara jelas sosok seorang wanita yang kini tampak sibuk memilah beberapa file dengan bantuan beberapa staff di dalam ruang rapat melalui sekat kaca yang membatasi mereka dengan ruangan tersebut. Seolah mendengar panggilannya, wanita itu tampak menoleh dan langsung membelalakkan matanya saat mata mereka berdua bertemu.

“Tuh! Benarkan apa kataku!?? Itu Chaehyun eonni!” seru Sulli sambil menunjuk-nunjuk Chaehyun dengan jari telunjuknya yang langsung ditangkis Victoria.

“Hya! Tidak boleh menunjuk-nunjuk. Tidak sopan!” desisnya, kontan membuat Sulli segera mengemut jarinya yang tadi menunjuk Chaehyun.

“Jadi itu Chaehyun namanya??” bisik Jiyoung ditelinga Ahra. Ahra meliriknya lalu megangguk mengiyakan.

“Tapi tadi CEO Kim mengatakan bahwa namanya Seo Hyejin..” ia menelengkan kepalanya bingung. Ahra serta Binwoo dan Taemin yang mendengarnya langsung melayangkan tatapan aneh padanya.

“Jelas-jelas itu Chaehyun noona, mantan member Miina yang sebelumnya mengundurkan diri karena alasan kuliah ke Paris, bagaimana mungkin berubah jadi Seo Hyejin? Kecuali dia ganti nama,” ucap Taemin yang dibalas anggukkan setuju dari Luna, Binwoo dan Chaeyoung.

Sementara itu tanpa mereka semua sadari, Hyunjae berjalan mendekat kearah Chaehyun yang juga tampak mendekat kearahnya. Begitu jarak keduanya tinggal 1 meter, langkah mereka terhenti, keduanya lantas saling berpandangan dengan tatapan yang sulit diartikan. Chaehyun tampak menggigit bibir bawahnya sementara Hyunjae menatapnya dengan tatapan nanar, kedua matanya nampak berkaca-kaca.

“Kenapa kau baru kembali, huh!? Kenapa selama ini kau tak pernah ada kabar!!!??” cecar Hyunjae dengan nada bergetar. Chaehyun menggit bibirnya sendiri lalu memeluk tubuh sahabatnya itu yang kini bergetar hebat akibat menangis.

“Mianhae..” hanya kalimat itu yang dapat terucap dari bibir Chaehyun.

Tanpa mereka berdua sadari beberapa orang lainnya masih menatap mereka dengan perasaan campur aduk.

“Ayo kita kembali latihan,” ajak Chaeyoung yang dibalas anggukkan dari yang lain.

——

“Apa yang membuatmu mengubah namamu seperti itu?” Hyunjae menyodorkan segelas kopi hangat pada Chaehyun yang langsung dibalas senyuman darinya. Hyunjae menyesap kopi ditangannya sambil memandangi pemandangan kota Seoul dari atas atap gedung SM ent. sudah cukup lama keduanya berdiri diatap dan menceritakan beberapa hal layaknya sepasang sahabat yang lama tak bertemu untuk sekedar melepas rindu.

Chaehyun tersenyum samar lalu menyesap kopi miliknya sambil memandang jauh kejalan.

“Sepertinya kau harus menginap dirumahku malam ini,” Chaehyun tersenyum getir. Ya, terlalu banyak yang harus ia ceritakan pada sahabatnya itu dan ia juga sudah cukup lelah untuk menanggung semuanya sendirian. Sudah waktunya ia mengurangi sedikit beban yang selama ini ia tanggung sendirian.

~mRs.ChoiLee~

“Jadi malam ini Hyunjae tidak akan menginap lagi di dorm?” tanya Ahra pada Chaeyoung saat melihat jam yang tergantung diatas pintu kamar mandi telah menunjukkan pukul 2 dini hari dan salah satu penghuni dorm mereka hingga saat ini belum juga pulang. Chaeyoung meliriknya lalu mengangguk mengiyakan.

“Ckckckck sepertinya mereka benar-benar melepas rindu sampai-sampai tak pulang begitu, padahal Chaehyun eonni juga kan tetap keluarga kita ya? Kenapa tidak ia saja yang menginap disini dan melepas rindu bersama kita juga?” timpal Binwoo dari dalam kamar yang pintunya sengaja ia buka lebar. Sudah selarut ini ia belum juga tidur dan masih saja menekuri buku pelajarannya.

“Hey.. tidur sana sudah larut,” Chaeyoung bersiap mematikan lampu kamar Binwoo.

“Eonni jebal.. setidaknya beri aku setengah jam lagi untuk menyelesaikan soalnya. Besok Kimia dan aku masih belum mengerti (>.<)” Binwoo meringis, menatap eonninya itu dengan tatapan memohon. Chaeyong tampak menimbang.

“Jebal~” rengeknya lagi. Mau tak mau Chaeyoung mengangguk. Binwoo besok memang masih harus ikut UTS hari terakhir sebelum akhirnya lusa mereka semua berangkat menuju LA untuk melangsungkan konser SM Town  disana, sedangkan seharian ini begitu pulang sekolah ia langsung berlatih dan mereka baru pulang tengah malam mau tak mau Binwoo yang memang belum belajar sama sekali jadi harus bergadang untuk belajar.

“Yasudah, setengah jam lagi aku akan masuk dan langsung mematikan lampunya tanpa basa-basi,” tegasnya kemudian keluar dari kamar menuju dapur. Perutnya terasa keroncongan, sejak tadi ia belum makan malam.

“Eonni ini sudah terlalu larut untuk makan. Nanti kau bisa gemuk dan dimarahi Yoona eonni,” Ahra segera menahan pintu kulkas dengan sebelah tangannya ketika Chaeyoung akan membukanya.

“Ya~ kau lupa apa kalau aku ini shikshin? Sebanyak apapun aku makan aku tak akan pernah gemuk tahu.. aku tak punya bakat gemuk -,-” jelasnya memperingatkan Ahra akan kelebihannya yang sulit gemuk itu saat ia menyebutkan nama instruktur pribadi mereka, Yoona, yang juga memiliki bakat shikshin seperti dirinya. Ahra mengangguk mengiyakan lalu menyingkir dengan sendirinya tanpa disuruh membuat Chaeyoung dapat dengan bebas memilih makanan yang kira-kira dapat ia makan tanpa perlu dimasak. Setelah cukup lama membongkar-bongkar isi kulkas, akhirnya ia pun memilih untuk membuat bibimbap dengan campuran kimchi, kecap asin dan beberapa potong daging sisa samgyeopsal kemarin malam. Ahra yang sebenarnya juga merasa lapar hanya bisa menelan ludah memandang Chaeyoung yang asik memakan semangkok besar bibimbap buatannya sendiri. Jika ia tak ingin dihukum Yoona karena berat badannya mendadak naik, mau tak mau ia harus menahan rasa laparnya sampai esok pagi.

“Aigoo kenapa aromanya mesti seharum ini??? (-_______-“)” ratapnya dalam hati.

~mRs.ChoiLee~

Bandara Incheon hari ini penuh sesak akan kehadiran para fans yang mengerumuni dan melepas kepergian para keluarga besar SM Town yang beberapa jam lagi akan bersiap pergi menuju Los Angeles. Meski mereka semua baru akan tiba dan berangkat sore hari namun para fans sudah standby di bandara dengan berbagai atribut mereka sejak pagi hari. BoA dan TVXQ menjadi artis yang paling pertama datang dan masuk kedalam untuk menjalani pemeriksaan awal disusul Shinee, Miina, f(x) serta Go Ahra dan Lee Yeonhee yang menyusul mereka satu persatu. Selang setengah jam kemudian para member The Trax pun datang bersama beberapa member Super Junior. Hyunjae dan Kyuhyun adalah yang paling terakhir datang bertepatan dengan pengumuman tentang keberangkatan pesawat yang khusus disewa SM yang akan berangkat kurang dari 15menit lagi.

“Loh??? Bukannya itu Chaehyun??” seru seorang fans yang sejak tadi sibuk memegangi poster Miina ukuran jumbo, sontak mengundang beberapa orang yang mendengar ucapannya barusan sibuk mencari sosok yang dimaksud.

“Bukannn.. Bukannn.. Chaehyun kan penampilannya santai.. wanita itu terlalu glamour untuk disamakan dengan Chaehyun yang stylenya tak pernah mau rumit!” sanggah seorang pria yang dari penampilannya juga seorang Miinamist sama seperti yeoja sebelumnya. Beberapa orang menangangguk setuju akan ucapannya.

——-

Di dalam pesawat, Hyunjae yang terpisah kabin dengan member Miina yang berada di kabin bawah bersama Shinee, f(x) dan The trax lebih memilih untuk duduk disamping kakaknya, Kyuhyun. Sebenarnya ia ingin sekali duduk dibangku yang berada berselang sekitar tiga baris di depannya, tempat dimana BoA –idolanya berada, namun melihat tampaknya idolanya itu sibuk bercengkrama dengan kedua member TVXQ, Yunho dan Changmin lagi pula ia juga segan untuk mengajaknya duduk bersama, mau tak mau ia terpaksa duduk bersama Oppanya itu. Sesungguhnya dari pada berada dalam satu kabin dengan idolanya, ia lebih memilih untuk bergabung bersama member Miina, BalladS maupun f(x) dan Shinee yang ada di kabin bawah, setidaknya ia lebih merasa dekat dengan mereka daripada mesti menghabiskan 17jam dipesawat dengan rasa gugup dan kurang nyaman seperti ini.

Sebelumnya ia memang sudah meminta pada Deasung untuk mengatur agar ia dapat sebangku dengan Chaehyun –atau yang sekarang sudah berganti nama sebagai Hyejin- tapi ternyata sang Owner sudah ditempatkan dibangku khusus bersama dengan staff-staff penting SM ent lainnya, dan saat ia minta ditempatkan bersama Miina, kuota di kabin bawah sudah penuh dan hanya tersisa kabin atas yang berisikan para idola senior alias sunbaenya di SM.

Sementara itu di sudut lainnya,Hyejin juga merasakan hal yang tak beda jauh dengan Hyunjae. Ia merasa kurang nyaman dengan sekelilingnya. Bayangkan saja selama 17jam perjalanan kedepan ia harus bersabar diri duduk disamping sang CEO yang selama ini bahkan tak pernah ia sukai karena perangainya. Ia akan lebih senang jika harus duduk di bangku paling belakang bersama para coordy dari pada harus duduk dibangku vip tapi harus terus menjaga image-nya selama duduk disamping Kim Youngmin.

‘Harusnya aku duduk bersama Hyunjae atau Hyerin saja dibawah daripada sepertin ini!!’ rutuknya dalam hati.

Dan 17jam perjalanan pun terasa bagaikan 17hari bagi mereka berdua.

~mRs.ChoiLee~

Konser SM Town yang diselenggarakan kemarinpun berjalan dengan sangat meriah dan memuaskan, hingga tiba saatnya bagi mereka semua untuk menikmati hari terakhir mereka di LA untuk berbelanja dan berjalan-jalan. Hyunjae yang semula ingin ikut bersama Miina yang akan berkeliling mecari oleh-oleh bersama member f(x) yang sekalian berwisata kuliner untuk acara ‘f(x) koala’ mereka harus membatalkan keinginannya dan menguburnya dalam-dalam ketika Kyuhyun memberitahukan bahwa Ayah mereka baru saja menghubunginya dan memintanya untuk segera ke rumah sakit.

“Kami ikut bersama kalian!” seru Donghae dan Eunhyuk saat melihat gurat kepanikkan diwajah sepasang kakak beradik itu. Kyuhyun memandang mereka sebentar lalu mengangguk. Merekapun lantas berlari keluar hotel dan masuk kedalam sebuah taksi tanpa mempedulikan panggilan heboh dari beberapa fans yang menunggu mereka diluar. Dengan bahasa Inggris yang seadanya Kyuhyun menunjukkan sebuah nama rumah sakit yang tertera di layar ponselnya pada sang supir taxi. Supir itu mengangguk paham dan segera mengantarkan mereka ke alamat tujuan.

Beruntung ternyata rumah sakit yang dimaksud ayah Kyuhyun di telepon berada tak jauh dari lokasi hotel tempat mereka menginap hingga tak memakan waktu lama untuk mereka sampai disana. Mereka berempatpun segera masuk kedalam dengan langkah terburu-buru dan tak jarang berlari kecil.

“Naik lift saja!” saran Eunhyuk saat melihat pintu lift yang kebetulan terbuka dan kosong karena beberapa orang baru saja keluar dari dalamnya. Kyuhyun mengangguk dan segera menekan tombol bertuliskan angka 6 begitu mereka semua sudah masuk kedalam.

“APPA!” teriak Hyunjae seraya berlari menghampiri ayahnya yang tampak berjalan mondar-mandir didepan sebuah pintu kamar perawatan. Guratan lelah serta cemas dapat jelas terlihat diwajahnya yang masih terlihat muda meski sudah tak muda lagi itu. Pria itu menghentikan kegiatannya dan langsung menyambut kedatangan anak gadisnya itu dengan sebuah pelukkan. Kyuhyun, Donghae dan Eunhyuk menghentikan lari mereka begitu sampai dihadapannya.

“Bagaimana eomma?” Kyuhyun menatap ayahnya dengan tatapan cemas. Cho Hyunjae menatap wajah anak sulungnya itu dengan tatapan yang sangat sulit Kyuhyun artikan. Perlahan pelukkanya pada tubuh Hyunjae terlepas.

“Eomma kalian.. mengidap kanker otak stadium lanjut.”

——-

“Eomma kalian.. mengidap kanker otak stadium lanjut..

“Seminggu yang lalu eomma kalian akhirnya sadar dari koma panjangnya selama 2 tahun ini dan beberapa hari yang lalu dokter mendiagnosa bahwa eomma kalian mengidap kanker otak..”

“Sepertinya benturan yang dialaminya saat kecelakaan waktu itu cukup kuat hingga membuat trauma pada jaringan otak yang menyebabkan tumbuhnya jaringan abnormal dalam otak hingga menimbulkan kanker otak.. terlebih selama dua tahun ini ia koma dan terus menerus menerima berbagai cairan infus serta berbagai alat pembantu kehidupan lainnya yang tanpa kita ketahui mungkin dapat menimbulkan efek radiasi pada pasien..”

Ucapan ayahnya serta seorang dokter yang dua tahun belakangan ini terus menangani keadaan ibunya selama ia dirawat di Amerika, atau lebih tepatnya di LA, terus bergelayut dikepala Hyunjae. Pikirannya kacau balau. Ibu yang selama hampir dua tahun lebih sudah tak pernah ia temui sosoknya karena dibawa pergi sang ayah untuk dirawat di negeri ini dan sangat ia rindukan itu malah kini ia temui dalam keadaan yang tak jauh lebih baik dari sebelumnya.

Baru saja ia masuk kedalam ruang perawatan bersama Kyuhyun dan ayahnya, sementara Eunhyuk dan Donghae memilih untuk duduk menunggu mereka diluar kamar. Di dalam ia mendapati ibunya tengah tersenyum kerah mereka. Hyunjae jelas tak dapat menyembunyika rasa rindu dan sedihnya. Ia langsung berlari memeluk ibunya itu, sementara Kyuhyun mati-matian menahan wajah sedihnya dan bertindak seolah ia tak tahu apa-apa.

#Flashback#

“Kau tidak mau memeluk ibumu ini Kyuhyun-ah?” Taeyeon menatap Kyuhyun yang hanya berdiri mematung disamping ayahnya menatap adik dan ibunya yang tengah berpelukan itu dengan tatapan sok tenang.

“…” tak kuat dengan pendiriannya semula, Kyuhyunpun beranjak dan memeluk kedua orang yang tengah berpelukan itu dengan tangannya yang panjang. Taeyeon tampak tersenyum hangat. Rasanya sudah lama sekali ia tak pernah merasakan pelukkan sehangat dan semenenangkan seperti saat ini.

#FLASHBACK END#

——

Hyunjae tampak gusar saat ibunya baru saja mengatakan permintaannya yang mungkin saja menurutnya akan menjadi permintaan terakhir yang harus terpenuhi sebelum akhirnya menjalani operasi kanker otak yang akan dijalani ibunya esok hari. Permintaannya adalah ia sangat ingin melihat anaknya menikah sebelum ia di operasi. Dan ia ingin Hyunjae yang menikah, bukan Kyuhyun anak sulungnya.

“Kenapa harus menikah eomma??? Hyunjae masih kecil. Usianya bahkan baru menginjak 20tahun sebulan yang lalu dan ia juga seorang idola, perusahaan kami tak akan mengijinkannya untuk saat ini,” Kyuhyun tampak tak terima saat eommanya itu mengajukan permintaan yang menurutnya tak masuk akal. Ayah mereka, Cho Hyunjae hanya bisa terdiam. Ia tampak tak bisa memihak salah satu diantara mereka.

Taeyeon hanya tersenyum lembut. Diliriknya Hyunjae yang tampak shock disampingnya lalu dibelainya dengan lembut kepala anak gadisnya yang memiliki nama yang sama dengan mantan suaminya itu.

“Eomma hanya ingin memastikan bahwa akan ada seseorang yang akan menggantikan eomma menjaga Hyunnie selamanya jika eomma ditakdirkan untuk meninggalkan kalian..”

“Tapi eomm-”

“Ne eomma aku akan menikah besok!” potong Hyunjae segera dengan nada mantap. Kyuhyun dan ayahnya menatap Hyunjae dengan tatapan kaget, sementara Taeyeon memandang anak gadisnya dengan tatapan lembut dan sebuah senyuman manis terkembang diwajahnya.

——-

“Hya! Apa kau gila, huh!??” Kyuhyun menarik lengan adiknya dan membawanya kesudut lorong yang lumayan sepi agar eommanya tak dapat mendengar percakapan mereka.

“Apa kau gila?? Karirmu bagaimana??? Masa depanmu??? Masa remajamu?? Dan kau-” Kyuhyun menghentikan kalimatnya. Ia mengerang tertahan saat melihat tubuh Hyunjae kini sudah berjongkok sambil menutupi wajahnya dibalik lutut. Tubuhnya tampak bergetar. Ia menangis. Kyuhyun mengerang lalu dipeluknya tubuh adiknya yang berguncang hebat akibat menahan isakkan.

“Sttt.. sstt… Uljima.. Uljima.. aku mengerti kau mencemaskan eomma. Aku tahu kau ingin membahagiakannya dan tak ingin membuatnya kecewa.. Tapi aku tak ingin kau kehilangan masa mudamu hanya karena permintaannya ini dongsaeng-ah..” Kyuhyun mengelus-elus kepala adiknya lembut. Perlahan isakkan Hyunjae mulai berhenti. Dilepaskannya pelukkan Kyuhyun perlahan.

“Oppa.. aku ingin melihat eomma sembuh.. aku ingin membuat eomma bahagia!” Hyunjae menundukkan wajahnya. Ia tak kuat jika harus menatap kakaknya itu terlalu lama, karena hanya dengan menatapnya saja membuat Hyunjae ingin menangis karena wajah Kyuhyun yang mirip dengan ibunya.

Kyuhyun menatap adiknya cukup lama lalu tiba-tiba saja ia berdiri dan berlari entah kemana meninggalkan Hyunjae yang masih berjongkok dipojokkan.

—————-

“Hyung! Aku tahu kau masih mencintai adikku. Dan aku telah mengenalmu sangat lama. Aku harap kau bersedia menikah dengan adikku!” ucap Kyuhyun lantang pada sesosok pria yang saat itu tengah berbincang dengan beberapa orang lainnya di dalam kamar hotel. Pria yang baru saja dilamar Kyuhyun itu tampak terkejut. Tak hanya ia, tapi Leeteuk, Sungmin dan Eunhyuk yang juga ada di dalam kamar tempat mereka berkumpul saat ini juga tak kalah shock.

“MWO??” Donghae menatap pria yang berdiri dihadapannya dengan tatapan serius itu dengan raut kebingungan.

“YA! Magnae jangan gila!” pekik Leeteuk.

Kyuhyun tak mempedulikannya. Matanya hanya menatap lurus Donghae yang berdiri dihadapannya.

“Kumohon hyung.. ini mungkin akan menjadi permintaan terakhir ibuku. Ia ingin melihat Hyunnie menikah sebelum ia masuk kedalam ruang operasi besok.

“Aku tahu kau pasti akan menganggapku GILA karena tiba-tiba saja memintamu menikah dengan adikku. Tapi jujur aku sudah sangat putus asa. Eomma menolak dioperasi sebelum Hyunnie menikah, sementara operasi ini sangat menentukan kehidupannya. Dan waktu yang ia miliki sudah tak banyak lagi.. Dan aku tak tahu lagi harus meminta tolong pada siapa selain dirimu yang selama ini ku ketahui mencintai dongsaengku yang bodoh itu,” Kyuhyun kini bahkan berlutut dihadapan Donghae. Membuat semuanya terkejut. Selama ini Kyuhyun tak pernah memohon sampai seperti ini.

“Kyunnie-ah.. Perusahaan-” gumam Sungmin.

“Tak apa. Appa mengatakan bahwa kemarin ia telah meminta ijin dan keringanan,” potongnya segera.

~mRs.ChoiLee~

Semalam seluruh anggota keluarga SM Town telah kembali terbang ke Korea setelah selama lima hari ini mereka semua tinggal di LA untuk melakukan pertunjukan dan sedikit beristirahat menikmati keindahan kota LA selama beberapa hari setelah show berakhir. Hanya Kyuhyun, Hyunjae dan Donghae yang tak ikut serta bersama mereka.

Tadi pagi, sebelum Kim Taeyeon dibawa kedalam ruang operasi, Donghae dan Hyunjae melakukan sebuah pemberkatan pernikahan di dalam kamar perawatan Taeyeon secara kecil-kecilan. Acara itu hanya dihadiri Cho Hyunjae, Taeyeon, Kyuhyun dan tentu saja seorang pendeta yang memberkati mereka. Acaranya sangat tertutup. Mereka tak ingin ada orang lain yang tahu akan pernikahan ini. Pernikahan ini memang sangat mendadak. Tak ada rangkaian bunga ataupun gaun yang dipakai kedua mempelai. Cincin pernikahan yang mereka gunakanpun merupakan cincin pernikahan yang dipakai kedua orang tua Hyunjae saat mereka menikah dulu.

Dan kini mereka berempat tengah menunggu dengan tampang resah di depan sebuah ruang operasi. Sejak tadi Cho Hyunjae sibuk berjalan mondar-mandir di depan pintu, Kyuhyun lebih memilih untuk berdiri menyandar disamping pintu ruangan, sementara Hyunjae duduk tertunduk diatas bangku panjang yang ada di samping pintu operasi. Donghae memandangi ketiganya dengan perasaan campur aduk. Perlahan ia beranjak meninggalkan ketiganya menuju mesin penjual  minuman, membeli beberapa kaleng untuk mereka.

“Abeonim..” ia menyodorkan sekaleng kopi pada ayah mertuanya yang langsung menghentikan aktivitas mondar-mandirnya. Ia menatap wajah Donghae sebentar lalu menepuk pundaknya sambil tersenyum.

“Gomawo,” ucapmya. Donghae mengangguk sopan. Ia lalu menghampiri Kyuhyun yang tampak letih dan menyodorkan sekaleng kopi lainnya pada sang magnae. Kyuhyun mendongak lalu menerima minuman pemberian hyung yang kini sudah menjadi iparnya itu dengan senyuman lirih.

“Makanlah.. tadi pagi kau belum sarapan,” Donghae menyerahkan sebungkus roti isi serta sebotol air mineral kehadapan Hyunjae. Gadis itu mendongak sebentar lalu menggeleng pelan.

“Aku tidak lapar..” tolaknya dengan nada lirih. Sejak kemarin gadis itu memang sudah kehilangan nafsu makannya, dan tadi pagi ia bahkan sama sekali belum mengisi perutnya.

“Ya! Nanti maghmu kumat lagi! Apa kau mau membuat ayah dan kakakmu bertambah cemas akibat dirimu? Tidak kan??” Donghae membuka roti isi yang tadi dibelinya itu dan memotongnya sedikit lalu menyuapkannya paksa kedalam mulut Hyunjae. Semula gadis itu tampak enggan, namun Donghae terus memaksanya untuk makan hingga akhirnya ia menyerah dan mau memakannya meski hanya beberapa potongan.

“Ini diminum obatnya juga, jaga-jaga takut maghmu kumat,” Donghae menyodorkan sebungkus obat magh yang tadi sengaja ia beli di apotik pada Hyunjae. Gadis itu menatapnya sebentar dan tanpa banyak menolak seperti sebelumnya iapun langsung meminumnya.

“Anak pintar!” Donghae tersenyum puas seraya mengacak-acak rambut istrinya itu penuh dengan kasih sayang.

Tanpa mereka berdua sadari, sejak tadi Cho Hyunjae terus mengamati tingkah keduanya sambil tersenyum lega. Ia merasa bahwa menikahkan Hyunjae dengan Donghae yang bahkan belum dikenalnya secara pribadi itu dirasa sebagai sebuah tindakan yang tepat. Ia yakin bahwa Donghae akan menjadi suami yang baik bagi anaknya.

~mRs.ChoiLee~

“Eonnideul~ kita main ke kabin atas yuk????” ajak Sulli pada member f(x), Miina, dan BalladS saat menyadari hari sudah beranjak pagi dan ia yakin beberapa jam lagi mereka akan tiba di Korea. Chaerin dan Chaeyoung yang duduk bersebelahan tampak menatapnya dengan enggan dan memilih untuk melanjutkan tidur. Victoria dan Luna pun serupa, hanya Ahra dan Binwoo saja yang tampak semangat menanggapinya. Binwoo jelas semangat karena  memiliki tujuan untuk memotret wajah Yesung yang sedang tertidur, sementara Ahra ia sedari tadi memang sudah sangat suntuk karena terlalu lama duduk di dalam pesawat.

“Hihihihi..” Binwoo cekikikan puas begitu melihat layar LCD kamera pocket miliknya sudah merekam wajah Yesung yang masih tertidur pulas di bangkunya. Ryeowook yang sudah bangun sejak tadi hanya bisa menahan tawa melihat tingkah sang lovely magnae. Dalam hatinya ia bersorak puas, karena pada akhirnya hyungnya yang terkenal sangat jahil itu terkena karma karena selama ini ia juga sering memotret member lainnya –termasuk dirinya- saat tengah tertidur pulas.

“Loh?? Donghae dan Kyuhyun Oppa mana??” Ahra celingukkan saat sadar dua makhluk berwujud ikan tampan dan evil itu tidak ada diantara deretan bangku yang ada di kabin atas. Selain itu ia juga tak mendapati Hyunjae disana.

“Iya ya?? Donghae Oppa mana?? Dia kan ulang tahun hari ini!” timpal Sulli yang juga ikut celingukkan mencari sosok Donghae.

“Mwo? Ah iya!” Binwoo menepuk jidatnya pelan. Ia lupa hari ini tanggal 15 Oktober, hari ulang tahun salah satu Oppa kesayangannya. “Wookie Oppa, Hae Oppa mana?” tanyanya pada Wookie. Wookie tampak kegalagapan. Ia bingung harus menjawab apa.

“Dia masih di LA, menemani Kyuhyun dan Hyunjae menunggu operasi eomma mereka,” jawab Leeteuk cepat takut si eternal magnae salah bicara padanya. Binwoo mengangguk-angguk paham. Diam-dia Wookie menghela napas lega. Bagaimanapun pernikahan Donghae-Hyunjae masih sangat rahasia, hanya member Super Junior, Seungri, Kim Jeonghun –manajer mereka- dan Lee Sooman serta Kim Youngmin juga Hyejin yang mungkin sudah mengetahuinya, dan itupun mereka ketahui semalam sesaat sebelum mereka semua check out dari hotel saat ayah Hyunjae, Kyuhyun serta Donghae sendiri yang mengatakan dan meminta ijin langsung pada Lee Sooman yang turut hadir dalam acara SM Town kali ini untuk kedua kalinya setelah sebelumnya mengatakan niatnya pada Lee Sooman beberapa hari yang lalu.

“Wahh… asik sekali kalau begitu Donghae Oppa bisa merayakan hari jadinya di LA bersama Hyunjae eonni dan Kyuhyun Oppa~ Haaa~~ iri sekali aku! Aku juga mau merayakan ultah diluar negeri~~ ><”

~mRs.ChoiLee~

*Donghae POV*

Operasi yang memakan waktu hampir setengah hari itu akhirnya selesai dan dinyatakan berhasil oleh dr. Jonas, spesialis yang menangani operasi eomma Hyunjae. Wajah ketiganya kentara sekali memperlihatkan rasa lega serta gembira mereka akan keberhasilan operasi kali ini. Begitu keluar dari ruang operasi, mrs. Kim langsung dimasukkan kedalam ruang ICCU sampai kesadarannya pulih. Tuan Cho yang kini sudah resmi menjadi ayah mertuaku menyuruh kami bertiga untuk kembali ke apartment miliknya yang berada tak jauh dari rumah sakit untuk beristirahat, namun Kyuhyun dan Hyunjae menolaknya.

Kyuhyun bersikeras untuk tetap menemani ayahnya menunggu ibunya sampai sadar sementara Hyunjae langsung dipaksa pulang ayahnya untuk beristirahat, dan mau tak mau ia terpaksa menuruti perintah ayahnya itu.

Kini, kami berdua sedang duduk disofa panjang yang berada diruang tengah apartment keluarga Cho sambil menatap kosong tayangan televisi dalam diam. Kami sibuk dengan pikiran masing-masing.

Sesekali kulihat Hyunjae yang duduk di ujung sofa sebelah kananku, ia tampak tertunduk memainkan sebuah cincin emas yang terlingkar di jari manisnya. Aku tersenyum sendiri lalu ikut memandangi cincin serupa yang juga terlingkar dijari manisku. Ini cincin pernikahan kami yang juga cincin pernikahan orang tua Hyunjae dulu sebelum mereka bercerai. Entah mengapa cincin ini bisa pas dengan ukuran jari kami masing-masing padahal baru tadi pagi kami diberikan cincin tersebut saat pemberkatan.

Tak pernah ku sangka aku akan menikah dalam usia semuda ini dan tanpa direncakan terlebih dahulu seperti saat ini. Aku juga tak pernah sekalipun berani bermimpi menikah dengannya yang selama ini bahkan seolah enggan bertemu denganku setelah kandasnya hubungan kami beberapa tahun silam. Menikah dengannya bagaikan angan yang sulit terjangkau bagiku saat itu. Tapi kini apa yang terjadi?? Semua bagaikan sebuah mimpi dan dalam sekejap mata semua itu berubah 180o !!

Semalam aku juga sudah mengatakan hal ini pada eomma dan Donghwa hyung untuk meminta ijin, beruntung mereka tak keberatan akan hal ini. Eomma memang sudah lama mendambakan seorang anak perempuan dalam keluarga kami, jadi ia sangat senang saat tahu-tahu aku mengatakan aku akan menikah. Meski semua ini sangat mendadak dan tidak dapat dihadiri oleh mereka.

Aku tersenyum senang saat mataku tertuju pada sebuah kalender digital yang terpajang disamping meja telepon yang ada disebelahku. Tanggal 15 Oktober. Itu berarti hari ulang tahunku! Dan aku sangat berterima kasih atas apa yang tuhan berikan padaku hari ini. Semua ini kuanggap sebagai sebuah hadiah dari tuhan untuk kado ulang tahunku. Sebuah hadiah terbaik yang tak akan pernah kulupakan seumur hidupku. Sebuah pernikahan tak terduga dengan seorang istri yang amat kuharapkan : ) .

TBC

 Huwaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

Saengil chukkahamnida~ saengil chukkahamnida~~

Saranghaneun naui seobang… saengil chukkahamnida!!!!!

LEE DONGHAE SAENGIL CHUKKAE!!!! \(^O^)/

 

Hari ini tepat tanggal 15 OKTOBER 2011 Uri FISHY ulang tahun yang ke 25 dan 26 umur KOREA~~

Hari ini bertepatan dengan ultahnya di tanggal 15 yang juga pas banget sama eps SDD yang ke 15, saia sengaja mw dedikasiin part kali ini buat kado ultahnya dia~ hohoho

Dan di part kali ini seorang Kim Hyunjae akhirnya sah menjadi istri seorang Lee Donghae. \(>O<)/

dan hari ini si tuan ikan nan tampan ini juga bakal duet bareng my lovely eonni ‘seohyun’-nie di ASF sebagai duta UNICEF! ahhhh makin cinta!! hahaha

anggap saja seohyun itu Hyunjae.. jadi yg duet brg Hae seobang nyanyi lagu ‘dreams come true’ itu saia wkwkwk /PLAKK 

Maaf sebelumnya buat cast lain yang kesannya cm numpang lewat. Cz ud lama aq emg ngerencanain mw bikin part khusus Hyun-Hae kkk~

Mohon ditunggu kisah kami selanjutnya~ m(_ _)m *bow*

Iklan

12 thoughts on “SUPA DUPA DIVA -Part.15 ‘The Best Present’

  1. wah wah wah wah perkara mentang mentang ulang tahun ceritanya jadi kawinan..
    Eh, bdw rencana ni ff tamat mu d eps brapa?

  2. wah,wah,wah…
    knp jd kawin” an smua.
    tinggal saya, ma ami dong yg belum nikah.
    haha
    gk ad TOP nih, gw dari td nungguin si TOP twnya gk muncul,haha
    knp hyunjaenya nikah?, harusnya hyerin dia kan lebh tua,haha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s